• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.590

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.590

October 22, 2025
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

September 15, 2026
RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

September 15, 2026
Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

September 15, 2026
IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

September 15, 2026
Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US6 per Barel

Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US$106 per Barel

September 15, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

September 15, 2026
Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

September 15, 2026
Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

September 15, 2026
BEI Batal Gelar RUPSLB 15 September 2026, Ini Kata OJK

BEI Batal Gelar RUPSLB 15 September 2026, Ini Kata OJK

September 15, 2026
Asing Ketahuan Lepas Saham Ini Saat Reshuffle Menteri Keuangan

Asing Ketahuan Lepas Saham Ini Saat Reshuffle Menteri Keuangan

September 15, 2026
BYAN Kasih Pengumuman Penting di Tengah Rumor Akuisisi oleh Haji Isam

BYAN Kasih Pengumuman Penting di Tengah Rumor Akuisisi oleh Haji Isam

September 14, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.590

11 months ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.590
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) jelang pengumuman keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia.

Melansir data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (22/10/2025), rupiah mengalami pelemahn sebesar 0,03% ke posisi Rp16.590/US$. Setelah pada perdagangan sebelumnya, rupiah harus terkoreksi ke level Rp16.585/US$ atau terdepresiasi 0,09%.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB tengah mengalami pelemahan setelah ditutup menguat 0,35% ke level 98,934 pada perdagangan kemarin, Selasa (21/10/2025).


Pergerakan rupiah pada hari ini dipengaruhi oleh sikap pelaku pasar yang tengah menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang berlangsung pada 21-22 Oktober 2025.

Berdasarkan konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia, mayoritas pelaku pasar memperkirakan BI akan kembali menurunkan suku bunga acuannya. Dari 13 lembaga atau institusi yang disurvei, sembilan di antaranya memproyeksikan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) ke level 4,50%.

Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan sikap pro-growth BI dalam beberapa bulan terakhir guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai bahwa BI kemungkinan besar masih memiliki ruang untuk melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter.

“Kami memproyeksikan RDG BI bulan ini cenderung mempertimbangkan untuk kembali memangkas BI Rate sebesar 25 bps ke 4,50%, meskipun ruang untuk jeda masih terbuka bila tekanan pasar keuangan meningkat menjelang keputusan The Fed,” ujar Josua kepada CNBC Indonesia.

Sebagai catatan, sepanjang 2025 BI telah memangkas suku bunga acuannya sebanyak lima kali. Suku bunga dipangkas masing-masing 25 bps pada Januari, Mei, dan Juli, Agustus, dan September, dari level 6,00% di Desember 2024 menjadi 4,75% saat ini.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.570




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

September 15, 2026
RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

September 15, 2026
Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .