
Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Mega Tbk. (MEGA) terus memperluas dukungan terhadap ekosistem pembayaran digital nasional. Salah satunya dengan memperkuat layanan QRIS Cross Border serta Kartu Kredit Indonesia (KKI) melalui aplikasi mobile banking M-Smile.
Komitmen tersebut ditunjukkan Bank Mega dalam ajang Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 atau FEKDI x IFSE 2026.
Dalam gelaran yang diselenggarakan Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut, Bank Mega menjadi salah satu dari 20 Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang mendapat kesempatan untuk berpartisipasi secara langsung.
Bank Mega menyatakan partisipasi tersebut menjadi bentuk dukungan perseroan terhadap kebijakan dan inovasi Bank Indonesia dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang aman, mudah, dan efisien.
Salah satu fokusnya adalah QRIS Cross Border. Bank Mega menjadi salah satu bank first mover yang mendukung implementasi QRIS Cross Border dan KKI yang tersedia melalui aplikasi M-Smile.
Dalam ajang FEKDI x IFSE 2026, pengunjung booth Bank Mega dapat mencoba langsung pengalaman bertransaksi menggunakan QRIS Cross Border di Korea Selatan dan China.
Konektivitas tersebut melengkapi layanan QRIS Cross Border Bank Mega yang sebelumnya telah dapat digunakan untuk bertransaksi di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang.
Dengan QRIS Cross Border melalui M-Smile, nasabah Bank Mega dapat melakukan pembayaran di merchant yang berpartisipasi di luar negeri tanpa perlu menukarkan uang tunai ke mata uang lokal terlebih dahulu.
Bank Mega menilai semakin luasnya konektivitas QRIS Cross Border dapat memberikan kemudahan bagi nasabah saat melakukan transaksi di luar negeri. Di sisi lain, ekosistem tersebut juga mendukung pembayaran bagi turis mancanegara.
Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib turut mengunjungi booth Bank Mega dalam gelaran FEKDI x IFSE 2026 dan berinteraksi dengan pengunjung.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi Bank Mega menjadi bagian pada FEKDI x IFSE 2026. Kami akan selalu menunjukkan komitmen mendukung kebijakan dan inovasi dari Bank Indonesia untuk mewujudkan akselerasi transformasi ekonomi digital bagi masyarakat. Sebagai salah satu first mover dalam inovasi pembayaran digital, Bank Mega terus mengikuti dan mengimplementasikan berbagai perkembangan teknologi pembayaran untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah, aman, dan nyaman bagi nasabah,” ujar Kostaman.
Tak hanya QRIS Cross Border, Bank Mega juga menjadi salah satu first mover dalam implementasi KKI. Menurut Kostaman, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan perseroan terhadap upaya membangun kemandirian dan ketahanan ekosistem finansial nasional.
KKI Bank Mega juga tetap menawarkan program loyalitas seperti kartu kredit Bank Mega lainnya melalui MPC Points. Setiap pembelanjaan Rp10.000 memberikan 5 MPC Points yang dapat digunakan di jaringan ritel CT Corp.
Kostaman mengatakan pengembangan KKI sekaligus memperkuat peran industri perbankan dalam menghadirkan inovasi pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ekonomi digital Indonesia.
“Oleh karena itu, Bank Mega akan berkomitmen penuh menghadirkan pengalaman transaksi yang mudah dan praktis baik melalui QRIS maupun Kartu Kredit Indonesia,” kata Kostaman.
(fsd/fsd)



















