• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US M

Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US$25 M

October 20, 2026
Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

October 20, 2026
OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

October 20, 2026
Eks Mendag Tuding Manuver Asing, Bos BEI: Indeks Provider Independen

Eks Mendag Tuding Manuver Asing, Bos BEI: Indeks Provider Independen

October 20, 2026
Dasco Serukan Buy Indonesia, Yakin Pasar Saham RI Pulih

Dasco Serukan Buy Indonesia, Yakin Pasar Saham RI Pulih

October 20, 2026
Fundamental Bisnis Kuat, BNI (BBNI) Umumkan Lanjut Buyback Saham

Fundamental Bisnis Kuat, BNI (BBNI) Umumkan Lanjut Buyback Saham

October 20, 2026
2 Reformasi Baru BEI Usai MSCI, Status Afiliasi Pemegang Saham Dibuka

2 Reformasi Baru BEI Usai MSCI, Status Afiliasi Pemegang Saham Dibuka

October 20, 2026
Babak Baru KSP Indosurya, Korban Terima Ganti Rugi Rp229 M Tahap I

Babak Baru KSP Indosurya, Korban Terima Ganti Rugi Rp229 M Tahap I

October 20, 2026
Bursa Diguncang Sentimen MSCI, OJK Sayangkan Jual Saham Kerena Panik

Bursa Diguncang Sentimen MSCI, OJK Sayangkan Jual Saham Kerena Panik

October 20, 2026
IHSG Panas Dingin, Bos OJK Ngaku Belum Istirahat Sejak Jumat

IHSG Panas Dingin, Bos OJK Ngaku Belum Istirahat Sejak Jumat

October 20, 2026
BRI Siap Buyback Saham Lagi, Ini Alasannya!

BRI Siap Buyback Saham Lagi, Ini Alasannya!

October 20, 2026
Eks Mendag Tuding Ada Manuver Asing Tekan MSCI, Bos OJK Buka Suara

Eks Mendag Tuding Ada Manuver Asing Tekan MSCI, Bos OJK Buka Suara

October 20, 2026
Anak Hermanto Tanoko Borong Saham Avia Senilai Rp 2,2 Miliar

Anak Hermanto Tanoko Borong Saham Avia Senilai Rp 2,2 Miliar

October 20, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 20, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US$25 M

10 hours ago
in ENTREPRENEUR
Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US M
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan memperingatkan risiko pelemahan rupiah bertambah seiring meningkatnya ketidakpastian pasar setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) membuka konsultasi terkait kemungkinan penurunan status pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

Menurut Anthony, aksi jual saham oleh investor asing sejak akhir pekan lalu berpotensi memicu arus keluar modal (capital outflow) yang turut menekan nilai tukar rupiah.

Dia memperkirakan rupiah berpotensi melemah ke kisaran Rp18.100-Rp18.200 per dolar Amerika Serikat (AS) menjelang akhir pekan ini.

Namun, pada perdagangan Selasa (20/10/2026), rupiah justru ditutup menguat 0,28% ke posisi Rp17.980/US$.

Anthony mengutip proyeksi UBS yang memperkirakan potensi arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia dapat mencapai US$19 miliar, baik dari dana pasif maupun dana aktif. Nilai tersebut setara dengan sekitar 13% dari kepemilikan asing di Indonesia.

Sebagai gambaran, sepanjang 2026 hingga pertengahan Oktober, investor asing telah mencatatkan penjualan bersih saham sekitar US$6 miliar, bahkan sebelum pengumuman konsultasi MSCI tersebut.

“Pasar akan gonjang-ganjing tidak stabil selama periode konsultasi sampai 30 April 2027. Dalam periode itu, indeks sulit bangkit. Sambil menunggu perbaikan tata kelola bursa, investor asing cenderung melepas saham Indonesia,” ujar Anthony dalam siaran pers, dikutip Selasa (20/10/2026).

Anthony menilai tekanan terhadap rupiah berpotensi meluas melampaui pasar saham. Menurutnya, penurunan kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia dapat merembet ke pasar surat utang pemerintah dan instrumen Bank Indonesia (BI), mengingat investor asing juga memiliki eksposur pada kedua instrumen tersebut.

Dia turut menyoroti posisi utang luar negeri Indonesia yang mencapai US$459,3 miliar pada Agustus 2026. Nilai tersebut setara dengan sekitar 3,13 kali cadangan devisa Indonesia yang tercatat sebesar US$146,5 miliar pada periode yang sama.

Menurut Anthony, apabila investor asing melakukan penjualan secara bersamaan di pasar saham dan surat utang, tekanan terhadap rupiah dapat meningkat. Kondisi tersebut juga berpotensi menguras cadangan devisa apabila bank sentral melakukan intervensi untuk meredam gejolak nilai tukar.

Dia mencontohkan tekanan di pasar keuangan pada September 2014 hingga September 2015, ketika cadangan devisa Indonesia turun US$9,4 miliar dan rupiah melemah 20,2%.

Sementara itu, saat tekanan pasar akibat pandemi Covid-19 pada Februari-Maret 2020, cadangan devisa tercatat turun US$10,7 miliar dalam satu bulan, sedangkan rupiah melemah 21,2%.

Anthony memperingatkan, jika aksi jual saham dan surat utang terus berlanjut, arus keluar modal asing berpotensi mencapai US$20 miliar-US$25 miliar.

“Jika penjualan saham dan surat utang pemerintah dan Bank Indonesia terus berlangsung, arus modal asing bisa keluar US$20-25 miliar dolar, bukan tidak mungkin rupiah anjlok dan tembus Rp20.000 hingga mendekati Rp22.000 per dolar AS,” ujarnya.

Defisit transaksi berjalan ikut disorot

Anthony juga menilai tekanan terhadap rupiah dapat bertambah seiring melebar­nya defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD), yang disebutnya telah mencapai 3,3% dari produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II-2026.

Menurut dia, kombinasi potensi penjualan saham dalam skala besar, meningkatnya kebutuhan pembiayaan eksternal, dan risiko utang luar negeri dapat memperbesar tekanan terhadap nilai tukar.

“Artinya, risiko rupiah tembus Rp20.000 per dolar AS bukan ilusi Indonesia menghadapi potensi penjualan saham berskala besar, kebutuhan pembiayaan eksternal meningkat, dan risiko utang luar negeri yang makin tinggi,” ujarnya.

Untuk mengurangi risiko tersebut, Anthony meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkuat tata kelola pasar modal secara efektif dan transparan.

Dia mendorong keterbukaan identitas pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner), pemeriksaan keterkaitan antarpemegang saham dalam penghitungan saham publik (free float), serta penindakan terhadap manipulasi perdagangan saham sebagai tindak pidana.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

October 20, 2026
Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US M

Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US$25 M

October 20, 2026
OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

October 20, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .