• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Masih Sideways, Ditutup Stagnan di Level 6.234

IHSG Masih Sideways, Ditutup Stagnan di Level 6.234

August 3, 2026
Pasar AS Masih Bergejolak, AI Tak Lagi Jadi Jaminan Saham Naik

Pasar AS Masih Bergejolak, AI Tak Lagi Jadi Jaminan Saham Naik

August 3, 2026
Cadangan Devisa Turun US Miliar hingga Akhir Juli, BI Buka Suara

Cadangan Devisa Turun US$11 Miliar hingga Akhir Juli, BI Buka Suara

August 3, 2026
Destry Ungkap BI Borong SBN Rp195,25 T hingga Akhir Juli 2026

Destry Ungkap BI Borong SBN Rp195,25 T hingga Akhir Juli 2026

August 3, 2026
Simpanan Seluruh Kelompok Nasabah Tumbuh

Simpanan Seluruh Kelompok Nasabah Tumbuh

August 3, 2026
AS Tunda Serang Iran, IHSG Melemah Tapi Rupiah Sukses Menguat

AS Tunda Serang Iran, IHSG Melemah Tapi Rupiah Sukses Menguat

August 3, 2026
Deposito Jadi Andalan Buat Cari DPK, Bank Kecil Kerek Suku Bunga

Deposito Jadi Andalan Buat Cari DPK, Bank Kecil Kerek Suku Bunga

August 3, 2026
Bank Andalkan Deposito Buat Dorong Dana Pihak Ketiga

Bank Andalkan Deposito Buat Dorong Dana Pihak Ketiga

August 3, 2026
Aset Asuransi, Dapen, hingga Kripto Kompak Tumbuh per Juni 2026

Aset Asuransi, Dapen, hingga Kripto Kompak Tumbuh per Juni 2026

August 3, 2026
Pjs Gubernur BI: Rupiah Kembali Menguat

Pjs Gubernur BI: Rupiah Kembali Menguat

August 3, 2026
Pasar Modal RI Mulai Pulih

Pasar Modal RI Mulai Pulih

August 3, 2026
OJK Ungkap Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%

OJK Ungkap Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%

August 3, 2026
Destry Bilang Modal Asing Mulai Deras Masuk RI, Tembus US$ 8,5 M di Q2

Destry Bilang Modal Asing Mulai Deras Masuk RI, Tembus US$ 8,5 M di Q2

August 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 3, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

IHSG Masih Sideways, Ditutup Stagnan di Level 6.234

1 hour ago
in ENTREPRENEUR
IHSG Masih Sideways, Ditutup Stagnan di Level 6.234
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir stagnan pada perdagangan hari ini, Senin (3/8/2026), seiring pelaku pasar mencermati sederet sentimen domestik dan global yang akan mewarnai perdagangan sepanjang pekan ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pukul 16.00 WIB IHSG berada di level 6.234,49, turun 1,63 poin atau 0,03% dari penutupan perdagangan pekan lalu di posisi 6.236,13.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 14,38 triliun dengan volume perdagangan 38,77 miliar saham dalam 2,33 juta kali transaksi. Sebanyak 292 saham menguat, 348 saham melemah, sementara 150 saham bergerak stagnan.

Secara spesifik, emiten pemberat kinerja IHSG hari ini termasuk BREN, DCII, BBCA, BUVA dan MLPT.

IHSG hari ini masih bergerak dengan volatilitas tinggi setelah pekan lalu ditutup menguat 0,64% ke level 6.236,13. Pelaku pasar akan mencermati sejumlah sentimen global dan domestik yang berpotensi menentukan arah pasar pada awal Agustus.

Dari eksternal, bursa saham Asia-Pasifik kompak dibuka di zona merah. Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 1,43%, Topix turun 1,45%, sementara Kospi Korea Selatan anjlok hingga 4,57%.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga terkoreksi 0,36%. Pelemahan tersebut terjadi meski Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan membatalkan rencana serangan terhadap Iran dan membuka peluang deeskalasi konflik di Timur Tengah. Investor masih memilih bersikap hati-hati sambil menunggu perkembangan negosiasi serta kondisi geopolitik di kawasan.

Dari dalam negeri, investor akan mencermati sederet data penting mulai dari inflasi Juli, PMI manufaktur, neraca perdagangan, hingga konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Pada pekan ini, perhatian pasar juga akan tertuju pada rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026, data manufaktur dan perdagangan China, serta data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed.

Dari sisi aliran dana, investor asing tercatat membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp363,53 miliar di seluruh pasar (all market) sepanjang sesi I hari ini.

Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I mencapai Rp3,72 triliun, dengan rincian foreign buy sebesar Rp1,68 triliun dan foreign sell Rp2,04 triliun.

Aksi jual asing terbesar terjadi pada saham perbankan pelat merah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), dengan nilai mencapai Rp72,81 miliar. Di posisi berikutnya terdapat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang dilepas asing senilai Rp68,94 miliar, disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) sebesar Rp57,56 miliar.

Selain itu, investor asing juga melakukan aksi jual pada PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar Rp38,48 miliar, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) Rp38,31 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) Rp29,06 miliar, serta PT Astra International Tbk. (ASII) Rp25,42 miliar.

Tekanan jual juga terlihat pada PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) sebesar Rp23,84 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) Rp19,14 miliar, dan PT Indika Energy Tbk. (INDY) Rp15,07 miliar.

Di sisi lain, sejumlah saham masih menjadi incaran investor global. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp73,49 miliar, disusul PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) senilai Rp44,15 miliar.

Selanjutnya, asing juga memborong PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) sebesar Rp22,77 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) Rp20,43 miliar, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) Rp19,12 miliar, serta PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) Rp15,11 miliar.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pasar AS Masih Bergejolak, AI Tak Lagi Jadi Jaminan Saham Naik

Pasar AS Masih Bergejolak, AI Tak Lagi Jadi Jaminan Saham Naik

August 3, 2026
Cadangan Devisa Turun US Miliar hingga Akhir Juli, BI Buka Suara

Cadangan Devisa Turun US$11 Miliar hingga Akhir Juli, BI Buka Suara

August 3, 2026
Destry Ungkap BI Borong SBN Rp195,25 T hingga Akhir Juli 2026

Destry Ungkap BI Borong SBN Rp195,25 T hingga Akhir Juli 2026

August 3, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .