• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Balik Melemah 0,31%, Dolar AS Parkir di Level Rp17.640

Rupiah Balik Melemah 0,31%, Dolar AS Parkir di Level Rp17.640

September 14, 2026
Video: Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan RI

Video: Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan RI

September 14, 2026
Saham-saham Bank Jumbo Kompak Menguat Tersengat Kabar Reshuffle

Saham-saham Bank Jumbo Kompak Menguat Tersengat Kabar Reshuffle

September 14, 2026
4 Sosok Ini Tajir Gegara Warisan, Martua Sitorus-Mochtar Riady Lewat

4 Sosok Ini Tajir Gegara Warisan, Martua Sitorus-Mochtar Riady Lewat

September 14, 2026
Video: Sektor Pilihan Saat Harga Minyak Naik – Suku Bunga Diramal Naik

Video: Sektor Pilihan Saat Harga Minyak Naik – Suku Bunga Diramal Naik

September 14, 2026
Ada Reshuffle Kabinet, IHSG Mantul & Pangkas Koreksi

Ada Reshuffle Kabinet, IHSG Mantul & Pangkas Koreksi

September 14, 2026
BSI (BRIS) Siapkan 2.000 Aset Lelang dengan Harga Kompetitif

BSI (BRIS) Siapkan 2.000 Aset Lelang dengan Harga Kompetitif

September 14, 2026
Video: Bunga The Fed Diramal Naik

Video: Bunga The Fed Diramal Naik

September 14, 2026
Menteri KKP Apresiasi Peran Strategis BTN di Ekosistem Perumahan

Menteri KKP Apresiasi Peran Strategis BTN di Ekosistem Perumahan

September 14, 2026
Bantu Pemda, Purbaya Siapkan Skema BPD Financing

Bantu Pemda, Purbaya Siapkan Skema BPD Financing

September 14, 2026
Direksi & Komisaris Kompak Tinggalkan Emiten Rp1 Ini

Direksi & Komisaris Kompak Tinggalkan Emiten Rp1 Ini

September 14, 2026
Breaking News! IHSG Anjlok 2% di Awal Sesi 2

Breaking News! IHSG Anjlok 2% di Awal Sesi 2

September 14, 2026
Belum Penuhi Ketentuan Free Float, KLBF Buka Opsi delisting EPMT

Belum Penuhi Ketentuan Free Float, KLBF Buka Opsi delisting EPMT

September 14, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 14, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Balik Melemah 0,31%, Dolar AS Parkir di Level Rp17.640

1 hour ago
in Lifestyle
Rupiah Balik Melemah 0,31%, Dolar AS Parkir di Level Rp17.640
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berbalik melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), di tengah pergerakan indeks dolar AS yang kian perkasa. 

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,31% ke posisi Rp17.640/US$ pada perdagangan Senin (14/9/2026). Pelemahan ini melanjutkan tekanan rupiah setelah pada perdagangan Jumat (11/9/2026) juga mengakhiri perdagangan dengan terkoreksi 0,31% ke level Rp17.585/US$.

Padahal, rupiah sempat membuka perdagangan pagi tadi di zona hijau. Pada pembukaan perdagangan, rupiah menguat 0,14% ke posisi Rp17.560/US$.

Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama. Tekanan dolar AS yang kembali meningkat di pasar global membuat rupiah berbalik arah dan menutup perdagangan di zona merah.

Pergerakan rupiah hari ini masih dibebani oleh penguatan dolar AS. Indeks dolar AS atau DXY pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,33% ke posisi 99,451.


Dolar AS kembali mendapatkan pijakan menjelang pekan penting kebijakan moneter global. Pasar kini menanti keputusan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada Kamis (17/9/2026) dini hari waktu Indonesia, serta keputusan Bank of Japan (BOJ) pada Jumat.

Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed kembali meningkat setelah data inflasi konsumen AS pada Jumat menunjukkan harga kembali meningkat pada Agustus. Berdasarkan CME FedWatch, pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pekan ini mencapai 86%.

Penguatan dolar AS juga ditopang oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Yield Treasury AS tenor 2 tahun, yang sensitif terhadap ekspektasi suku bunga The Fed, berada di sekitar 4,61% setelah naik 26 basis poin pada pekan lalu.

Selain suku bunga, pasar juga masih dibayangi lonjakan harga minyak. Harga minyak Brent naik 2% ke US$106,7 per barel setelah serangan baru Houthi ke Arab Saudi dan serangan Iran terhadap kapal-kapal di Teluk memperbesar kekhawatiran gangguan pasokan energi.

Kenaikan harga minyak membuat risiko inflasi global kembali mencuat. Kondisi ini semakin memperkuat pandangan bahwa bank sentral utama dunia masih memiliki alasan untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat.

Tekanan terhadap rupiah juga sempat disinggung Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. Ia mengatakan rupiah sebenarnya sempat bergerak lebih kuat dalam beberapa hari terakhir, bahkan nyaris menyentuh area Rp17.400/US$.

“Sebenarnya beberapa hari lalu, kita sudah di Rp17.500-an dan bahkan hampir menyentuh Rp17.400-an. Namun demikian, gejolak global memburuk, karena perang Iran-AS makin meningkat, kita (rupiah) agak tertekan dalam 2 hari terakhir. Tetapi alhamdulillah masih di level Rp17.600-an,” ujar Destry dalam rapat kerja dengan DPD RI, Senin (14/9/2026).

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa tekanan rupiah lebih banyak datang dari faktor global. Eskalasi konflik Timur Tengah, kenaikan harga minyak, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, serta penguatan dolar AS menjadi kombinasi sentimen yang menahan ruang penguatan rupiah.

Dengan penutupan hari ini, rupiah kembali berada di area Rp17.600/US$. Pasar akan mencermati keputusan The Fed pekan ini untuk melihat apakah tekanan terhadap dolar AS dan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, akan berlanjut atau mulai mereda.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan RI

Video: Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan RI

September 14, 2026
Saham-saham Bank Jumbo Kompak Menguat Tersengat Kabar Reshuffle

Saham-saham Bank Jumbo Kompak Menguat Tersengat Kabar Reshuffle

September 14, 2026
4 Sosok Ini Tajir Gegara Warisan, Martua Sitorus-Mochtar Riady Lewat

4 Sosok Ini Tajir Gegara Warisan, Martua Sitorus-Mochtar Riady Lewat

September 14, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .