• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$

Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$

October 23, 2026
Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

October 24, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

October 23, 2026
Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

October 23, 2026
Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

October 23, 2026
BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

October 23, 2026
OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

October 23, 2026
BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 24, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$

1 day ago
in Lifestyle
Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada perdagangan Jumat (23/10/2026). Hingga pukul 12.30 WIB, rupiah tercatat di level Rp18.079/US$, lebih lemah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.045/US$.

Bank Indonesia (BI) menilai tekanan terhadap rupiah terutama dipengaruhi oleh faktor eksternal, termasuk kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS yang membuat aset berdenominasi dolar semakin menarik bagi investor.

Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI Firman Mochtar menjelaskan, kenaikan imbal hasil obligasi AS, khususnya tenor 10 tahun, telah meningkatkan daya tarik investasi di Negeri Paman Sam. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi minat investor untuk menempatkan dananya di negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Dampaknya adalah DXY, indeks mata uang dolar terhadap negara maju sudah menguat. Kemarin sudah tercatat 101,” ujar Firman dalam taklimat media di Gedung BI, Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Penguatan indeks dolar AS atau US Dollar Index (DXY) mencerminkan menguatnya dolar terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Kondisi ini turut memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang.

“Kalau menguat tentunya mata uang negara berkembang akan menjadi lemah, termasuk Indonesia,” lanjutnya.

Selain faktor global, Firman mengatakan perkembangan di pasar keuangan domestik juga turut menekan rupiah. Salah satunya adalah pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait rencana mendiskusikan kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia menjadi standalone market.

Perkembangan tersebut dinilai dapat memengaruhi persepsi investor terhadap pasar keuangan Indonesia dan mendorong tekanan arus modal.

“Jadi aliran modal keluar, tekanan global dan tekanan domestik. Yang secara umum memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Jadi itu yang terjadi,” kata Firman.

Dengan demikian, pelemahan rupiah terjadi di tengah kombinasi tekanan eksternal berupa penguatan dolar AS dan faktor domestik yang berkaitan dengan sentimen investor terhadap pasar keuangan Indonesia.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

October 24, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .