• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Guru SD Tak Sengaja Temukan Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

Guru SD Tak Sengaja Temukan Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

January 4, 2026
COO Danantara Ungkap Progres Restrukturisasi BUMN Karya

COO Danantara Ungkap Progres Restrukturisasi BUMN Karya

August 18, 2026
Laba Emiten Cat Konglomerat Surabaya Ini Naik 20,7% di Semester I-2026

Laba Emiten Cat Konglomerat Surabaya Ini Naik 20,7% di Semester I-2026

August 18, 2026
BUMN Bakal Punya Bioskop Tahun Depan, Bernama Sinewara

BUMN Bakal Punya Bioskop Tahun Depan, Bernama Sinewara

August 18, 2026
Prabowo Usulkan Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Usulkan Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

August 18, 2026
Profil Sarjito, Calon ADK OJK Pengawas Bursa Mineral RI

Profil Sarjito, Calon ADK OJK Pengawas Bursa Mineral RI

August 18, 2026
IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN

IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN

August 18, 2026
IHSG Melaju di Zona Hijau Tapi Asing Masih Sepi, Kenapa?

IHSG Melaju di Zona Hijau Tapi Asing Masih Sepi, Kenapa?

August 18, 2026
Ngeri! Trump Ancam Bom Oman, Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun

Ngeri! Trump Ancam Bom Oman, Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun

August 18, 2026
Rupiah Masih Melemah di Rp 17.800/USD, BI Rate Bakal Naik Lagi?

Rupiah Masih Melemah di Rp 17.800/USD, BI Rate Bakal Naik Lagi?

August 18, 2026
Tes Calon Gubernur BI Destry Dimulai Minggu Depan

Tes Calon Gubernur BI Destry Dimulai Minggu Depan

August 18, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

August 18, 2026
Prabowo Usulkan M. Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Usulkan M. Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

August 18, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 18, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Guru SD Tak Sengaja Temukan Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

8 months ago
in Market
Guru SD Tak Sengaja Temukan Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Ungkapan “hujan membawa berkah” menjadi kenyataan bagi Nuryasin, seorang guru sekaligus Kepala SDN Pejagan IV di Madura. Di tengah hujan yang mengguyur, ia justru menemukan sebuah harta karun berharga.

Kejadian itu bermula ketika Nuryasin melihat lapangan sekolah yang becek akibat hujan, khawatir lantai sekolah yang bersih akan ikut kotor karena lalu lalang para murid. Dia pun berinisiatif mengatasi masalah tersebut. Nuryasin kemudian mengambil cangkul dan mulai menggali tanah untuk menutup area yang becek dengan tanah kering.

“Saya menggali tanah di halaman, untuk menimbun bagian lainnya yang becek bekas hujan,” ungkap Nuryasin.

Penggalian tanah sangat berjalan lancar. Nuryasin berhasil menutup satu per satu titik becek. Tinggal beberapa titik lagi yang belum dia selesaikan.

Saat hendak menggali tanah kering lebih dalam lagi sekitar 25-30 cm, Nuryasin tiba-tiba terperanjat. Betapa kagetnya dia melihat gerabah kuno di lubang galian.

Gerabah tersebut lantas dikeluarkan dan tak disangka berisi harta karun tak terduga. Yakni mata uang koin kuno peninggalan masa VOC.

“Uang yang ditemukan bertuliskan VOC dan lambang Kerajaan Belanda, dengan tahun pemakaian antara tahun 1746 s/d 1760, berdiameter 2,1 cm. Lalu, jenis kedua berdiameter 2,9cm yang pada pemukannya bertuliskan Indiae Batav 1819 s/d 1828,” tulis pewarta Suara Karya (1 Februari 1991).

Kabar Nuryasin menemukan harta karun langsung membuat gempar Indonesia. Otoritas terkait langsung bergegas datang.

Singkat cerita, temuan Nuryasin dibenarkan sebagai peninggalan sejarah berupa koin perak peninggalan VOC dan penjajahan Belanda. Seluruhnya memiliki berat 13 Kg setara miliaran rupiah.

Setelah penemuan, banyak orang menganggap Nuryasin bakal jadi miliarder. Sebab dia menemukan harta karun bersejarah dan bernilai tinggi. Namun, Nuryasin menolak menjadikan temuan arkeologi untuk mendulang kekayaan sekalipun banyak orang mendorongnya menjual seluruh temuan, dibanding menyerahkan kepada pemerintah.

“Tapi, itu tak mungkin saya lakukan. Uang temuan ini akan kami serahkan pada museum, atas dasar petunjuk Depdikbud,” kata Nuryasin.

Pada akhirnya, Nuryasin batal jadi miliarder. Namun, nama dia tercatat dalam sejarah sebagai penemu harta karun bersejarah.

Pada akhirnya, temuan harta karun yang berada di lapangan SD itu menguak tabir sejarah baru bagaimana masyarakat bertransaksi di era VOC ratusan tahun lalu.

Transaksi Pakai Koin Emas-Perak

Sebagai wawasan, dari masa Kerajaan Hindu-Budha eksis, masyarakat sudah bertransaksi menggunakan mata uang, bukan barter atau tukar menukar barang.

Erwin Kusuma dalam Uang Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya (2021) mencatat, masyarakat Jawa kuno lazim menggunakan mata uang berupa koin emas dalam transaksi perdagangan di pasar. Hanya saja, transaksi melalui koin emas digunakan dalam skala besar, seperti jual-beli tanah, bukan transaksi di pasar.

Lalu ketika VOC datang, transaksi menggunakan koin juga dilakukan. Hanya saja, VOC melakukan penyeragaman mata uang.

Museum Bank Indonesia menyebut, Kongsi dagang itu berupaya menggantikan semua mata uang asing yang beredar di Nusantara. Dari sini, VOC mengedarkan banyak ragam mata uang untuk transaksi perdagangan.

Ada rijksdaalder, dukat, stuiver, gulden, dan doit. Seluruhnya berbentuk koin bundar dan pipih berbahan dasar emas, perak, tembaga, hingga nikel. Dari seluruh koin, doit barangkali jadi salah satu yang membekas dalam benak masyarakat Indonesia.

Sebab, penamaan koin doit era VOC perlahan menjadi kata ganti sebutan uang bagi masyarakat Indonesia, yakni ‘duit’. Keberadaan koin makin masif usai VOC memproduksinya di dalam negeri.

Dari sini, seluruh masyarakat menggunakan koin tersebut untuk bertransaksi. Namun, eksistensi era VOC berakhir ketika kongsi dagang itu runtuh pada 1799.

Setelahnya, beredar mata uang baru yang dipopulerkan pemerintah Hindia Belanda. Sementara, mata uang era VOC kemudian tinggal sejarah.

Sebagian ada yang menjadi harta karun terpendam bersejarah dan bernilai tinggi. Ini seperti yang ditemukan Nuryasin 33 tahun lalu.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
COO Danantara Ungkap Progres Restrukturisasi BUMN Karya

COO Danantara Ungkap Progres Restrukturisasi BUMN Karya

August 18, 2026
Laba Emiten Cat Konglomerat Surabaya Ini Naik 20,7% di Semester I-2026

Laba Emiten Cat Konglomerat Surabaya Ini Naik 20,7% di Semester I-2026

August 18, 2026
BUMN Bakal Punya Bioskop Tahun Depan, Bernama Sinewara

BUMN Bakal Punya Bioskop Tahun Depan, Bernama Sinewara

August 18, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .