• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Laba Bumi Resources Minerals (BRMS) Melesat 136% di Semester I-2025

Laba Bumi Resources Minerals (BRMS) Melesat 136% di Semester I-2025

July 30, 2025
Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

September 15, 2026
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

September 15, 2026
RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

September 15, 2026
Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

September 15, 2026
IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

September 15, 2026
Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US6 per Barel

Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US$106 per Barel

September 15, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

September 15, 2026
Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

September 15, 2026
Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

September 15, 2026
BEI Batal Gelar RUPSLB 15 September 2026, Ini Kata OJK

BEI Batal Gelar RUPSLB 15 September 2026, Ini Kata OJK

September 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Laba Bumi Resources Minerals (BRMS) Melesat 136% di Semester I-2025

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Laba Bumi Resources Minerals (BRMS) Melesat 136% di Semester I-2025
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten grup Bakrie, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) mencatat laba bersih hingga semester I tahun 2025 mencapai US$ 22,2 juta. Laba tersebut meroket 136% dibandingkan semester I tahun 2024 yang sebesar US$ 9,43 juta.

Laba bersih tersebut didorong oleh pendapatan paruh tahun ini yang naik 97% dari US$ 61,2 juta menjadi US$ 120,8 juta. Sementara laba usaha BRMS naik 209% dari US$ 16,2 juta menjadi US$ 50,1 juta.

Direktur & Chief Financial Officer BRMS Charles Gobel mengatakan, peningkatan kinerja keuangan BRMS tersebut disebabkan oleh 2 faktor utama, yaitu produksi emas dan harga jual emas.

“Pertama, produksi emas kami naik sebesar 46% dari 26.744 oz di H1 2024 menjadi 38.993 oz di H1 2025. Kedua, harga jual emas juga meningkat sebesar 38% dari US$ 2.209 di H1 2024 menjadi US$3.045 di H1 2025,” ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (30/7).

Kinerja keuangan BRMS juga dikontribusi oleh anak usaha BRMS, PT Citra Palu Minerals (CPM) yang telah memulai operasi pushbacks nya di area penambangan terbuka River Reef di Poboya, Palu. Pekerjaan pushbacks atas penambangan emas terbuka tersebut telah dimulai pada kuartal II 2025 dan diharapkan dapat selesai di kuartal III 2025.

“Selama periode kegiatan pushbacks tersebut, CPM tidak memiliki pilihan kecuali melakukan penambangan di area tertentu saja yang tidak terdampak oleh operasi pushbacks terkait,” sebutnya.

Menurutnya, hal ini dapat menyebabkan kandungan emas dalam bijih yang sedang ditambang dapat berfluktuasi untuk selama periode kegiatan pushbacks tersebut sepanjang periode kuartal II hingga kuartal III tahun 2025. Kegiatan penambangan oleh CPM diharapkan dapat kembali normal dengan kandungan emas yang lebih tinggi pada Q4 2025 nanti.

Sementara, Direktur Utama CPM Damar Kusumanto menjelaskan, kadar emas dalam bijih tambang sepanjang periode kuartal II hingga kuartal III tahun 2025 akan berfluktuasi dikarenakan hanya bisa menambang di area tertentu yang tidak terdampak kegiatan operasi pushbacks.

“Rata -rata kadar emas dalam bijih yang kami proses pada Q2 2025 adalah sekitar 1,4 g/t, yang mana sedikit lebih rendah dari kadar emas dalam bijih yang diproses pada Q1 2025 (1,6 g/t),” sebutnya.

Sehingga, produksi emas di kuartal II 2025 sedikit menurun dari produksi emas pada kuartal sebelumnya. Namun demikian, setelah operasi pushback tersebut selesai, manajemen berharap untuk dapat kembali menambang bijih dengan kandungan emas yang lebih tinggi di area baru yang tersedia pada kuartal IV 2025.

“BRMS berhasil membukukan produksi emas sekitar 64.000 oz di tahun 2024. Kami berharap untuk dapat mencapai produksi emas sebesar 68.000 – 73.000 oz di sepanjang tahun 2025 ini, yang mana lebih tinggi dari tahun lalu,” imbuhnya.

Ia menambahkan, konstruksi tambang emas bawah tanah di Poboya, Palu mengalami kemajuan yang cukup berarti. Pembangunan pintu masuk (portal) ke mulut tambang emas bawah tanah telah diselesaikan dengan baik.

Terowongan (decline) dalam tambang bawah tanah sudah mencapai kedalaman lebih dari 200 meter. PT Macmahon Indonesia, kontraktor tambang di Poboya, Palu, menargetkan tambang emas bawah tanah tersebut dapat mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2027.

Sedangkan, Direktur Utama & Chief Executive Officer BRMS Agus Projosasmito menambahkan, pihaknya juga berencana untuk dapat memulai penambangan di prospek tambang emas bawah tanah dengan kandungan emas yang tinggi tersebut (4,9 g/t) pada semester kedua tahun 2027.

“Kandungan emas yang tinggi tersebut akan terlihat dalam peningkatan produksi emas yang signifikan di akhir tahun 2027,” pungkasnya.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Lagi, Transaksi Nego Jumbo Rp 2,07 T di Emiten Emas Bakrie & Salim




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

September 15, 2026
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

September 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .