• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Robert Kiyosaki Ungkap 3 Aset Ini Wajib Dimiliki Saat Perang Dunia

Robert Kiyosaki Ungkap 3 Aset Ini Wajib Dimiliki Saat Perang Dunia

April 26, 2026
BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank

April 26, 2026
Sebab Pengusaha Khawatir Investor Alas Kaki Lari ke India Cs

Sebab Pengusaha Khawatir Investor Alas Kaki Lari ke India Cs

April 26, 2026
BYD Ungkap Nasib Nama Merek Denza di RI Usai Kalah di MA

BYD Ungkap Nasib Nama Merek Denza di RI Usai Kalah di MA

April 26, 2026
Saham BBRI Tetap Menarik Dikoleksi, Begini Kata Analis

Saham BBRI Tetap Menarik Dikoleksi, Begini Kata Analis

April 26, 2026
Perang Ancam Daya Beli, Gimana Nasib Bisnis Pembiayaan 2026?

Perang Ancam Daya Beli, Gimana Nasib Bisnis Pembiayaan 2026?

April 26, 2026
Pecahan Rupiah Ini Bakal Tak Laku Lagi, Cek Batas Waktu Penukarannya

Pecahan Rupiah Ini Bakal Tak Laku Lagi, Cek Batas Waktu Penukarannya

April 26, 2026
Bupati Cianjur Jadi Terkaya di Jawa, Tapi Rakyatnya Hidup Menderita

Bupati Cianjur Jadi Terkaya di Jawa, Tapi Rakyatnya Hidup Menderita

April 25, 2026
Daftar 10 Saham Multibagger, Paling Cuan Sejak 1945!

Daftar 10 Saham Multibagger, Paling Cuan Sejak 1945!

April 25, 2026
Febriany Danantara Bicara Transformasi BUMN, Singgung Peran Pemimpin

Febriany Danantara Bicara Transformasi BUMN, Singgung Peran Pemimpin

April 25, 2026
Siasat Bisnis Angkutan Laut & Operasional Migas Hadapi 2026

Siasat Bisnis Angkutan Laut & Operasional Migas Hadapi 2026

April 25, 2026
Saham Intel Berjaya Sejak 1987, Naik hingga 24%

Saham Intel Berjaya Sejak 1987, Naik hingga 24%

April 25, 2026
Bos Kartu Kredit Dukung BI Beri Keringanan Tagihan & Denda

Bos Kartu Kredit Dukung BI Beri Keringanan Tagihan & Denda

April 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, April 26, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Robert Kiyosaki Ungkap 3 Aset Ini Wajib Dimiliki Saat Perang Dunia

9 hours ago
in Lifestyle
Robert Kiyosaki Ungkap 3 Aset Ini Wajib Dimiliki Saat Perang Dunia
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Ketegangan geopolitik global akan berdampak pada ketidakpastian ekonomi. Konflik yang masih terjadi antara Iran dan Israel turun mengancam stabilitas rantai pasok kebutuhan dasar.

Pada masa krisis atau ketidakpastian ekonomi, sebaiknya perlu menyiapkan strategi keuangan yang tepat. Ternyata ada tiga aset penting yang bisa menjadi pegangan dalam menghadapi ‘kiamat’ finansial.

Investor terkenal sekaligus penulis buku keuangan terlaris Rich Dad Poor Dad yakni Robert Kiyosaki, memperingatkan akan segera terjadi keruntuhan pasar dan kemungkinan depresi hebat berikutnya.

Kiyosaki menekankan bahwa membeli emas, perak, dan Bitcoin (BTC) adalah pertahanan terbaik terhadap potensi keruntuhan.

Ia menunjuk pada apa yang dia sebut sebagai “3 antek” yakni yang menjalankan Gedung Putih (Presiden AS), Departemen Keuangan AS, dan Federal Reserve sebagai indikator krisis yang akan datang.

“[Karena] Gedung Putih, Departemen Keuangan AS, dan Fed, kemungkinan depresi hebat berikutnya [terjadi]. Mungkin perang. Bagi jutaan orang, masa-masa sulit akan segera tiba,” kata dia.

“Bagi mereka yang memiliki pola pikir yang benar dan siap, Depresi Hebat berikutnya akan menjadi saat terbaik dalam hidup mereka. Mohon bersiap. Jaga diri kamu. Beli emas, perak, Bitcoin,” tambah Kiyosaki.

Pasar aset kripto menunjukkan pergerakan menguat pada pekan ketiga April 2026. Berlanjutnya ketidakpastian geopolitik menyusul belum tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran memberikan pengaruh pada aliran dana jangka pendek ke aset digital.

Kondisi ini membawa harga Bitcoin (BTC) bertahan di atas kisaran USUS$75.000. Meski demikian, pergerakan harga ini perlu dievaluasi secara terukur dengan mempertimbangkan indikator makroekonomi global secara keseluruhan.

Sedangkan harga emas, juga masih menjadi instrumen investasi primadona sebagai aset lindung nilai. Hal itu tecermin dari emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. atau yang dikenal dengan emas Antam Logam Mulia.

Melansir data dari situs resmi PT Antam, logammulia.com pukul 08.30 WIB, di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung Jakarta, harga emas satuan, 1 gram pada perdagangan 25 April 2026 dibanderol Rp2.825.000 per batang.

Harga tersebut naik Rp20.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di Rp2.805.000 per batang.

Merujuk Refinitiv, harga emas dunia ditutup di posisi US$4.708,6 per troy ons atau menguat 0,34% pada perdagangan Jumat (24/4/2026). Penguatan ini membalikkan pelemahan pada perdagangan sebelumnya, ketika emas terkoreksi 0,95% ke level US$4.692 per troy ons.

Begitu juga dengam harga perak yang sempat melonjak pada Selasa, 14 April 2026. Harga logam tersebut melonjak tajam secara harian menyentuh level US$ 79,53.

Lonjakan agresif ini merefleksikan reaksi analitis pelaku pasar yang mulai memproyeksikan retaknya negosiasi diplomasi Amerika Serikat dan Iran, sehingga memicu rotasi arus modal secara cepat menuju instrumen pelindung nilai (safe-haven).

Tren akumulasi tersebut terus dipertahankan oleh pasar, meskipun sempat terjadi koreksi teknikal ringan yang menahan harga di kisaran US$ 78,40 hingga US$ 79,05 pada hari-hari berikutnya.

Menjelang akhir pekan perdagangan, sentimen fundamental memburuk setelah adanya konfirmasi pembatalan potensi kesepakatan gencatan senjata. Kondisi ini memaksa investor melakukan aksi lindung nilai maksimal, mendorong harga perak pada penutupan Jumat, 17 April, menembus level psikologis penting dan berakhir di posisi puncak mingguan pada angka US$ 80,78.

Di tengah eskalasi geopolitik dan kebijakan proteksionis AS, arus modal raksasa sedang mengalir deras keluar dari instrumen spekulatif menuju aset riil yang didigitalisasi untuk mencari keamanan sejati.

Dia menyarankan bahwa satu-satunya metode untuk melindungi diri sendiri dan orang-orang terkasih adalah dengan bekerja dengan rajin, membelanjakan uang dengan bijaksana, dan berinvestasi pada aset seperti emas, perak, dan Bitcoin.

Selain itu, Kiyosaki juga merupakan kritikus yang lantang terhadap kebijaksanaan keuangan konvensional dan pendukung pendidikan keuangan untuk mencapai kekayaan dan kesuksesan.

Peringatan dan nasihat terbarunya dalam menghadapi potensi tantangan Depresi Hebat serupa dengan pandangan sebelumnya mengenai intelijen finansial dan investasi strategis, di mana ia mengadvokasi tiga kelas aset.

Memang benar, Kiyosaki telah memperingatkan agar tidak mengumpulkan produk investasi tradisional, yang menurutnya merupakan aset yang dianggapnya tidak berharga. Hal ini mencakup uang kertas, saham, obligasi, reksa dana, dan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF).

Ia menyatakan bahwa investasi inilah yang sering dilakukan oleh masyarakat miskin dan kelas menengah, yang bekerja dengan tekun pada pekerjaan yang memberikan penghasilan “palsu” yang dapat dikenai pajak, dan menjanjikan gaji yang konsisten, namun tidak memberikan jaminan kerja.

(pgr/pgr)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Australian Soon-to-Be Property Billionaire Jamie McIntyre Eyes Bold Expansion in Indonesia with Planned Mini-Cities

Australian Soon-to-Be Property Billionaire Jamie McIntyre Eyes Bold Expansion in Indonesia with Planned Mini-Cities

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank

April 26, 2026
Sebab Pengusaha Khawatir Investor Alas Kaki Lari ke India Cs

Sebab Pengusaha Khawatir Investor Alas Kaki Lari ke India Cs

April 26, 2026
BYD Ungkap Nasib Nama Merek Denza di RI Usai Kalah di MA

BYD Ungkap Nasib Nama Merek Denza di RI Usai Kalah di MA

April 26, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .