• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Masih Keok, Intip Gerak-gerik Asing di Sesi 1

IHSG Masih Keok, Intip Gerak-gerik Asing di Sesi 1

April 16, 2026
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

October 15, 2026
Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

October 15, 2026
Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

October 15, 2026
Pasar Saham Kebakaran

Pasar Saham Kebakaran

October 15, 2026
Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

IHSG Masih Keok, Intip Gerak-gerik Asing di Sesi 1

6 months ago
in ENTREPRENEUR
IHSG Masih Keok, Intip Gerak-gerik Asing di Sesi 1
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar saham Indonesia masih ramai dilepas oleh investor asing. Hal itu tecermin dari net sell yang sebesar Rp 513,4 miliar pada perdagangan sesi I siang ini, Kamis (16/4/2026). Nilai beli asing mencapai Rp 3,2 triliun, sementara nilai jual mencapai Rp 3,7 triliun.

Aksi jual asing tersebut terutama menyasar saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), khususnya sektor perbankan dan energi.

Saham yang paling banyak dilepas asing yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan nilai jual bersih mencapai Rp 157,9 miliar, diikuti oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 96,7 miliar dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp 84,9 miliar.

Selain sektor keuangan, tekanan jual juga terjadi pada saham energi dan komoditas. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dilepas asing sebesar Rp 77 miliar, diikuti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 32,1 miliar, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 27,6 miliar.

Selain itu, aksi jual juga terlihat pada saham tambang seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp 25,3 miliar dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp 20 miliar. Selain itu, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) juga ramai ditinggal oleh asing.

Di sisi lain, investor juga asing masih mencatatkan pembelian pada sejumlah saham, terutama dari sektor energi, telekomunikasi, dan konsumsi. Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi saham yang paling diincar asing dengan nilai Rp 69,3 miliar, diikuti PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) sebesar Rp 40,2 miliar.

Disusul oleh, PT Bakrie and Brother Tbk. (BNBR) mencatatkan pembelian Rp 26,2 miliar dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) Rp 23 miliar, serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp 22,8 miliar.

Investor asing juga membeli saham konsumer seperti PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) sebesar Rp 18,4 miliar dan sektor energi melalui PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebesar Rp 18,1 miliar.

Selain itu, saham tambang emas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dibeli Rp 16,6 miliar, disusul PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 14,7 miliar. Selain itu PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) juga masuk daftar net buy dengan nilai Rp 12,6 miliar.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi 1 dengan penurunan 27,49 poin atau -0,36% ke level 7.596,10.

Sebanyak 344 saham naik, 340 turun, dan 275 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 10,74 triliun, melibatkan 24,18 miliar saham dalam 1,65 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun merosot jadi Rp 13.523 triliun.

Pagi tadi IHSG sempat naik lebih dari 1%. Mengutip Refinitiv, IHSG ditopang oleh sektor kesehatan yang naik 5,52%. Hal ini seiring dengan saham emiten rumah sakit Dato Sri Tahir, Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) yang terbang 14,5% pada sesi 1 ke level 15.000. SRAJ berkontribusi 8,76 poin ke IHSG.

Akan tetapi sekitar satu jam perdagangan saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) dan Barito Renewables Energy (BREN) mengalami koreksi cukup dalam. DSSA turun 3,28% dan BREN -3,88% sehingga masing-masing menyeret IHSG sebesar -9,7 poin dan -9,22 poin.

(mkh/mkh)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .