• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Emas Cetak Kenaikan Terbaik 7 Bulan, Investor Mulai Borong Lagi

Emas Cetak Kenaikan Terbaik 7 Bulan, Investor Mulai Borong Lagi

August 11, 2026
Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

September 13, 2026
RI Mau Jadi Price Maker Nikel, Bursa Mineral Bisa Wujudkan?

RI Mau Jadi Price Maker Nikel, Bursa Mineral Bisa Wujudkan?

September 13, 2026
17 Tahun Indonesia Eximbank (LPEI) Dorong Ekspor Nasional

17 Tahun Indonesia Eximbank (LPEI) Dorong Ekspor Nasional

September 13, 2026
Mantan Menteri RI Ditangkap, Kejagung Temukan Brankas Isi Rp 3 Miliar

Mantan Menteri RI Ditangkap, Kejagung Temukan Brankas Isi Rp 3 Miliar

September 13, 2026
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Sukses Dorong Jutaan UMKM Naik Kelas

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Sukses Dorong Jutaan UMKM Naik Kelas

September 13, 2026
Strategi Market Maker Gali Daya Tarik Investasi ETF Emas

Strategi Market Maker Gali Daya Tarik Investasi ETF Emas

September 13, 2026
Bandar Kripto Bangkrut, Uang Nasabah Lenyap Rp 143 Miliar

Bandar Kripto Bangkrut, Uang Nasabah Lenyap Rp 143 Miliar

September 13, 2026
Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk

Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk

September 13, 2026
Racikan Investasi Nasabah Tajir Era Perang & Suku Bunga Tinggi

Racikan Investasi Nasabah Tajir Era Perang & Suku Bunga Tinggi

September 13, 2026
Ketika Anak Presiden Minta Warga Buang Dolar Buat Selamatkan Rupiah

Ketika Anak Presiden Minta Warga Buang Dolar Buat Selamatkan Rupiah

September 13, 2026
Hobi Hidup Mewah Saat Rakyat Susah, Rumah Orang Terkaya Dijarah Habis

Hobi Hidup Mewah Saat Rakyat Susah, Rumah Orang Terkaya Dijarah Habis

September 13, 2026
5 Tanda Anda Masuk Golongan Kelas Bawah, Bukan Cuma Gaji Kecil

5 Tanda Anda Masuk Golongan Kelas Bawah, Bukan Cuma Gaji Kecil

September 13, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, September 13, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Emas Cetak Kenaikan Terbaik 7 Bulan, Investor Mulai Borong Lagi

1 month ago
in ENTREPRENEUR
Emas Cetak Kenaikan Terbaik 7 Bulan, Investor Mulai Borong Lagi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga emas mencatatkan kinerja mingguan terbaik dalam tujuh bulan terakhir. Logam mulia tersebut melonjak sekitar 7% dalam sepekan.

Hal ini didorong pelemahan dolar Amerika Serikat (AS), penurunan imbal hasil Treasury, serta data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan. Kenaikan tersebut menjadi yang tertinggi sejak Januari.

Mengutip CNBC International, Selasa (11/8/2026), pergerakan emas kembali menarik perhatian investor karena sejumlah faktor makroekonomi mulai mendukung aset safe haven tersebut. Data ketenagakerjaan AS yang lebih lunak dari perkiraan menunjukkan adanya tanda-tanda pendinginan pasar tenaga kerja.

Revisi data sebelumnya juga memperkuat ekspektasi bahwa tekanan terhadap pasar tenaga kerja mulai meningkat. Kondisi tersebut kemudian mendorong investor mengurangi ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang lebih agresif.

Di sisi lain, penurunan imbal hasil Treasury dan pelemahan dolar AS membuat emas menjadi relatif lebih menarik. Emas tidak memberikan imbal hasil atau bunga, sehingga biaya peluang untuk memegang logam mulia tersebut menurun ketika yield obligasi turun.

Emas Kembali Jadi Aset Safe Haven

Selain faktor suku bunga dan dolar, kekhawatiran terhadap arah kebijakan moneter AS turut menopang permintaan emas sebagai aset lindung nilai. Penguatan juga terjadi di pasar logam mulia lainnya.

Harga perak, platinum, dan palladium ikut mengalami kenaikan. Sementara tembaga masih berada di dekat level tertingginya.

Analis Michael Khouw menilai momentum penguatan emas masih berpotensi berlanjut. Menurutnya, masih merujuk CNBC International, emas memang masih berada di bawah rata-rata pergerakan 150 hari.

Namun, sejumlah instrumen yang terkait dengan emas mulai menunjukkan sinyal penguatan. Salah satunya adalah saham perusahaan tambang emas Newmont Mining.

Perusahaan tersebut merupakan salah satu komponen terbesar dalam ETF pertambangan emas dan telah menembus level rata-rata pergerakan 150 hari. Pergerakan tersebut dinilai dapat menjadi sinyal bahwa instrumen lain seperti ETF VanEck Gold Miners (GDX) dan SPDR Gold Shares (GLD) berpotensi mengikuti.

China Tambah Cadangan Emas di Hong Kong

Permintaan emas dari China juga menjadi salah satu perhatian pasar. Bank Sentral China atau People’s Bank of China (PBOC) memperluas fasilitas penyimpanan emas di Hong Kong.

Langkah tersebut dilakukan seiring ambisi Hong Kong untuk memperkuat posisinya sebagai pusat perdagangan emas internasional. Peningkatan fasilitas penyimpanan tersebut juga menjadi bagian dari tren yang lebih luas, yakni kembalinya cadangan emas negara-negara berdaulat ke kawasan Asia dari London.

PBOC sendiri telah mencatatkan pembelian emas selama 21 bulan berturut-turut. Pada Juli 2026 saja, bank sentral China menambah sekitar 20 ton emas ke dalam cadangannya. Langkah tersebut menunjukkan bahwa permintaan dari bank sentral masih menjadi salah satu penopang penting pasar emas global.

Investor Mulai Membidik Kenaikan Lebih Lanjut

Dari sisi pasar opsi, struktur volatilitas emas juga menunjukkan peluang kenaikan yang lebih besar. Menurut Khouw, opsi beli atau call option di luar harga pasar memiliki volatilitas tersirat yang lebih tinggi dibandingkan opsi yang berada di sekitar harga pasar.

Kondisi tersebut membuat strategi call spread menjadi lebih menarik bagi investor yang ingin mengambil posisi atas potensi kenaikan harga emas. Salah satu contoh yang digunakan adalah strategi call spread pada ETF SPDR Gold Shares (GLD) dengan harga kesepakatan US$400 dan US$460 untuk November.

Strategi tersebut membutuhkan biaya sekitar US$16,15 per saham atau sekitar US$1.615 per kontrak, dengan potensi imbal hasil hampir tiga kali lipat apabila GLD kembali melonjak sekitar 15% dalam 100 hari berikutnya.

Dengan kombinasi pelemahan dolar, penurunan yield Treasury, ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih longgar, serta pembelian emas oleh bank sentral, emas kembali mendapatkan dukungan kuat dari pasar. Namun, pergerakan harga selanjutnya tetap akan sangat bergantung pada data ekonomi AS dan arah kebijakan moneter The Fed.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

September 13, 2026
RI Mau Jadi Price Maker Nikel, Bursa Mineral Bisa Wujudkan?

RI Mau Jadi Price Maker Nikel, Bursa Mineral Bisa Wujudkan?

September 13, 2026
17 Tahun Indonesia Eximbank (LPEI) Dorong Ekspor Nasional

17 Tahun Indonesia Eximbank (LPEI) Dorong Ekspor Nasional

September 13, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .