• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Perusahaan Konglomerat RI Caplok Jaringan SPBU di Singapura

Perusahaan Konglomerat RI Caplok Jaringan SPBU di Singapura

October 24, 2025
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

October 15, 2026
Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

October 15, 2026
Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

October 15, 2026
Pasar Saham Kebakaran

Pasar Saham Kebakaran

October 15, 2026
Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Perusahaan Konglomerat RI Caplok Jaringan SPBU di Singapura

12 months ago
in ENTREPRENEUR
Perusahaan Konglomerat RI Caplok Jaringan SPBU di Singapura
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Perusahaan petrokimia asal Indonesia, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengakuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) Esso milik ExxonMobil di Singapura. Pengumuman akuisisi ini disampaikan pada Jumat (24/10/02), meski nilai transaksi tidak diungkapkan kepada publik.

Melansir Channel News Asia, dalam kesepakatan tersebut, Chandra Asri akan mengambil alih hampir 60 SPBU Esso di Singapura, termasuk perjanjian pasokan terkait. Perseroan memastikan seluruh SPBU tersebut akan tetap beroperasi dengan merek Esso, menggunakan pasokan bahan bakar dari ExxonMobil, dan mempertahankan seluruh program loyalitas pelanggan yang telah ada.

“Langkah strategis ini sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan, yang berfokus pada pengembangan infrastruktur energi terintegrasi untuk pasar energi dan solusi mobilitas di Singapura dan Asia Tenggara,” ungkap Chandra Asri dalam keterangan resminya.

Sementara itu, Ketua dan Managing Director ExxonMobil Asia Pacific, Geraldine Chin, mengatakan pihaknya akan memastikan transisi berjalan lancar tanpa gangguan operasi. “Keputusan untuk beralih ke model grosir bermerek sejalan dengan strategi pemasaran kami secara global dan upaya berkelanjutan untuk memperkuat portofolio bisnis,” ujarnya.

Chin menegaskan bahwa penjualan ini tidak akan memengaruhi operasi pabrik manufaktur ExxonMobil di Singapura, yang tetap memasok bahan bakar ke pelanggan komersial di kawasan dan secara global. ExxonMobil akan terus bekerja sama dengan Chandra Asri agar pelanggan tetap dapat menikmati layanan dan manfaat program loyalitas seperti biasa.

Penjualan jaringan SPBU ini mengonfirmasi laporan Reuters pada April lalu yang menyebut ExxonMobil berencana keluar dari bisnis ritel bahan bakar di Singapura.

Perusahaan asal Amerika Serikat itu sebelumnya juga mengumumkan rencana pemangkasan 10%-15% karyawan di Singapura, atau sekitar 500 pekerja dari total 3.500, sebagai bagian dari strategi efisiensi global.

Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan restrukturisasi global ExxonMobil yang akan memangkas sekitar 2.000 karyawan di seluruh dunia, atau 3-4% dari total tenaga kerja. Restrukturisasi ini disebut perlu untuk meningkatkan daya saing di tengah perubahan lanskap energi global yang terus berkembang.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



GOTO Buyback Saham Rp 2,09 Triliun, Ternyata Buat Ini




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .