• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Jantung Investor Agak Tenang Sedikit, Ini Penyebab IHSG Naik 1%

Jantung Investor Agak Tenang Sedikit, Ini Penyebab IHSG Naik 1%

June 25, 2026
Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

July 4, 2026
Duit Warga RI Dimaling Rp9,1 Triliun, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

Duit Warga RI Dimaling Rp9,1 Triliun, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

July 4, 2026
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

July 3, 2026
Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

July 3, 2026
OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

July 3, 2026
Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

July 3, 2026
Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia

Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia

July 3, 2026
Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

July 3, 2026
Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

July 3, 2026
Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

July 3, 2026
Masuk Era Baru, ETF Emas Segera Hadir di Pasar Modal Indonesia

Masuk Era Baru, ETF Emas Segera Hadir di Pasar Modal Indonesia

July 3, 2026
Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

July 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 4, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Jantung Investor Agak Tenang Sedikit, Ini Penyebab IHSG Naik 1%

1 week ago
in ENTREPRENEUR
Jantung Investor Agak Tenang Sedikit, Ini Penyebab IHSG Naik 1%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Investor saham di Tanah Air pagi ini bernafas lega. Setelah kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 3,56%, pagi ini IHSG menguat dengan seluruh sektor berada di zona hijau. 

IHSG sempat dibuka di zona merah sebelum akhirnya melaju kencang dan naik hingga 1% lebih. Tercatat mayoritas saham atau 463 emiten naik, 153 turun, dan 343 stagnan. 

Nilai transaksi pun terbilang ramai, yakni Rp 3,02 triliun, melibatkan 5,13 miliar saham dalam 400.300 kali transaksi. Kapitalisasi pasar masih berkutat di bawah Rp 11.000 triliun atau tepatnya Rp 10.426 triliun. 

Berdasarkan data Refinitiv , penguatan IHSG berlangsung secara luas, dengan seluruh sektor berada di zona hijau. Sektor energi 1,57%, teknologi 1,19%, dan consumer non-cyclicals 1,15%.

Dari sisi kontributor indeks, saham-saham berkapitalisasi besar menjadi motor utama penguatan. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 7,02 poin terhadap IHSG.

Selanjutnya disusul PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) 5,83 poin, PT Astra International Tbk (ASII) 4,79 poin, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 4,78 poin, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) 4,70 poin. Dukungan juga datang dari SMMA, BYAN, TLKM, DSSA, dan BMRI.

Sementara itu, penahan laju kenaikan indeks relatif terbatas. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi pemberat terbesar dengan kontribusi negatif 1,21 poin, diikuti PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) -1,13 poin, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) -0,79 poin, PT Bank Mega Tbk (MEGA) -0,44 poin, serta PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) -0,37 poin.

Adapun memasuki perdagangan Kamis (25/6/2026), pergerakan IHSG diperkirakan masih dipengaruhi sentimen hasil review MSCI yang mempertahankan Indonesia dalam klasifikasi Emerging Market.

Keputusan tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi keluarnya dana asing secara besar-besaran apabila status Indonesia diturunkan menjadi Frontier Market. Meski demikian, MSCI masih memberikan catatan terkait transparansi kepemilikan saham, dugaan perdagangan terkoordinasi, serta efektivitas implementasi reformasi pasar modal yang akan kembali dievaluasi pada November 2026.

Dari domestik, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah menilai keputusan MSCI mencerminkan masih kuatnya kepercayaan investor global terhadap pasar keuangan Indonesia. OJK menegaskan akan melanjutkan reformasi untuk memperkuat integritas dan transparansi pasar, sementara pemerintah menilai evaluasi lanjutan MSCI merupakan proses yang wajar.

Di sisi eksternal, perhatian investor beralih ke rilis inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat yang menjadi acuan utama The Federal Reserve dalam menentukan arah kebijakan suku bunga. Jika inflasi PCE kembali menunjukkan kenaikan, ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama (higher for longer) berpotensi menguat, mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil Treasury, sehingga dapat memicu tekanan terhadap aset berisiko termasuk IHSG dan rupiah.

Selain itu, pasar juga menunggu data klaim pengangguran mingguan AS untuk membaca kondisi terbaru pasar tenaga kerja. Kombinasi inflasi yang masih tinggi dan pasar tenaga kerja yang tetap solid berpotensi memperkuat pandangan bahwa The Fed belum memiliki ruang untuk segera memangkas suku bunga.

Di tengah sentimen tersebut, indeks dolar AS yang telah menembus level 101,609 menjadi faktor yang masih membatasi ruang penguatan rupiah dan pasar saham domestik, seiring meningkatnya tekanan terhadap arus modal ke negara berkembang.

Merujuk data Refinitiv, rupiah harus rela parkir di zona merah setelah ditutup melemah 0,50% ke level Rp17.925/US$ kemarin, Rabu (25/6/2026). Dengan posisi tersebut, mata uang Garuda belum mampu keluar dari tekanan dan sudah melemah selama empat hari perdagangan beruntun.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

July 4, 2026
Duit Warga RI Dimaling Rp9,1 Triliun, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

Duit Warga RI Dimaling Rp9,1 Triliun, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak

July 4, 2026
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

July 3, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .