• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pasutri di Jakarta Hidup Mewah, Ternyata Hasil Rampok Bank Rp 194 M

Pasutri di Jakarta Hidup Mewah, Ternyata Hasil Rampok Bank Rp 194 M

June 16, 2026
Pengusaha Mall Pilih Ekspansi ke Luar Jawa Saat Ekonom Sulit

Pengusaha Mall Pilih Ekspansi ke Luar Jawa Saat Ekonom Sulit

June 16, 2026
Prospek Cuan Investasi Bursa Berjangka Saat AS-Iran Berdamai

Prospek Cuan Investasi Bursa Berjangka Saat AS-Iran Berdamai

June 16, 2026
Viral Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax, Ini Penjelasan Pertamina

Viral Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax, Ini Penjelasan Pertamina

June 16, 2026
Cerita Pengusaha Gula Kabur ke Singapura Karena Pajak Hindia Belanda

Cerita Pengusaha Gula Kabur ke Singapura Karena Pajak Hindia Belanda

June 16, 2026
Investasi Pilihan MI Saat Pasar Pantau Perang-Kebijakan Fiskal

Investasi Pilihan MI Saat Pasar Pantau Perang-Kebijakan Fiskal

June 16, 2026
Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga Acuan, Tertinggi Dalam 31 Tahun

Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga Acuan, Tertinggi Dalam 31 Tahun

June 16, 2026
Duit Warga RI Dimaling Rp 9,1 Triliun, Sehari 1.000 Orang Jadi Korban

Duit Warga RI Dimaling Rp 9,1 Triliun, Sehari 1.000 Orang Jadi Korban

June 16, 2026
Pengusaha Kakap RI Kabur ke Singapura Gegara Ditekan Pajak Pemerintah

Pengusaha Kakap RI Kabur ke Singapura Gegara Ditekan Pajak Pemerintah

June 16, 2026
5 Sahabat Nabi Muhammad SAW Paling Kaya, Hartanya Unlimited

5 Sahabat Nabi Muhammad SAW Paling Kaya, Hartanya Unlimited

June 15, 2026
Danantara Bentuk DDMF Kelola Dana Giant Sea Wall Cs, Ini Reaksi AHY

Danantara Bentuk DDMF Kelola Dana Giant Sea Wall Cs, Ini Reaksi AHY

June 15, 2026
BSI (BRIS) Catat DPK Rp382 T, Disokong Kantor Cabang Dubai

BSI (BRIS) Catat DPK Rp382 T, Disokong Kantor Cabang Dubai

June 15, 2026
Livin’ by Mandiri Catat Transaksi Rp2.083 T Per Mei 2026

Livin’ by Mandiri Catat Transaksi Rp2.083 T Per Mei 2026

June 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, June 16, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Pasutri di Jakarta Hidup Mewah, Ternyata Hasil Rampok Bank Rp 194 M

15 hours ago
in News
Pasutri di Jakarta Hidup Mewah, Ternyata Hasil Rampok Bank Rp 194 M
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kehidupan mewah sepasang suami istri di Batavia pada dekade 1910-an sempat mengundang perhatian publik. Di balik rutinitas pesta dan kemegahan yang mereka tampilkan, ternyata tersembunyi aksi penggelapan dana bank dalam jumlah besar. A.M. Sonneveld dikenal sebagai pria kaya raya.

Setelah mengakhiri kariernya sebagai perwira KNIL dan menetap di Batavia, ia menjalani hidup serba berkecukupan. Bersama sang istri, ia rutin menghabiskan malam di Societeit Harmoni, tempat berkumpulnya kalangan elite kala itu. Keduanya menikmati pesta dan hidangan mahal tanpa pernah terlihat khawatir soal uang.

Tak ada yang curiga. Riwayat karier Sonneveld terbilang mentereng. Ia pernah berdinas di militer Hindia Belanda hingga menerima penghargaan dari Ratu Belanda. Setelah pensiun dini, ia melanjutkan karier sebagai pejabat di Nederlandsch-Indie Escompto Maatschappij, salah satu bank swasta terbesar saat itu, dengan posisi strategis yang mengelola dana nasabah.

Namun semua berubah pada awal September 1913. Sejumlah surat kabar Hindia Belanda mengungkap skandal besar di sektor perbankan. Harian Deli Courant edisi 5 September 1913 melaporkan bahwa seorang pegawai bank berusia 45 tahun terbukti mencuri uang nasabah sebesar 122 ribu gulden dan sosok itu adalah Sonneveld.

Kasus ini terbongkar setelah pihak bank melakukan investigasi internal terkait transaksi mencurigakan. Dari hasil penyelidikan, ditemukan adanya manipulasi yang dilakukan Sonneveld terhadap dana nasabah.

“Terbukti melakukan ‘permainan kotor’ dalam pengelolaan uang nasabah,” tulis laporan Deli Courant.

Nilai 122 ribu gulden pada masa itu setara dengan 73 kilogram emas, dengan harga sekitar 1,67 gulden per gram. Jika dikonversikan ke harga emas saat ini, total kerugian tersebut mencapai sekitar Rp194 miliar.

Mengetahui aksinya mulai terendus, Sonneveld tak menunggu lama. Ia dan istrinya langsung melarikan diri sebelum ditetapkan sebagai tersangka. Polisi Hindia Belanda pun menetapkan keduanya sebagai buronan dan menyebarkan ciri-ciri fisik mereka ke berbagai wilayah.

Harian de Sumatra Post (6 September 1913) merinci deskripsi Sonneveld, mulai dari warna kulit, bekas luka di wajah dan lutut, hingga usianya.

Pelarian pasangan ini sempat terlacak menuju Bandung menggunakan kereta dari Meester Cornelis (kini Jatinegara). “Polisi mendeteksi dia menyewa mobil dari Meester Cornelis dan pergi ke hotel di Bandung,” tulis Deli Courant

Dari Bandung, keduanya melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Dalam perjalanan, Sonneveld sempat bertemu kenalan dan mengaku hendak ke Hong Kong untuk studi banding ke cabang bank. Namun, pengakuan itu justru memicu kecurigaan.

Informasi tersebut segera dilaporkan ke polisi. Aparat Hindia Belanda pun bergerak cepat dengan menghubungi otoritas di Hong Kong.

Pelarian pun berakhir tak lama setelah pasangan itu tiba di sana. Sonneveld dan istrinya langsung ditangkap dan diekstradisi kembali ke Hindia Belanda. Polisi juga menyita sisa uang hasil pencurian yang masih mereka bawa.

Di persidangan, Sonneveld mengakui perbuatannya. Ia menyebut aksi pencurian dilakukan demi membiayai gaya hidup mewah yang selama ini dijalani.

Sang istri pun tak lepas dari jerat hukum karena diketahui membantu menutupi kejahatan tersebut. Pengadilan akhirnya menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara kepada Sonneveld, sementara istrinya dihukum 3 bulan kurungan.

Kasus ini kemudian tercatat sebagai salah satu skandal pencurian terbesar di Hindia Belanda pada era 1910-an dan menjadi sebuah pengingat bahwa kemewahan yang terlihat di permukaan tak selalu mencerminkan sumber kekayaan yang sah.

(fab/fab)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pengusaha Mall Pilih Ekspansi ke Luar Jawa Saat Ekonom Sulit

Pengusaha Mall Pilih Ekspansi ke Luar Jawa Saat Ekonom Sulit

June 16, 2026
Prospek Cuan Investasi Bursa Berjangka Saat AS-Iran Berdamai

Prospek Cuan Investasi Bursa Berjangka Saat AS-Iran Berdamai

June 16, 2026
Viral Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax, Ini Penjelasan Pertamina

Viral Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax, Ini Penjelasan Pertamina

June 16, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .