• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Ditutup Turun 1,7%, Pangkas Koreksi Jelang 15.00

IHSG Ditutup Turun 1,7%, Pangkas Koreksi Jelang 15.00

June 4, 2026
OJK Endus Ada Penipuan Berkedok Investasi di Purwokerto, Ini Modusnya

OJK Endus Ada Penipuan Berkedok Investasi di Purwokerto, Ini Modusnya

June 4, 2026
Tak Gentar IHSG Ambruk, 15 Calon Emiten Antre IPO

Tak Gentar IHSG Ambruk, 15 Calon Emiten Antre IPO

June 4, 2026
Lembaga Baru Disiapkan Buat Kelola Indonesia Financial Center

Lembaga Baru Disiapkan Buat Kelola Indonesia Financial Center

June 4, 2026
Asing Berubah Pikiran, Tutup Perdagangan dengan Net Sell Rp1,27 T

Asing Berubah Pikiran, Tutup Perdagangan dengan Net Sell Rp1,27 T

June 4, 2026
Bursa Efek Indonesia Turun Gunung Cari Investor Baru

Bursa Efek Indonesia Turun Gunung Cari Investor Baru

June 4, 2026
Patriot Bond-Merah Putih Bond Bukan Instrumen Fiskal

Patriot Bond-Merah Putih Bond Bukan Instrumen Fiskal

June 4, 2026
Bukan Fundamental Emiten, Bos Bursa Buka Penyebab IHSG Ambruk

Bukan Fundamental Emiten, Bos Bursa Buka Penyebab IHSG Ambruk

June 4, 2026
Hadapi Pelemahan Rupiah, UNVR Tetap Fokus Dorong Pertumbuhan

Hadapi Pelemahan Rupiah, UNVR Tetap Fokus Dorong Pertumbuhan

June 4, 2026
Buktikan Ketangguhan Bisnis, UNVR Tebar Dividen Penuh

Buktikan Ketangguhan Bisnis, UNVR Tebar Dividen Penuh

June 4, 2026
Asuransi Astra Diversifikasi Bisnis, Kendaraan Masih Dominasi

Asuransi Astra Diversifikasi Bisnis, Kendaraan Masih Dominasi

June 4, 2026
Bos MI Ungkap Alasan Investor Kabur Bikin IHSG & Rupiah Anjlok

Bos MI Ungkap Alasan Investor Kabur Bikin IHSG & Rupiah Anjlok

June 4, 2026
Heboh Isu MSCI Turunkan RI ke Frontier Market, BEI: Informasi Salah

Heboh Isu MSCI Turunkan RI ke Frontier Market, BEI: Informasi Salah

June 4, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, June 4, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

IHSG Ditutup Turun 1,7%, Pangkas Koreksi Jelang 15.00

8 hours ago
in ENTREPRENEUR
IHSG Ditutup Turun 1,7%, Pangkas Koreksi Jelang 15.00
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas koreksi signifikan menjelang pukul 15.00 WIB perdagangan hari ini, Kamis (4/6/2026).

Pada awal perdaganganIHSG sempat turun 5% ke level 5.644,23. Kemudian pada akhir sesi 1, IHSG turun 3,48% ke level 5.734,26.

Menjelang pukul 15.00 WIB, IHSG memangkas koreksi dengan signifikan hingga akhirnya menutup perdagangan di level 5.839,78 atau -1,7%. 

Sebanyak 651 emiten di zona merah, 116 naik, dan 192 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 25,11 triliun, melibatkan 35,5 miliar saham dalam 2,24 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar bertengger di level Rp 10.263 triliun. 

Mengutip Refinitiv, pemberat utama IHSG hari ini adalah Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang memiliki bobot -14,11 poin. Kemudian diikuti oleh Bank Central Asia (BBCA) -9,37 poin dan Barito Pacific (BRPT) -8,44 poin. 

Di sisi lain, Sinar Mas Multiartha (SMMA) menjadi penopang utama IHSG dengan kontribusi 7,11 poin. Lalu diikuti oleh Amman Mineral Internasional (AMMN) 5,77 poin dan Telkom Indonesia (TLKM) 5,22 poin.  

Sementara itu, investor asing mencatatkan aksi beli bersih di tengah tekanan besar yang menghantam pasar saham domestik. Pada perdagangan sesi I investor asing membukukan net buy sebesar Rp179 miliar, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak dalam tekanan berat.

Data perdagangan menunjukkan asing membukukan total beli Rp6,1 triliun dan jual Rp5,9 triliun, sehingga menghasilkan net buy Rp179 miliar.

Adapun penurunan indeks secara berkelanjutan ini mengonfirmasi bahwa IHSG telah terperosok kembali dan menyentuh level terendah dalam satu tahun terakhir.

Koreksi lanjutan pada indeks acuan ini masih dipicu oleh akumulasi sentimen makroekonomi dan institusional yang belum mereda. Efek dari penurunan prospek (outlook) Danantara Investment Management pada hari sebelumnya terus memberikan tekanan pada preferensi risiko investor institusional.

Tekanan di pasar ekuitas ini berjalan beriringan dengan depresiasi nilai tukar Rupiah yang kini telah menembus level psikologis baru, yakni di angka Rp18.000 per dolar Amerika Serikat.

Tingkat kerentanan bursa saham saat ini berada pada fase yang krusial, mengingat publikasi pemeringkatan dari S&P Global Ratings-yang rumornya telah memicu aksi jual-belum dirilis secara resmi. Di samping itu, volatilitas pasar juga didorong oleh sikap antisipatif investor menjelang dua agenda penting dari MSCI.

Lembaga penyedia indeks global tersebut dijadwalkan akan mempublikasikan Market Accessibility Review pada tanggal 19 Juni, yang kemudian akan disusul oleh pengumuman Classification Review pada tanggal 24 Juni.

Risiko yang mengiringi potensi penyesuaian evaluasi dan klasifikasi dari MSCI tersebut secara logis mendorong investor, khususnya pemodal asing, untuk mempercepat langkah mitigasi dengan mengurangi eksposur aset berisiko di pasar modal Indonesia sebelum pengumuman dilakukan.

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa hingga saat ini status Indonesia di indeks MSCI masih berada dalam kategori emerging market. Penegasan ini disampaikan untuk menjawab kabar yang beredar di pasar mengenai dugaan penurunan status Indonesia menjadi frontier market oleh MSCI.
Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengimbau investor untuk selalu mengambil keputusan investasi berdasarkan informasi yang akurat. Menurutnya kabar yang beredar mengenai status Indonesia di MSCI merupakan informasi yang salah.

“Kemarin kita ikuti bersama ada informasi yang tidak akurat beredar di pasar terkait dengan tangkapan layar. Seolah-olah ada pengumuman MSCI bahwa Indonesia ditempatkan di frontier market. Yang ternyata itu adalah informasi yang salah,” tegas Jeffrey kepada wartawan di gedung BEI, Jakarta, Kamis, (4/6/2026).

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Endus Ada Penipuan Berkedok Investasi di Purwokerto, Ini Modusnya

OJK Endus Ada Penipuan Berkedok Investasi di Purwokerto, Ini Modusnya

June 4, 2026
Tak Gentar IHSG Ambruk, 15 Calon Emiten Antre IPO

Tak Gentar IHSG Ambruk, 15 Calon Emiten Antre IPO

June 4, 2026
Lembaga Baru Disiapkan Buat Kelola Indonesia Financial Center

Lembaga Baru Disiapkan Buat Kelola Indonesia Financial Center

June 4, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .