• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pria Ini Cuan Banyak dari Bisnis, Modalnya Sayang Istri

Pria Ini Cuan Banyak dari Bisnis, Modalnya Sayang Istri

July 9, 2026
Bursa Ukur Dampak Peringatan Keras S&P DJI, Outflow Triliunan?

Bursa Ukur Dampak Peringatan Keras S&P DJI, Outflow Triliunan?

July 9, 2026
Anak Buah Trump Tembak Mati Imigran yang Cari Kerja, FBI Turun Tangan

Anak Buah Trump Tembak Mati Imigran yang Cari Kerja, FBI Turun Tangan

July 9, 2026
Musim Kemarau Datang, Produksi Garam 2026 Bisa Naik 450%

Musim Kemarau Datang, Produksi Garam 2026 Bisa Naik 450%

July 9, 2026
Terbaru! RI Berhasil Produksi Gas 100 Juta Kaki Kubik, Ini Pemiliknya

Terbaru! RI Berhasil Produksi Gas 100 Juta Kaki Kubik, Ini Pemiliknya

July 9, 2026
Amran Punya Jurus Baru Bikin Pendapatan Petani Tembus Rp 16 Juta/Bulan

Amran Punya Jurus Baru Bikin Pendapatan Petani Tembus Rp 16 Juta/Bulan

July 9, 2026
BEI Siapkan Ketentuan Papan Pemantauan Khusus

BEI Siapkan Ketentuan Papan Pemantauan Khusus

July 9, 2026
Harga Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat LUCY dan NEST

Harga Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat LUCY dan NEST

July 9, 2026
AS Gempur Iran Lagi, Harga Minyak Dunia Sentuh Level Tertinggi 2 Pekan

AS Gempur Iran Lagi, Harga Minyak Dunia Sentuh Level Tertinggi 2 Pekan

July 9, 2026
Investasi Saham VS Kripto Mana Lebih Untung? Ini Kata Pakar

Investasi Saham VS Kripto Mana Lebih Untung? Ini Kata Pakar

July 9, 2026
Trading Emas Diramal Bakal Melesat 10 Tahun Ke Depan, Ini Alasannya

Trading Emas Diramal Bakal Melesat 10 Tahun Ke Depan, Ini Alasannya

July 9, 2026
Resmi Melantai di BEI, Saham Grup Prodia (PRDL) Meroket 35%

Resmi Melantai di BEI, Saham Grup Prodia (PRDL) Meroket 35%

July 9, 2026
Pertamina & Boeing Jajaki Pengembangan Bahan Bakar Berkelanjutan SAF

Pertamina & Boeing Jajaki Pengembangan Bahan Bakar Berkelanjutan SAF

July 9, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 9, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pria Ini Cuan Banyak dari Bisnis, Modalnya Sayang Istri

53 minutes ago
in Lifestyle
Pria Ini Cuan Banyak dari Bisnis, Modalnya Sayang Istri
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Menjadi sukses dan kaya raya tentu menjadi impian sebagian besar orang. Namun siapa sangka, rasa sayang pada istri justru membuat seorang suami menjadi pengusaha ternama dan pencetak sejarah dari bisnis paling terkenal di Indonesia, yakni tahu Sumedang.

Tahu Sumedang merupakan makanan tradisional yang berbahan dasar kedelai. Makanan ini mudah ditemukan di hampir banyak kota dan tak banyak orang tahu kisahnya yang bermula dari sikap cinta seorang suami.

Ceritanya bermula ke tahun 1900-an. Kala itu, Sumedang kedatangan dua orang imigran asal China untuk berdagang. Keduanya adalah pasangan bernama Ong Ki No dan istri. ak diketahui pasti apa yang keduanya jual. Namun, di suatu waktu, istri Ong rindu makanan China.

Dia sangat menyukai tao-fu (kini disebut tahu). Tetapi tidak bisa menyantapnya karena tidak ada kacang kedelai di Sumedang.

“Karena perasaan sayangnya kepada sang istri, Ong Ki No rela pergi berkeliling mencari kadang kedelai di wilayah yang masih asing untuknya,” tulis peneliti BRIN M. Luthfi Khair A. dan Rusydan Fath, dalam Tahu Sejarah Tahu Sumedang (2021).

Kedelai tentu bukan tanaman khas di Jawa Barat. Mencarinya pun dipastikan sulit. Namun, setelah sekian lama, Ong menemukan kebun kacang kedelai di wilayah Conggeang. Dia pun segera mengolahnya dan jadilah tahu pertama di Sumedang. Tahu tersebut berjenis tahu putih yang direbus. Istri Ong menyukai dan selalu lahap menyantap tahu buatan Ong.

Alhasil, saking cinta kepada istri, Ong hampir memasak tahu setiap hari sebagai santapan utama. Ong juga kadang membagikan tahu buatannya secara gratis ke sesama etnis China atau tetangga di hari raya. Tak jarang juga dia menjual tahu tersebut di lapak jualannya.

Akan tetapi, Ong harus menerima kenyataan ternyata tak semua orang menyukai tahu buatannya. Apalagi ketika dijual. Sebab lidah mayoritas orang Sumedang tidak bisa menerima tahu buatan Ong. Singkat cerita, akibat penurunan omzet, Ong dan istri memilih pulang kampung ke China di tahun 1917.

Di tahun yang sama, datang anak Ong, Ong Bung Keng, ke Sumedang untuk meneruskan bisnis ayahnya.

“Kegagalan orang tuanya dalam menjual tahu membuat Ong Bung Keng berpikir tentang apa yang harus dia lakukan agar tahu tersebut lebih menarik,” ungkap buku tersebut.

Hingga akhirnya dia punya ide agar menggoreng tahu putih tersebut. Hasilnya ternyata membuat tahu bertekstur garing, ada rongga dan lebih gurih dibanding direbus.

Selain itu, saat digoreng, muncul aroma tahu yang wangi sekali. Aroma inilah yang kemudian berhasil menarik perhatian banyak orang. Satu per satu mencicipinya dan tahu goreng itu banyak disukai orang. Namun, Ong Bung Keng belum berniat menjualnya.

Sampai akhirnya di tahun 1928, Bupati Sumedang Pangeran Soeriaatmadja, tak sengaja berjumpa Ong di tengah perjalanan. Dia berhenti karena teralihkan oleh aroma menusuk hidung yang sangat wangi. Rupanya itu tahu goreng buatan Ong.

Dia pun segera mencicipi dan langsung meminta Ong menjual tahu goreng itu karena pasti bakal laku. Sejak itulah, tahu goreng dijual pertama kali di Sumedang dan menjadi kudapan populer hingga sekaran. Harganya sekitar 1,5 sen. Dan seketika, tahu buatan Ong laris-manis. Praktis ekonomi keluarganya pun berubah menjadi lebih makmur.

Kesuksesan ini tentu bermula dari generasi pertama keluarga Ong, yakni ayahanya Ong Bung Keng bernama Ong Ki No, yang mendapat ide bisnis berkat menyayangi istri.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bursa Ukur Dampak Peringatan Keras S&P DJI, Outflow Triliunan?

Bursa Ukur Dampak Peringatan Keras S&P DJI, Outflow Triliunan?

July 9, 2026
Anak Buah Trump Tembak Mati Imigran yang Cari Kerja, FBI Turun Tangan

Anak Buah Trump Tembak Mati Imigran yang Cari Kerja, FBI Turun Tangan

July 9, 2026
Musim Kemarau Datang, Produksi Garam 2026 Bisa Naik 450%

Musim Kemarau Datang, Produksi Garam 2026 Bisa Naik 450%

July 9, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .