• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Perkasa ke Rp16.750

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Perkasa ke Rp16.750

January 7, 2026
Asing Net Buy Rp933 Miliar, Ternyata Gara-Gara Ini

Asing Net Buy Rp933 Miliar, Ternyata Gara-Gara Ini

August 20, 2026
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

August 19, 2026
400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

August 19, 2026
BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

August 19, 2026
Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

August 19, 2026
IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

August 19, 2026
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, August 20, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Perkasa ke Rp16.750

7 months ago
in News
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Perkasa ke Rp16.750
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (7/1/2026).

Melansir data Refinitiv, rupiah dibuka pada posisi Rp16.750/US$ atau terdepresiasi tipis 0,03%. Di penutupan perdagangan sebelumnya, rupiah harus mengakui kekuatan dolar AS dengan pelemahan 0,06% dan bertengger di level Rp16.745/US$.

Sementara itu, per pukul 09.00 WIB indeks dolar AS (DXY) tengah mengalami koreksi tipis 0,04% di level 98,540 setelah di perdagangan kemarin, DXY menguat hingga 0,32% atau naik ke posisi 98,626.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih dipengaruhi oleh sentimen eksternal, khususnya dinamika pergerakan dolar AS di pasar global. Dolar AS tercatat menguat terhadap mayoritas mata uang utama dunia pada perdagangan kemarin, Selasa (7/1/2026).

Investor masih menanti rilis sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang akan memberikan petunjuk lebih lanjut terkait arah kebijakan moneter bank sentral AS.

Ketegangan geopolitik akibat penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, oleh Amerika Serikat pada akhir pekan lalu dinilai hanya berdampak sementara terhadap pasar keuangan global, termasuk pasar mata uang. Risiko eskalasi geopolitik sejauh ini belum memicu pergeseran signifikan ke aset aman.

“Fokus utama pasar adalah bagaimana reaksi awal terhadap kabar Venezuela dan potensi eskalasinya. Namun sejauh ini kami belum melihat sentimen risk-off yang berarti, dan itu cukup menenangkan karena isu tersebut tampaknya diperlakukan secara terisolasi,” ujar Direktur Klarity FX, Amo Sahota dikutip dari Reuters.

Pasar juga masih berada dalam fase penyesuaian setelah periode libur panjang, dengan ketidakpastian yang cukup tinggi terkait kondisi pasar tenaga kerja AS. Investor kini menanti rilis laporan ADP, data job openings, hingga laporan ketenagakerjaan utama yang akan dirilis pada akhir pekan ini.

Di sisi lain, pasar juga mencermati perbedaan pandangan di internal The Federal Reserve (The Fed) terkait arah suku bunga ke depan. Presiden Fed Richmond Tom Barkin menilai kebijakan suku bunga perlu disesuaikan secara hati-hati dengan perkembangan data ekonomi, mengingat risiko terhadap target inflasi dan ketenagakerjaan.

Sementara itu, Gubernur The Fed Stephen Miran menyatakan bank sentral AS perlu memangkas suku bunga secara lebih agresif untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Adapun Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari memperingatkan adanya risiko kenaikan tingkat pengangguran ke depan.

Berdasarkan FedWatch Tool CME Group, pasar masih memproyeksikan sekitar 82% peluang suku bunga The Fed akan ditahan pada pertemuan FOMC berikutnya pada 27-28 Januari mendatang.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Asing Net Buy Rp933 Miliar, Ternyata Gara-Gara Ini

Asing Net Buy Rp933 Miliar, Ternyata Gara-Gara Ini

August 20, 2026
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .