• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

July 2, 2026
Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

July 2, 2026
KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

July 2, 2026
RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

July 2, 2026
Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

July 2, 2026
Bank Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi, Sinyal Rebutan Dana Sengit

Bank Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi, Sinyal Rebutan Dana Sengit

July 2, 2026
Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

July 2, 2026
IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

July 2, 2026
Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

July 2, 2026
Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

July 2, 2026
BEI Suspensi 37 Saham Pemantauan Khusus, 19 Emiten Aktif Ikut Kena

BEI Suspensi 37 Saham Pemantauan Khusus, 19 Emiten Aktif Ikut Kena

July 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 2, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

7 hours ago
in News
PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) tengah menghadapi tekanan keuangan berat. Produsen udang beku tersebut kini hanya mengoperasikan satu pabrik akibat kekurangan modal kerja, sementara restrukturisasi utang dengan sejumlah kreditur masih berlangsung.

Di tengah kondisi tersebut, PT Bank Permata Tbk (BNLI) menjadi kreditur dengan eksposur terbesar kepada PMMP. Berdasarkan jawaban perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), outstanding kredit PMMP di Bank Permata mencapai US$53,12 juta ditambah fasilitas dalam rupiah sebesar Rp5,49 miliar. Dengan asumsi kurs Rp18.027 per dolar AS, total eksposur Bank Permata mencapai sekitar Rp963 miliar atau nyaris Rp1 triliun. 

Tak hanya Bank Permata, PMMP juga masih memiliki pinjaman kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank SMBC Indonesia Tbk, PT Bank Maspion Indonesia Tbk, serta PT Bank Resona Perdania.

Perseroan menyebut restrukturisasi dengan Bank Permata telah memiliki perjanjian kredit, sementara restrukturisasi dengan kreditur lainnya masih menunggu hasil komite masing-masing bank. 

Sementara itu kondisi operasional PMMP juga menunjukkan tekanan yang tidak ringan. Dalam penjelasannya kepada BEI, manajemen mengungkapkan saat ini hanya satu unit pabrik di Situbondo yang masih beroperasi.

Kendala terbesar perusahaan adalah keterbatasan modal kerja, dengan kebutuhan tambahan modal kerja diperkirakan mencapai US$15 juta agar kegiatan operasional dapat berjalan optimal. 

Efisiensi telah dilakukan melalui pengurangan tenaga kerja. Sejak 2024 hingga saat ini, perusahaan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 37 karyawan staf dan 79 karyawan harian, sementara 82 staf lain mengundurkan diri.

Tekanan tersebut tercermin dalam laporan keuangan perseroan per 30 September 2025. PMMP membukukan rugi bersih US$38,02 juta, membengkak dibanding rugi periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$15,26 juta. Akumulasi defisit pun meningkat menjadi sekitar US$117,24 juta. 

Di sisi neraca, total liabilitas PMMP mencapai sekitar US$257,13 juta, melampaui total aset sebesar US$220,73 juta. Kondisi tersebut membuat perseroan mencatat defisiensi modal (ekuitas negatif) sekitar US$36,40 juta, yang mencerminkan kewajiban perusahaan telah melebihi nilai aset yang dimiliki.

Likuiditas perusahaan juga berada di bawah tekanan. Saldo kas dan bank pada akhir September 2025 hanya sekitar US$188.703, sementara pinjaman bank jangka pendek mencapai US$193,35 juta.

Sebagai upaya memperbaiki kondisi keuangan, PMMP berencana melakukan rights issue serta mengonversi sebagian utang menjadi saham guna mengembalikan struktur permodalan menjadi positif.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Maret 2026 penerima manfaat terakhir PMMP adalah Soesilo Soebardjo. Secara langsung dia menggenggam saham PMMP sebesar 22,41% dan melalui PT Tiga Makin Jaya 34,7%.

Selain itu PT Harapan Bangsa Kita tercatat memiliki 7,27%. Harapan Bangsa Kita atau dikenal dengan GK Hebat merupakan perusahaan milik Kaesang Pangarep. 

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

July 2, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .