• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Investasi Emas Vs Perak, Kamu Pilih yang Mana?

Investasi Emas Vs Perak, Kamu Pilih yang Mana?

July 7, 2025
73 Emiten Belum Setor Laporan Keuangan, BEI Beri Sanksi

73 Emiten Belum Setor Laporan Keuangan, BEI Beri Sanksi

September 24, 2026
Transaksi Won Korea di KB Bank (BBKP) Naik Tinggi Kala Rupiah Melemah

Transaksi Won Korea di KB Bank (BBKP) Naik Tinggi Kala Rupiah Melemah

September 24, 2026
Rupiah Ditutup Koreksi 0,51%, Dolar AS Naik ke Posisi Rp17.885

Rupiah Ditutup Koreksi 0,51%, Dolar AS Naik ke Posisi Rp17.885

September 24, 2026
Kantongi RKAB, Bayan (BYAN) Cabut Status Keadaan Kahar

Kantongi RKAB, Bayan (BYAN) Cabut Status Keadaan Kahar

September 24, 2026
Emiten Happy Hapsoro (BUVA) Ekspansi ke Bisnis Hiburan

Emiten Happy Hapsoro (BUVA) Ekspansi ke Bisnis Hiburan

September 24, 2026
Aturan Baru Kelola Kas Negara, Saldo Lebih Tak Lagi Ditempatkan di BI!

Aturan Baru Kelola Kas Negara, Saldo Lebih Tak Lagi Ditempatkan di BI!

September 24, 2026
Fakta Terbaru dari Bos BI, Ternyata 1 dari 4 Orang di RI Pakai QRIS

Fakta Terbaru dari Bos BI, Ternyata 1 dari 4 Orang di RI Pakai QRIS

September 24, 2026
IHSG Anjlok 1,06% di Sesi I Ke 6.307

IHSG Anjlok 1,06% di Sesi I Ke 6.307

September 24, 2026
IHSG Anjlok Lebih dari 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok Lebih dari 1%, Ini Penyebabnya

September 24, 2026
IHSG Anjlok Leih dari 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok Leih dari 1%, Ini Penyebabnya

September 24, 2026
Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo, OJK Rilis Aturan Ini

Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo, OJK Rilis Aturan Ini

September 24, 2026
Pemerintah Mau LPS Jamin Simpanan di Koperasi, Siap Amandemen UU

Pemerintah Mau LPS Jamin Simpanan di Koperasi, Siap Amandemen UU

September 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 24, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Investasi Emas Vs Perak, Kamu Pilih yang Mana?

1 year ago
in Market
Investasi Emas Vs Perak, Kamu Pilih yang Mana?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Investasi pada instrumen emas maupun perak sangat menguntungkan. Namun, keduanya juga memiliki perbedaan khas.

Dalam beberapa tahun terakhir bisa dibilang menjadi tahun yang gemilang bagi investor emas. Harga-nya beberapa kali menembus rekor sepanjang masa.

Emas menjadi salah satu aset hedging atau lindung nilai untuk disimpan jangka panjang sebagai safe haven.

Jika Anda membeli emas 10 tahun yang lalu, dan tidak menjualnya hingga saat ini, keuntungan yang didapatkan cukup fantastis.

Sebagai informasi saja, harga emas Antam pada satu dekade lalu masih berada di harga Rp547.000 per gram. Jika dibandingkan dengan harga saat ini nyaris 4 kali lipat.

Pada perdagangan hari ini Senin (7/7/2025) hingga pukul 06.34 WIB, harga emas dunia di pasar spot di posisi US$3.327,696 per troy ons.

Sementara harga emas Logam Mulia produksi PT Antam Tbk naik tipis pada akhir pekan lalu, Sabtu (5/7/2025) di sebesar Rp1.908.000 per gram.

Sementara itu, logam lainnya seperti perak juga menyimpan peluang keuntungan yang menarik. Sebagai informasi, perak selain untuk perhiasan, saat ini juga memiliki peran yang sangat dan semakin sentral penting untuk industri elektronik. Hal ini akan menjadi daya dorong peningkatan permintaan global dalam beberapa tahun ke depan.

Merujuk data Refinitiv, harga perak acuan dunia (XAG) menutup akhir pekan lalu (4/7/2025) di posisi US$ 36,91 per troy ons. Dalam sepekan melonjak 2,58%. Pergerakan harga perak di atas terpantau lebih atraktif dibandingkan harga emas pekan lalu yang naik 1,94% secara mingguan ke posisi US$ 3.336,34 per troy ons.

Sejumlah negara pun diuntungkan dengan posisinya sebagai penghasil perak di tengah prospek penguatan harga dan permintaan yang naik.

Meksiko tetap menjadi negara penghasil perak terbesar di dunia, dengan total produksi mencapai 202,2 juta ons, atau hampir seperempat dari pasokan global. Dominasi ini didukung oleh sejarah panjang pertambangan perak di negara tersebut, kekayaan cadangan alam, serta aktivitas industri tambangnya yang tinggi.

Saat ini, proyek-proyek seperti proyek Panuco milik Vizsla Silver Corp yang terletak di barat laut Meksiko menunjukkan besarnya potensi negara tersebut. Hanya dari proyek Panuco saja, diperkirakan terdapat cadangan perak sebesar 201,4 juta ons.

Di posisi kedua, China mencatatkan produksi sebesar 109,3 juta ons, disusul oleh Peru yang tidak jauh tertinggal dengan 107,1 juta ons di posisi ketiga.

Setelah Peru, kawasan Amerika Selatan juga menyumbang produsen perak utama lainnya, yakni Chili dengan 52,0 juta ons dan Bolivia dengan 42,6 juta ons, yang melengkapi daftar lima besar produsen perak global.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Sebelum Investasi Emas, Perhatikan Empat Informasi Penting Ini




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
73 Emiten Belum Setor Laporan Keuangan, BEI Beri Sanksi

73 Emiten Belum Setor Laporan Keuangan, BEI Beri Sanksi

September 24, 2026
Transaksi Won Korea di KB Bank (BBKP) Naik Tinggi Kala Rupiah Melemah

Transaksi Won Korea di KB Bank (BBKP) Naik Tinggi Kala Rupiah Melemah

September 24, 2026
Rupiah Ditutup Koreksi 0,51%, Dolar AS Naik ke Posisi Rp17.885

Rupiah Ditutup Koreksi 0,51%, Dolar AS Naik ke Posisi Rp17.885

September 24, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .