• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
MSCI Dulu Cuma Proyek Kecil, tapi Kini Buat Investor Ketar-Ketir

MSCI Dulu Cuma Proyek Kecil, tapi Kini Buat Investor Ketar-Ketir

May 11, 2026
Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

May 16, 2026
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

May 16, 2026
Cerita Harta Karun Rp38 Triliun Diambil, Penemu Dibiarkan Melarat

Cerita Harta Karun Rp38 Triliun Diambil, Penemu Dibiarkan Melarat

May 16, 2026
Tabungan Pensiun Orang Ini Lenyap di Rekening, Ternyata Karena Ini

Tabungan Pensiun Orang Ini Lenyap di Rekening, Ternyata Karena Ini

May 16, 2026
Asisten Rumah Tangga Pakai Gaji Buat Beli Saham, Tak Disangka Malah…

Asisten Rumah Tangga Pakai Gaji Buat Beli Saham, Tak Disangka Malah…

May 15, 2026
Merek Mobil Terkenal Malah Rugi Genjot Mobil Listrik, Berdarah-darah

Merek Mobil Terkenal Malah Rugi Genjot Mobil Listrik, Berdarah-darah

May 15, 2026
Marc Jacobs Jadi Saudara Vera Wang Setelah Pisah dari Louis Vuitton

Marc Jacobs Jadi Saudara Vera Wang Setelah Pisah dari Louis Vuitton

May 15, 2026
IHSG Tumbang, Benarkah Investasi Tas Hermes Lebih Cuan?

IHSG Tumbang, Benarkah Investasi Tas Hermes Lebih Cuan?

May 15, 2026
Rahasia Habibie Menjinakkan Dolar dari Rp16.000 ke Rp6.550

Rahasia Habibie Menjinakkan Dolar dari Rp16.000 ke Rp6.550

May 15, 2026
Penjaga Warung Kelontong di Petojo Kini Kaya Raya Punya 23.000 Toko

Penjaga Warung Kelontong di Petojo Kini Kaya Raya Punya 23.000 Toko

May 15, 2026
Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Menolak Jual Nama Besar Orang Tua

Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Menolak Jual Nama Besar Orang Tua

May 15, 2026
Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS & Eropa Saat Perang

Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS & Eropa Saat Perang

May 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, May 16, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

MSCI Dulu Cuma Proyek Kecil, tapi Kini Buat Investor Ketar-Ketir

5 days ago
in Lifestyle
MSCI Dulu Cuma Proyek Kecil, tapi Kini Buat Investor Ketar-Ketir
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – MSCI akan mengumumkan rebalancing indeks terbaru terhadap pasar saham Indonesia pada besok, Selasa (12/5/2026). Pengumuman ini menjadi perhatian besar pelaku pasar karena keputusan MSCI kerap memengaruhi arah masuk-keluarnya dana asing di bursa Indonesia. 

Di banyak negara, indeks MSCI memang dikenal sangat berpengaruh. Ketika sebuah saham masuk indeks MSCI, investor global biasanya ikut membeli saham tersebut agar portofolionya sesuai dengan komposisi indeks. Sebaliknya, jika suatu saham atau bahkan sebuah negara terancam keluar dari indeks, pasar bisa langsung terguncang akibat tekanan jual investor asing.

Namun, di balik pengaruh besarnya saat ini, MSCI ternyata bermula dari proyek kecil penyedia data pasar saham global pada akhir 1960-an.

Mengutip situs resmi MSCI, kemunculannya tak terlepas dari banyaknya investor Amerika Serikat yang ingin membeli saham luar negeri. Namun, mereka saat itu kebingungan karena belum ada acuan global yang bisa digunakan untuk mengukur kinerja pasar saham internasional secara seragam.

Kondisi tersebut membuat Capital International, divisi riset milik Capital Group, menyusun indeks saham internasional pada 1968. Indeks itu menjadi salah satu sistem pertama yang memetakan performa saham di berbagai negara secara terukur.

Pada 1986, Morgan Stanley membeli lisensi indeks tersebut dan menggabungkannya dengan nama perusahaan. Dari sinilah lahir Morgan Stanley Capital International atau MSCI.

Seiring makin terintegrasinya pasar keuangan global, MSCI yang awalnya hanya proyek kecil dari satu divisi riset berkembang menjadi standar utama investor institusi dunia. Salah satu produk paling terkenalnya adalah MSCI Emerging Markets Index yang berisi saham-saham negara berkembang seperti Indonesia, India, Brasil, hingga China.

Masuk ke indeks MSCI dianggap prestise tersendiri karena menunjukkan suatu pasar dinilai cukup layak dari sisi likuiditas, transparansi, dan akses investasi. Efeknya juga nyata. Ketika sebuah saham masuk indeks MSCI, banyak dana investasi pasif otomatis ikut membeli saham tersebut.

Akibat dana kelolaan investor global sangat besar, perubahan kecil dalam indeks MSCI saja bisa menggerakkan pasar saham suatu negara.

Transformasi besar MSCI terjadi pada 2004 saat perusahaan itu mengakuisisi Barra, perusahaan spesialis analisis risiko portofolio. Sejak itu MSCI tidak hanya dikenal sebagai penyusun indeks, tetapi juga penyedia data investasi dan analisis risiko global.

Kini juga MSCI menyediakan layanan analisis ESG (Environmental, Social, Government), pengukuran risiko investasi, hingga data iklim untuk investor global. Di Indonesia, nama MSCI menjadi sorotan tajam setelah memberikan pengumuman terkait pembekuan (freeze) sementara pada penyesuaian (rebalancing) dan perubahan free float saham Tanah Air pada Januari 2026. Akibatnya, selama beberapa hari Indeks Harga Sama Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam. 

Meski begitu, hingga kini MSCI tetap menjadi salah satu lembaga indeks paling berpengaruh di dunia. Dari proyek kecil penyusun data saham internasional, MSCI kini menjelma menjadi “penentu arah” dana investasi global.

(mfa/mfa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

May 16, 2026
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

May 16, 2026
Cerita Harta Karun Rp38 Triliun Diambil, Penemu Dibiarkan Melarat

Cerita Harta Karun Rp38 Triliun Diambil, Penemu Dibiarkan Melarat

May 16, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .