• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pembeli Hilang Misterius, Surga Batu Akik Kini Sunyi-Sepi

Pembeli Hilang Misterius, Surga Batu Akik Kini Sunyi-Sepi

July 8, 2026
Wujudkan Indonesia Emas 2045, MMIX Perkuat Layanan Kesehatan

Wujudkan Indonesia Emas 2045, MMIX Perkuat Layanan Kesehatan

July 8, 2026
Eks PM Thailand Thaksin Sinawarta Sowan Malam-Malam ke Prabowo

Eks PM Thailand Thaksin Sinawarta Sowan Malam-Malam ke Prabowo

July 8, 2026
Pemerintah RI Target Dana Investor Masuk PFII Bisa Mencapai Rp 500 T

Pemerintah RI Target Dana Investor Masuk PFII Bisa Mencapai Rp 500 T

July 8, 2026
Ramai Media Asing Sorot Kebakaran TPA Jatiwaringin

Ramai Media Asing Sorot Kebakaran TPA Jatiwaringin

July 8, 2026
Pemerintah Pastikan Rezim Pajak di PFII Akan Sesuai Standar Global

Pemerintah Pastikan Rezim Pajak di PFII Akan Sesuai Standar Global

July 8, 2026
Pelaku Pengeboman Surga Orang Kaya Tewas Ditembak di Kepala

Pelaku Pengeboman Surga Orang Kaya Tewas Ditembak di Kepala

July 8, 2026
Trump Ngamuk ke Raksasa NATO, Hubungan Dagang Diputus Total

Trump Ngamuk ke Raksasa NATO, Hubungan Dagang Diputus Total

July 8, 2026
Sukses Tekan Cost of Fund, CASA BRI Tembus Rp1.058,6 T

Sukses Tekan Cost of Fund, CASA BRI Tembus Rp1.058,6 T

July 8, 2026
Brimob Bersenjata Lengkap Jaga Ketat Kafe di Cipete Saat Penggeledahan

Brimob Bersenjata Lengkap Jaga Ketat Kafe di Cipete Saat Penggeledahan

July 8, 2026
Naik 90,3%, PalmCo Bukukan Laba Bersih Rp7,08 T

Naik 90,3%, PalmCo Bukukan Laba Bersih Rp7,08 T

July 8, 2026
Perkuat Integritas Pasar, BEI Review Papan Pemantauan Khusus

Perkuat Integritas Pasar, BEI Review Papan Pemantauan Khusus

July 8, 2026
Anak Buah Purbaya Ungkap Modal Awal PFII Bakal Tak Pakai APBN

Anak Buah Purbaya Ungkap Modal Awal PFII Bakal Tak Pakai APBN

July 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 8, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Pembeli Hilang Misterius, Surga Batu Akik Kini Sunyi-Sepi

56 minutes ago
in Market
Pembeli Hilang Misterius, Surga Batu Akik Kini Sunyi-Sepi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Cincin berhiaskan batu warna-warni masih memenuhi etalase pedagang di kawasan Pasar Batu Akik Rawa Bening atau dikenal sebagai Jakarta Gems Center (JGC), Jatinegara. Sayangnya, di balik barisan cincin batu akik eksotik yang terpajang rapi, para pedagang mengaku kesusahan menjual barangnya.

CNBC Indonesia berkesempatan mendatangi lokasi para pedagang itu pada Rabu (8/9/2026). Suasana di pasar itu memang terlihat ramai dilalui oleh orang-orang. Tapi, para pengunjung yang membeli batu akik tergolong tidak banyak.

“Begitulah yang kelihatannya ramai ya. Tapi yang belanja sedikit dan tertentu saja, yang mana rezekinya dikasih sama yang di atas,” ujar Pedagang Batu Akik, Sandi Shadewo saat ditemui CNBC Indonesia.

Sandi Shadewo bilang, kondisi bisnis para pedagang batu akik saat ini jelas berbeda bila dibandingkan saat booming sekitar 10 tahun lalu. Kala itu, sejumlah pedagang batu akik bisa meraup omzet hingga puluhan juta rupiah. Namun, sekarang mereka hanya bisa berharap setiap hari tetap ada transaksi pembelian.

Sandi mengaku dirinya bersyukur jika ada dua sampai tiga buah cincin batu akik yang terjual. Harga cincin tersebut dibanderol sekitar Rp 100 ribu sampai dengan di atas Rp 1 jutaan.

“Paling saya dapat 2-3 biji sudah cukup saya. Kadang ada yang Rp 200 ribu, ada yang Rp 100 ribu. Kadang juga ada yang Rp 300 ribu, ya kalau memang rezeki lagi hoki dapat sejuta lebih, Rp 1,3 juta,” ungkapnya.

Menurutnya, pelemahan daya beli yang terjadi di masyarakat sangat mempengaruhi pasar batu akik. Sebab, ketidakpastian global ikut memengaruhi pengeluaran seseorang untuk berbelanja kebutuhan hobi.

Melihat kondisi itu, ia pun ingin ada bantuan dari pemerintah melalui Kementerian Pariwisata untuk mengenalkan warisan budaya ini kepada para wisatawan lokal maupun mancanegara. Upaya ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan pendapatan pengrajin batu akik di Pasar Rawa Bening.

Beralih ke pedagang lainnya, yakni Adi, mengaku sudah membuka usaha batu akik sejak pandemi Covid-19. Namun, tetap saja tren penjualannya tidak menentu.

Dia mengakui, kondisi ekonomi yang masih menantang berkaitan erat dengan nasib batu akik yang diperdagangkannya. Hal ini tercermin dari sulitnya batu akik tersebut terjual secara optimal pada 2026. Padahal, batu akik yang dijual Adi relatif murah, mulai dari harga Rp 25 ribu sampai dengan Rp 100 ribu.

“Penjualan tahun ini lebih jelek kalau dibandingkan sama tahun lalu,” katanya.

Adi bercerita, saat ini orang-orang paling mengincar cincin batu akik seharga Rp 40 ribu. Dari situ, Adi bisa meraup omzet sekitar Rp 700 ribu atau Rp 1 juta per harinya.

Pada akhirnya, untuk bisa terus melangsungkan bisnisnya, Adi pun dibantu anaknya untuk berjualan di platform online. Di sana, barang dagangan Adi difoto dan langsung ditawarkan kepada para pelanggan dengan beragam model cincin batu akik.

Senada, pengelola kios batu Akik bernama Jeje mengaku penurunan penjualan mulai terasa sejak adanya pandemi Covid-19. Bahkan, saat ini pun belum ada tanda-tanda pemulihan seperti satu dekade lalu.

Bahkan Jeje mengakui, ada kalanya satu sampai dua bulan tidak ada cincin batu akik yang terjual sama sekali. Ia pun menjelaskan, pedagang yang masih bisa mendapatkan omzet harian sebenarnya sudah terbilang untung.

“Kalau masih bisa bilang omzet per hari, itu sudah bagus sekali menurut saya,” ujar dia.

Di tempatnya berjualan, Jeje menawarkan cincin batu akik yang sangat variatif. Ia mengklaim 99% bahan batunya berasal dari Indonesia seperti Jawa atau Sumatra. Dalam hal ini, ia membanderol harga cincin batu akik sesuai dengan kualitasnya. Semakin bagus kualitasnya, maka akan semakin mahal pula harganya.

“Harganya sangat variatif ya. Mulai dari yang seratus ribuan sampai mungkin sekarang masih bertahan di puluhan juta. Waktu itu sempat sampai ratusan juta, ada yang menyentuh angka satu miliar,” tandas dia.

(arj/arj)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Wujudkan Indonesia Emas 2045, MMIX Perkuat Layanan Kesehatan

Wujudkan Indonesia Emas 2045, MMIX Perkuat Layanan Kesehatan

July 8, 2026
Eks PM Thailand Thaksin Sinawarta Sowan Malam-Malam ke Prabowo

Eks PM Thailand Thaksin Sinawarta Sowan Malam-Malam ke Prabowo

July 8, 2026
Pemerintah RI Target Dana Investor Masuk PFII Bisa Mencapai Rp 500 T

Pemerintah RI Target Dana Investor Masuk PFII Bisa Mencapai Rp 500 T

July 8, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .