• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Mulai Rebound, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Mulai Rebound, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

August 24, 2026
Live Now! Kupas Peluang & Potensi Pindar di Fintech Lending Days 2026

Live Now! Kupas Peluang & Potensi Pindar di Fintech Lending Days 2026

August 24, 2026
Harga Bergerak Ugal-ugalan, BEI Gembok Perdagangan 3 Emiten Ini

Harga Bergerak Ugal-ugalan, BEI Gembok Perdagangan 3 Emiten Ini

August 24, 2026
Bos Danantara Ultimatum WIKA-PP Jelang Merger: Jangan Ada Akal-akalan!

Bos Danantara Ultimatum WIKA-PP Jelang Merger: Jangan Ada Akal-akalan!

August 24, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,28% ke Level 6.544

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,28% ke Level 6.544

August 24, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

August 24, 2026
Ada yang Naik Ratusan Persen, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

Ada yang Naik Ratusan Persen, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

August 24, 2026
Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

August 24, 2026
Nikkei & Kospi Turun Tipis, Bursa Asia Melemah di Awal Pekan

Nikkei & Kospi Turun Tipis, Bursa Asia Melemah di Awal Pekan

August 24, 2026
Asing Diam-Diam Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Mulai Bangkit

Asing Diam-Diam Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Mulai Bangkit

August 24, 2026
PGEO Gelar Program MESOP, Siapkan 127 Juta Hak Opsi Saham

PGEO Gelar Program MESOP, Siapkan 127 Juta Hak Opsi Saham

August 24, 2026
FTSE Russell Coret 29 Saham RI dari Indeks Global, Ini Daftarnya

FTSE Russell Coret 29 Saham RI dari Indeks Global, Ini Daftarnya

August 24, 2026
RI Tengah Haus Dana Asing

RI Tengah Haus Dana Asing

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 24, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

IHSG Mulai Rebound, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

1 hour ago
in ENTREPRENEUR
IHSG Mulai Rebound, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,37% ke level 6.525,69 pada perdagangan Jumat (21/8). 

Penguatan indeks didorong oleh sejumlah saham perbankan, dengan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik 2,87%, Bank Mandiri (BMRI) menguat 1,69%, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) naik 3,90%. Di sisi lain, beberapa saham menjadi penekan IHSG, yakni Bayan Resources (BYAN) yang turun 3,55%, Capital Financial Indonesia (CASA) melemah 5,21%, dan Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) turun 1,74%.

Investor asing mencatatkan net buy Rp992,64 miliar di pasar reguler dan Rp974,57 miliar di seluruh pasar. Dari 11 sektor yang tercatat di BEI, enam sektor ditutup menguat. Sektor Basic Materials naik 0,62%, sedangkan sektor Healthcare mencatat penurunan 0,88%.

Di pasar saham Amerika Serikat, Dow Jones naik 0,98% ke 53.277, S&P 500 menguat 0,43% ke 7.674, dan Nasdaq naik 0,44% ke 26.180.

Aksi beli bersih investor asing juga berlangsung selama dua hari perdagangan berturut-turut dengan nilai kumulatif Rp1,72 triliun. Nilai tersebut menjadi yang tertinggi sejak Februari 2026. Penguatan juga tercermin pada ETF EIDO yang naik 2,16% dan indeks MSCI Indonesia yang menguat 1,23%.

Sementara itu, FTSE Russell melalui Semi-Annual Review September 2026 menetapkan penghapusan 29 saham Indonesia dari indeks global tanpa memasukkan saham baru. Selain itu, sebanyak 10 saham turun klasifikasi dari Small Cap menjadi Micro Cap, yakni BBYB, BJBR, BTPS, LPKR, LPPF, MNCN, PNLF, SMRA, SCMA, dan SILO.

Khusus SILO, saham tersebut dikeluarkan dari FTSE Global Equity Index Series (GEIS), bukan hanya mengalami penurunan klasifikasi ke Micro Cap.

Perubahan dijadwalkan berlaku mulai 21 September 2026. Penghapusan tersebut terutama berkaitan dengan kriteria investable market capitalization.

Meski demikian, FTSE Russell masih membuka kemungkinan perubahan atas hasil review hingga penutupan perdagangan 4 September 2026. Hasil tersebut baru akan ditetapkan secara final pada 7 September 2026.

Dari sisi aksi korporasi, ada Swayasa Prakarsa (SWAP) yang tengah menjalankan proses book building pada 24-27 Agustus 2026 dalam rangka rencana penawaran umum perdana saham atau IPO di Bursa Efek Indonesia. Perseroan menargetkan pencatatan saham pada 10 September 2026.

SWAP merupakan perusahaan manufaktur produk kesehatan berbasis riset yang memproduksi produk elektromedis dan non-elektromedis. Produk yang dikembangkan antara lain stent jantung, External Ventricular Drain (EVD), dan ventilator neonatal.

Dalam IPO tersebut, SWAP menawarkan harga saham pada kisaran Rp130-Rp140 per saham. Perseroan berencana menerbitkan maksimal 323 juta saham baru, setara 30,30% dari modal setelah IPO, dengan target dana maksimal Rp45,22 miliar.

Sebelum IPO, PT Gama Multi Usaha Mandiri menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 97,16%. Setelah aksi korporasi, kepemilikan tersebut diperkirakan turun menjadi 67,72%. Sementara itu, Universitas Gadjah Mada (UGM) memiliki 2,69% saham.

Dana hasil IPO akan dialokasikan untuk sejumlah kebutuhan. Sekitar Rp15,80 miliar digunakan sebagai modal kerja, Rp12,20 miliar untuk belanja modal, termasuk pembangunan gedung distribusi dan manajemen baru, serta sekitar Rp12 miliar untuk pembayaran utang kepada pihak terafiliasi.

Selanjutnya, ada Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) yang berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan saham baru Seri B maksimal 502,87 juta lembar.

Jumlah tersebut setara maksimal 10% dari saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Harga pelaksanaan akan ditetapkan minimal 90% dari rata-rata harga penutupan saham BIPP selama 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum tanggal permohonan pencatatan saham tambahan.

Aksi tersebut berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan pemegang saham eksisting maksimal 9,09%. Pemegang saham utama Safire Capital Pte. Ltd diperkirakan mengalami penurunan kepemilikan dari 61,62% menjadi 56,02%, sedangkan kepemilikan PT Victoria Investama Tbk turun dari 11,40% menjadi 10,36%.

Dana hasil PMTHMETD akan digunakan untuk pengembangan usaha dan penambahan modal kerja BIPP. Penyertaan modal akan dilakukan dalam bentuk uang tunai.

Pelaksanaan private placement dapat dilakukan sekaligus maupun secara bertahap dalam jangka waktu maksimal dua tahun sejak RUPSLB memberikan persetujuan atas PMTHMETD pada 25 September 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

(ayh/ayh)

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Live Now! Kupas Peluang & Potensi Pindar di Fintech Lending Days 2026

Live Now! Kupas Peluang & Potensi Pindar di Fintech Lending Days 2026

August 24, 2026
Harga Bergerak Ugal-ugalan, BEI Gembok Perdagangan 3 Emiten Ini

Harga Bergerak Ugal-ugalan, BEI Gembok Perdagangan 3 Emiten Ini

August 24, 2026
Bos Danantara Ultimatum WIKA-PP Jelang Merger: Jangan Ada Akal-akalan!

Bos Danantara Ultimatum WIKA-PP Jelang Merger: Jangan Ada Akal-akalan!

August 24, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .