• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed, Dolar AS Naik ke Rp16.610

Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed, Dolar AS Naik ke Rp16.610

October 29, 2025
IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 13, 2026
IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 13, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

October 12, 2026
PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

October 12, 2026
OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

October 12, 2026
IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

October 12, 2026
KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

October 12, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

October 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed, Dolar AS Naik ke Rp16.610

12 months ago
in News
Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed, Dolar AS Naik ke Rp16.610
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) jelang pengumuman suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada Rabu (29/10/2025) atau Kamis dini hari waktu Indonesia.

Merujuk data Refinitiv, rupiah harus mengalami pelemahan 0,06% ke level Rp16.610/US$. Rupiah berbalik melemah, setelah di pembukaan perdagangan pagi tadi dibuka menguat tipis 0,03% di level Rp16.595/US$.

Namun seiring perdagangan, rupiah harus mengakui kekuatan dolar AS, hingga kembali menembus ke atas level psikologis di Rp16.600/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB tengah mengalami penguatan sebesar 0,19% di level 98,857.


Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini terjadi seiring dengan kondisi pasar global yang tengah menanti hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed yang akan dirilis Kamis (30/10/2025) dini hari waktu Indonesia.

Pasar memperkirakan The Fed hampir pasti akan memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 3,75% – 4,00%, menandai penurunan kedua sepanjang tahun ini.

Ekspektasi tersebut didorong oleh melambatnya pasar tenaga kerja dan turunnya inflasi AS ke level 3,0% pada September, di bawah konsensus 3,1%.

Keputusan ini diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat di tengah tekanan global dan penutupan sebagian aktivitas pemerintahan (government shutdown) yang berkepanjangan.

Penguatan DXY pada perdagangan hari ini turut menjadi faktor pembatas bagi rupiah.

Indeks dolar AS kembali bangkit dari posisi terendah dalam sepekan setelah muncul tanda-tanda bahwa Amerika Serikat dan China berada di jalur untuk menandatangani kesepakatan dagang baru.

Menurut Bart Wakabayashi, Manajer Cabang State Street Tokyo, penguatan dolar saat ini juga merupakan bentuk “relief rally” setelah tekanan jual berkepanjangan.

“Dolar telah dijual cukup dalam dalam beberapa waktu terakhir, dan wajar bila pasar mulai melakukan rebound yang mungkin bersifat reaktif,” ujarnya dikutip dari Reuters.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.570




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 13, 2026
IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 13, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .