• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dolar Tembus Rp 17.800, Pengusaha Kini Makin Terancam!

Dolar Tembus Rp 17.800, Pengusaha Kini Makin Terancam!

June 1, 2026
Cara Daftar Program Magang Nasional, Gaji Rp3,5 Juta-6 juta/bulan

Cara Daftar Program Magang Nasional, Gaji Rp3,5 Juta-6 juta/bulan

July 4, 2026
Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

July 4, 2026
Duit Warga RI Dimaling Rp9,1 Triliun, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

Duit Warga RI Dimaling Rp9,1 Triliun, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

July 4, 2026
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

July 3, 2026
Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

July 3, 2026
OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

July 3, 2026
Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

July 3, 2026
Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia

Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia

July 3, 2026
Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

July 3, 2026
Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

July 3, 2026
Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

July 3, 2026
Masuk Era Baru, ETF Emas Segera Hadir di Pasar Modal Indonesia

Masuk Era Baru, ETF Emas Segera Hadir di Pasar Modal Indonesia

July 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 4, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Dolar Tembus Rp 17.800, Pengusaha Kini Makin Terancam!

1 month ago
in Lifestyle
Dolar Tembus Rp 17.800, Pengusaha Kini Makin Terancam!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah masih terdepresiasi pada hari pertama perdagangan setelah libur Idul Adha pada 27-28 Mei 2026. Rupiah dibuka di posisi Rp17.800/US$ atau terdepresiasi 0,14%.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau bergerak stabil. Per pukul 09.00 WIB, DXY berada di kisaran 98,974, setelah ditutup melemah 0,19% pada perdagangan sebelumnya.

Fakhrul Fulvian, Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, berpendapat bahwa rupiah saat ini sedang berada dalam fase overshooting, di mana pelemahannya sudah bergerak lebih dalam dibanding yang dijustifikasi oleh fundamental jangka panjang Indonesia.

Menurutnya, kondisi ini bukan sekadar cerita tentang fundamental ekonomi yang buruk, tetapi lebih kepada bagaimana pasar melihat kombinasi tekanan global, arah kebijakan domestik, dan ketidakjelasan proses penyesuaian ekonomi.

“Pasar keuangan tidak hanya membaca data hari ini. Pasar membaca arah kebijakan, kredibilitas respon, dan kemampuan negara menjaga stabilitas di tengah perubahan global yang sangat cepat,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Jumat (29/2/2026).

Fakhrul menilai bahwa rupiah saat ini seperti menjadi titik penyesuaian utama dari berbagai tekanan yang sebenarnya seharusnya tersebar ke banyak sektor ekonomi lain.

Menurut Fakhrul, saat ini terlalu banyak tekanan ekonomi yang akhirnya ditanggung oleh nilai tukar. Ia menjelaskan bahwa dalam kondisi normal, ketika harga energi global naik, maka sebagian tekanan muncul di inflasi, sebagian di fiskal, sebagian di harga domestik, dan sebagian di nilai tukar.

Namun saat adjustment domestik dibuat sangat hati-hati demi menjaga stabilitas sosial dan daya beli, maka tekanan akhirnya berpindah terlalu besar ke rupiah.

“Rupiah akhirnya menjadi shock absorber utama. Inflasi ditahan, harga energi ditahan, tetapi tekanan ekonominya tidak hilang. Tekanan itu pindah ke kurs,” jelasnya.

Menurutnya, inilah alasan mengapa pelemahan rupiah saat ini terlihat jauh lebih besar dibanding beberapa indikator ekonomi lainnya.

Dampak ke Sektor Riil

Fakhrul berpendapat bahwa tekanan terhadap sektor riil saat ini mulai menjadi isu yang sangat serius karena dunia usaha menghadapi tekanan ganda secara bersamaan.

Di satu sisi, pelemahan rupiah meningkatkan biaya impor bahan baku, energi, mesin, dan logistik. Di sisi lain, kenaikan suku bunga dan tingginya yield membuat biaya pembiayaan ikut naik.

Menurutnya, kombinasi ini sangat berat terutama bagi industri manufaktur, properti, konstruksi, retail, dan sektor yang memiliki leverage tinggi.

“Kalau kondisi seperti ini terlalu lama, maka perusahaan tidak hanya menghadapi tekanan margin, tetapi juga mulai menahan ekspansi, mengurangi investasi, dan lebih defensif terhadap perekrutan tenaga kerja,” ujarnya.

Dia pun menyarankan dunia usaha untuk lebih fokus pada ketahanan operasional dibanding ekspansi agresif jangka pendek.

Menurutnya, perusahaan perlu menjaga likuiditas, mengelola risiko valas, memperkuat efisiensi, dan menghindari leverage berlebihan.

Namun demikian, ia juga melihat bahwa fase overshooting biasanya membuka peluang besar bagi perusahaan dengan neraca sehat.

“Setiap fase overshooting biasanya juga menciptakan peluang akumulasi aset bagi pelaku usaha yang siap,” ujarnya.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Cara Daftar Program Magang Nasional, Gaji Rp3,5 Juta-6 juta/bulan

Cara Daftar Program Magang Nasional, Gaji Rp3,5 Juta-6 juta/bulan

July 4, 2026
Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

July 4, 2026
Duit Warga RI Dimaling Rp9,1 Triliun, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

Duit Warga RI Dimaling Rp9,1 Triliun, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

July 4, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .