• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Rehat Dulu, Melemah 0,37% ke Level 6.501

IHSG Rehat Dulu, Melemah 0,37% ke Level 6.501

August 24, 2026
Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

August 24, 2026
Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

August 24, 2026
Danantara Mulai Invasi Global, dari Mekah sampai Filipina

Danantara Mulai Invasi Global, dari Mekah sampai Filipina

August 24, 2026
Peredaran Uang Palsu di RI Terus Susut, Jauh di Bawah Eropa-Filipina

Peredaran Uang Palsu di RI Terus Susut, Jauh di Bawah Eropa-Filipina

August 24, 2026
Rupiah Bisa Rp17.500/US$, Asal 4 Syarat Ini Terpenuhi

Rupiah Bisa Rp17.500/US$, Asal 4 Syarat Ini Terpenuhi

August 24, 2026
Merayakan HUT ke-81 RI Dari Jantung Tambang Freeport Indonesia

Merayakan HUT ke-81 RI Dari Jantung Tambang Freeport Indonesia

August 24, 2026
Ini Potret Sarjito, Sosok di Balik Misi RI Rebut Kendali Harga Nikel

Ini Potret Sarjito, Sosok di Balik Misi RI Rebut Kendali Harga Nikel

August 24, 2026
Transaksi QRIS Hingga Rp 500 Ribu Gratis, Apa Kata Acquirer?

Transaksi QRIS Hingga Rp 500 Ribu Gratis, Apa Kata Acquirer?

August 24, 2026
Belum Bisa Bayar Bunga Obligasi, BEI Gembok Saham ADHI

Belum Bisa Bayar Bunga Obligasi, BEI Gembok Saham ADHI

August 24, 2026
Calon Bos OJK Sarjito Sebut 3 Tantangan Bursa Mineral RI

Calon Bos OJK Sarjito Sebut 3 Tantangan Bursa Mineral RI

August 24, 2026
Video: Aksi Jual Asing Berlanjut – Isu The Fed, IHSG dan Rupiah Lesu

Video: Aksi Jual Asing Berlanjut – Isu The Fed, IHSG dan Rupiah Lesu

August 24, 2026
BI Bakal Punya Gubernur Definitif, Rupiah Dapat Angin Segar

BI Bakal Punya Gubernur Definitif, Rupiah Dapat Angin Segar

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 24, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Rehat Dulu, Melemah 0,37% ke Level 6.501

58 minutes ago
in Lifestyle
IHSG Rehat Dulu, Melemah 0,37% ke Level 6.501
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada akhir perdagangan Senin (24/8/2026), berbalik arah setelah pekan lalu indeks menembus kembali level psikologis 6.500.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 16.00 WIB, IHSG berada di level 6.501,67, melemah 24,02 poin atau 0,37% dari posisi penutupan sebelumnya di 6.525,69.

IHSG dibuka di level 6.544 dan dan sepanjang sesi pertama sempat menyentuh level tertinggi 6.551 serta terendah 6.474.

Pelemahan IHSG diikuti dengan 367 saham melemah, 259 saham menguat, sementara 166 saham lainnya stagnan.

Nilai transaksi perdagangan hari ini mencapai Rp 14,29 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 35,88 miliar saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,19 juta kali.

Mengutip data Refinitif, mayoritas sektor perdagangan melemah dengan koreksi paling dalam dicatatkan oleh kesehatan, utilitas dan energi. Sedangkan hanya sektor barang baku, teknologi dan konsumer primer yang tercatat menguat.

Secara spesifik, emiten-emiten yang menjadi pemberat kinerja IHSG termasuk BYAN, BBRI dan BBCA.

Pasar keuangan Indonesia memasuki pekan perdagangan keempat bulan ini dengan sejumlah sentimen penting dari dalam dan luar negeri. Aktivitas perdagangan pekan ini juga berlangsung lebih singkat karena libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa (25/8/2026).

Dari dalam negeri, pelaku pasar masih mencermati hasil Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal II-2026 serta perkembangan uang beredar Juli 2026 yang diumumkan Bank Indonesia (BI) pada Jumat pekan lalu.

Sementara dari global, perhatian investor akan tertuju pada data inflasi dan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS), perkembangan pendapatan serta belanja masyarakat AS, hingga pidato Ketua The Fed Kevin Warsh dalam Simposium Jackson Hole.

Kemudian pasar saham RI juga akan dipengaruhi oleh kocok ulang indeks FTSE Russell yang telag melakukan perubahan konstituen dalam FTSE Global Equity Index Series (GEIS) untuk pasar saham Indonesia dalam rangka semi-annual review September 2026. Berdasarkan data yang beredar dari FTSE Russell, sejumlah emiten Indonesiamengalami perubahan klasifikasi kapitalisasi pasar, termasuk penurunan dari kelompok small cap menjadi micro cap.

Pengumuman hasil review tersebut dilakukan setelah penutupan perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat, 21 Agustus 2026. Selanjutnya, perubahan tersebut akan menggunakan perdagangan 18 September 2026 sebagai tanggal rebalancing dan mulai berlaku efektif sejak pembukaan perdagangan Senin, 21 September 2026.

Namun, daftar tersebut belum sepenuhnya final. FTSE Russell menyatakan perubahan hasil review masih dapat direvisi hingga penutupan perdagangan pada Jumat, 4 September 2026. Mulai Senin, 7 September 2026, perubahan indeks akan dianggap final.

“Perubahan tinjauan indeks yang tercantum dalam file terlampir dapat mengalami revisi hingga penutupan pasar pada Jumat, 4 September 2026. Mulai Senin, 7 September 2026, perubahan tinjauan indeks tersebut akan dianggap final,” tulis keterangan tersebut, dikutip Senin (24/8/2026).

Untuk Indonesia, tidak terdapat perubahan pada kelompok Large Cap, baik berupa penambahan maupun penghapusan konstituen. Perubahan justru terlihat cukup signifikan pada kelompok Mid Cap, Small Cap, dan Micro Cap.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

August 24, 2026
Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

August 24, 2026
Danantara Mulai Invasi Global, dari Mekah sampai Filipina

Danantara Mulai Invasi Global, dari Mekah sampai Filipina

August 24, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .