• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Tergelincir, OPEC+ & Tarif Trump Jadi Biang Kerok

Harga Minyak Tergelincir, OPEC+ & Tarif Trump Jadi Biang Kerok

July 11, 2025
Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

October 29, 2026
Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

October 29, 2026
Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

October 29, 2026
Saham Naik 149%, BEI Gembok Perdagangan Emiten Pemilik CFC (PTSP)

Saham Naik 149%, BEI Gembok Perdagangan Emiten Pemilik CFC (PTSP)

October 29, 2026
Anjlok Drastis, Bursa Awasi Ketat Saham FILM dan COIN

Anjlok Drastis, Bursa Awasi Ketat Saham FILM dan COIN

October 29, 2026
Kronologi Lengkap Dugaan Kasus Korupsi PT Djarum

Kronologi Lengkap Dugaan Kasus Korupsi PT Djarum

October 29, 2026
PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

October 29, 2026
Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

October 29, 2026
Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hong Kong

Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hong Kong

October 29, 2026
Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hongkong

Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hongkong

October 29, 2026
Ditentang 2 Anggota, The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

Ditentang 2 Anggota, The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

October 29, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 29, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Harga Minyak Tergelincir, OPEC+ & Tarif Trump Jadi Biang Kerok

1 year ago
in Lifestyle
Harga Minyak Tergelincir, OPEC+ & Tarif Trump Jadi Biang Kerok
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak mentah dunia kembali melemah pada perdagangan Jumat (11/7/2025) pagi. Sentimen kombinasi dari keputusan OPEC+ untuk menaikkan produksi dan eskalasi tekanan tarif dari Amerika Serikat membuat harga minyak tertekan, meski tensi geopolitik di Timur Tengah tetap tinggi.

Per pukul 09:45 WIB, minyak Brent (LCOc1) tercatat turun ke US$68,97 per barel, dari sebelumnya US$68,64. Sementara itu, minyak WTI (CLc1), acuan Amerika Serikat, ikut tergelincir ke level US$66,97, setelah sehari sebelumnya ditutup di US$66,57.




Selama sepekan terakhir, harga Brent mengalami koreksi sekitar 1,4%, sedangkan WTI terkoreksi lebih dari 2%. Tekanan datang dari arah pasokan, terutama setelah OPEC+ mengumumkan tambahan produksi sebesar 548.000 barel per hari mulai Agustus, melanjutkan kenaikan yang sudah dipercepat sejak Mei lalu.

Sentimen negatif kian diperparah oleh laporan mingguan EIA (Administrasi Informasi Energi AS) yang menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS naik 7,07 juta barel pada pekan pertama Juli. Angka ini jauh di atas ekspektasi pasar yang justru memperkirakan penurunan 2 juta barel, menandakan potensi oversupply yang lebih besar dari estimasi sebelumnya.

Di sisi lain, lonjakan ketegangan dagang juga menjadi tekanan tersendiri. Presiden AS Donald Trump mengumumkan gelombang tarif baru, termasuk 50% bea masuk untuk produk dari Brasil, serta rencana pemberlakuan tarif tambahan pada komoditas seperti tembaga, semikonduktor, dan farmasi. Kekhawatiran akan meluasnya perang dagang membuat investor global bersikap lebih defensif terhadap aset berisiko, termasuk minyak.

Namun, tak semua sentimen mengarah ke bawah. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan kelompok Houthi terhadap kapal dagang menyebabkan korban jiwa dan penculikan awak. Situasi ini menahan penurunan harga lebih dalam karena meningkatkan risiko gangguan pasokan dari kawasan vital.

Sejauh ini, pasar masih menunggu kejelasan lebih lanjut dari OPEC+ yang disebut sedang mempertimbangkan menunda peningkatan produksi lanjutan di bulan September. Jika benar terjadi, keputusan itu bisa menjadi rem jangka pendek terhadap tekanan harga minyak.

CNBC INDONESIA RESEARCH

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rusia dan OPEC+ Bikin Harga Minyak Membara




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

October 29, 2026
Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

October 29, 2026
Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

October 29, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .