• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
MSCI Terapkan Aturan Baru untuk Saham dengan Lonjakan Harga Ekstrem

MSCI Terapkan Aturan Baru untuk Saham dengan Lonjakan Harga Ekstrem

July 17, 2026
Asing Net Buy Tipis Rp39,9 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Buy Tipis Rp39,9 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

July 17, 2026
Perhatian! Ini Cara Cek Desil Bansos Kemensos Secara Online

Perhatian! Ini Cara Cek Desil Bansos Kemensos Secara Online

July 17, 2026
Terbaru! 5 Fakta Pembentukan Surga Investasi RI ‘PFII’

Terbaru! 5 Fakta Pembentukan Surga Investasi RI ‘PFII’

July 17, 2026
Nikkei Anjlok 6% Dipukul Saham AI

Nikkei Anjlok 6% Dipukul Saham AI

July 17, 2026
Harga Jeblok 79,58%, BEI Gembok Saham Pengelola Lucy in The Sky (LUCY)

Harga Jeblok 79,58%, BEI Gembok Saham Pengelola Lucy in The Sky (LUCY)

July 17, 2026
Akhir Sesi 1 IHSG Balik Arah, Jaga Tren Naik di Level 6.100-an

Akhir Sesi 1 IHSG Balik Arah, Jaga Tren Naik di Level 6.100-an

July 17, 2026
Harga Naik 112,18%, BEI Pantau Ketat Saham AGAR

Harga Naik 112,18%, BEI Pantau Ketat Saham AGAR

July 17, 2026
BEI Gembok Saham Pengelola Lucy in The Sky (LUCY)

BEI Gembok Saham Pengelola Lucy in The Sky (LUCY)

July 17, 2026
Harga Minyak Makin Panas, Ancaman Hormuz-Laut Merah Dorong Reli

Harga Minyak Makin Panas, Ancaman Hormuz-Laut Merah Dorong Reli

July 17, 2026
Bos BlackRock Sebut Rajin Menabung Bikin Susah Saat Pensiun, Kok Bisa?

Bos BlackRock Sebut Rajin Menabung Bikin Susah Saat Pensiun, Kok Bisa?

July 17, 2026
Rupiah Tak Bergerak, Dolar AS Stabil di Level Rp17.980 Pagi Ini

Rupiah Tak Bergerak, Dolar AS Stabil di Level Rp17.980 Pagi Ini

July 17, 2026
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,4% ke 6.081

Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,4% ke 6.081

July 17, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 17, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

MSCI Terapkan Aturan Baru untuk Saham dengan Lonjakan Harga Ekstrem

1 hour ago
in ENTREPRENEUR
MSCI Terapkan Aturan Baru untuk Saham dengan Lonjakan Harga Ekstrem
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Penyedia indeks global MSCI merombak metodologi penyaringan saham dengan lonjakan harga ekstrem (Extreme Price Increase/EPI) dalam indeks globalnya.

Perubahan tersebut dikonfirmasi melalui pengumuman pada 16 Juli 2026 dan akan mulai berlaku efektif pada peninjauan indeks (Index Review) Agustus 2026.

MSCI menyatakan saham yang mendapat penanda EPI dengan Foreign Inclusion Factor (FIF) sebesar 0,75 atau lebih kini dikecualikan dari penyaringan EPI. Dengan demikian, saham-saham tersebut tetap berpeluang masuk ke MSCI Global Standard Indexes, selama memenuhi seluruh persyaratan inklusi indeks lainnya.

Sementara itu, saham berstatus EPI dengan FIF di bawah 0,75 yang telah memenuhi persyaratan lain untuk masuk ke Standard Index akan diperlakukan berbeda. Untuk saham yang belum menjadi konstituen MSCI Investable Market Indexes (IMI), MSCI tidak akan memasukkannya ke Standard Index dan akan mempertahankannya di market investable universe untuk dievaluasi kembali pada peninjauan indeks berikutnya.

Adapun untuk saham yang saat ini sudah menjadi konstituen MSCI Small Cap Indexes dan mengalami EPI, perlakuannya akan ditentukan berdasarkan kapitalisasi pasarnya terhadap batas ukuran segmen pasar (Standard Index Market Size-Segment Cutoff).

Saham dengan kapitalisasi pasar penuh di bawah 1,8 kali ambang batas Standard Index atau kapitalisasi pasar berbasis free float di bawah 1,8 kali setengah ambang batas tersebut akan tetap dipertahankan sebagai konstituen Small Cap.

Sebaliknya, saham dengan kapitalisasi pasar penuh dan kapitalisasi pasar berbasis free float yang sama atau melebihi 1,8 kali ambang batas tersebut tidak akan dipromosikan ke Standard Index. Saham tersebut juga akan dikeluarkan dari MSCI Small Cap Index, namun tetap berada dalam market investable universe untuk dievaluasi kembali pada peninjauan indeks berikutnya.

Sebagai informasi, menurut dokumen MSCI Global Investable Market Indexes Methodology yang diterbitkan November 2024, saham yang mengalami kenaikan harga ekstrem tidak memenuhi syarat untuk masuk dalam MSCI Standard Indexes. Hanya saja, saham-saham tersebut masih tetap dipertimbangkan untuk masuk ke Market Investable Universe.

Sebelumnya, MSCI telah mengurangi jumlah konstituen MSCI Global Standard dari sebelumnya 17 menjadi 11 saham. Hal ini menyusul pembekuan (freezing) masuknya saham-saham Indonesia ke dalam indeks bergensi global tersebut.

Keputusan yang berlaku 29 Mei 2026 tersebut mencoret enam saham dari Global Standard Index. Keenam sahm tersebut diantaranya, Amman Mineral Intl (AMMN), Barito Renewables Energy (BREN), Chandra Asri Pacific (TPIA), Dian Swastatika Sentosa (DSSP), Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), dan Sumber Alfaria Trijaya (AMRT).

Meski demikian, sektor perbankan tetap mengukuhkan dominasinya sebagai motor utama representasi Indonesia di kancah global. Tiga bank terbesar, yakni Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Bank Mandiri (BMRI), masih menempati posisi teratas dengan total bobot akumulatif yang dominan.

Di sisi lain, keberadaan Telkom Indonesia (TLKM) dan Astra International (ASII) juga tetap konsisten memberikan diversifikasi sektor di luar perbankan, meskipun terdapat tekanan dari sisi dinamika sektoral yang memengaruhi sentimen investor terhadap industri telekomunikasi dan otomotif.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Asing Net Buy Tipis Rp39,9 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Buy Tipis Rp39,9 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

July 17, 2026
Perhatian! Ini Cara Cek Desil Bansos Kemensos Secara Online

Perhatian! Ini Cara Cek Desil Bansos Kemensos Secara Online

July 17, 2026
Terbaru! 5 Fakta Pembentukan Surga Investasi RI ‘PFII’

Terbaru! 5 Fakta Pembentukan Surga Investasi RI ‘PFII’

July 17, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .