• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Perkasa Pagi ini, Dolar AS Turun ke Rp17.610

Rupiah Dibuka Perkasa Pagi ini, Dolar AS Turun ke Rp17.610

September 4, 2026
Video: Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 Triliun

Video: Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 Triliun

September 4, 2026
Video: Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 Triliun

Video: Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 Triliun

September 4, 2026
Danantara Buka-Bukaan Soal Transformasi Telkom Jadi Strategic Holding

Danantara Buka-Bukaan Soal Transformasi Telkom Jadi Strategic Holding

September 4, 2026
SoalMerger BUMN Karya, Kabar Terbaru dari Manajemen ADHI

SoalMerger BUMN Karya, Kabar Terbaru dari Manajemen ADHI

September 4, 2026
RUPO Disetujui, Waskita Karya Rampungkan Restrukturisasi Utang

RUPO Disetujui, Waskita Karya Rampungkan Restrukturisasi Utang

September 4, 2026
BRI Jaga Kualitas Aset, Pertumbuhan Selektif dan Prinsip Kehati-hatian

BRI Jaga Kualitas Aset, Pertumbuhan Selektif dan Prinsip Kehati-hatian

September 4, 2026
Asing Mulai Masuk, IHSG & Rupiah Akhir Pekan Bisa Tetap Hijau?

Asing Mulai Masuk, IHSG & Rupiah Akhir Pekan Bisa Tetap Hijau?

September 4, 2026
Tukang Becak Menang Undian, Uangnya Bisa Beli 12 Rumah di Pondok Indah

Tukang Becak Menang Undian, Uangnya Bisa Beli 12 Rumah di Pondok Indah

September 4, 2026
Bank Mandiri Mau Bagi Dividen Interim Rp 6,16 Triliun

Bank Mandiri Mau Bagi Dividen Interim Rp 6,16 Triliun

September 4, 2026
IHSG Lanjut Menguat, Dibuka Naik 0,44%

IHSG Lanjut Menguat, Dibuka Naik 0,44%

September 4, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: ASII, AMMN, hingga RATU

Rekomendasi Saham Hari Ini: ASII, AMMN, hingga RATU

September 4, 2026
Emiten Andry Hakim Kena Gugatan Wanprestasi, Manajemen Buka Suara

Emiten Andry Hakim Kena Gugatan Wanprestasi, Manajemen Buka Suara

September 4, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, September 4, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Dibuka Perkasa Pagi ini, Dolar AS Turun ke Rp17.610

3 hours ago
in Market
Rupiah Dibuka Perkasa Pagi ini, Dolar AS Turun ke Rp17.610
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Mata uang Garuda mengawali perdagangan terakhir pekan ini dengan penguatan tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Jumat (4/9/2026), rupiah tercatata mengalami apresiasi hingga 0,23% ke posisi Rp17.610/US$.

Penguatan tersebut melanjutkan kinerja positif pada perdagangan Kamis (3/9/2026), ketika rupiah ditutup melesat 0,54% ke level Rp17.655/US$. Posisi itu menjadi penutupan terkuat rupiah sejak 21 Mei 2026 atau sekitar 15 pekan terakhir.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,07% ke posisi 98,981.

Meski berbalik naik pagi ini, DXY baru saja mengalami pelemahan tajam sebesar 0,69% pada penutupan perdagangan sebelumnya.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih mendapat sentimen positif dari pelemahan dolar AS di pasar global. Penurunan tajam DXY pada perdagangan sebelumnya memberikan ruang lebih besar bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk menguat.

Tekanan terhadap dolar salah satunya datang dari penguatan tajam yen Jepang. Yen melesat lebih dari 2% terhadap dolar AS hingga mencapai posisi 155,47 yen/US$, mendekati level terkuatnya sejak awal Mei.

Penguatan yen dipicu meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ). Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September mencapai 75%.

Ekspektasi tersebut menguat setelah anggota Dewan Kebijakan BOJ Hajime Takata mengatakan bank sentral perlu menaikkan suku bunga secara lebih cepat untuk menghadapi tekanan inflasi. Menguatnya yen ikut membebani DXY karena mata uang Jepang merupakan salah satu mata uang utama dalam indeks dolar AS.

Tekanan terhadap dolar membesar setelah Gubernur The Federal Reserve (The Fed) Christopher Waller membuka peluang suku bunga tetap dipertahankan dalam pertemuan bulan ini.

Waller mengatakan dirinya cenderung mendukung keputusan mempertahankan suku bunga apabila data ekonomi berikutnya menunjukkan tekanan inflasi mulai mereda.

Pernyataan tersebut mendorong pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September. Peluang kenaikan suku bunga turun menjadi 48%, dari 59% sebelum Waller menyampaikan pandangannya.

Menurunnya peluang kenaikan suku bunga membuat aset berdenominasi dolar menjadi relatif kurang menarik. Kondisi tersebut menekan greenback sekaligus memberikan tambahan tenaga bagi rupiah.

Namun, arah dolar berikutnya masih akan ditentukan oleh laporan tenaga kerja AS yang dijadwalkan dirilis pada Jumat waktu setempat.

Ekonom memperkirakan perekonomian AS menciptakan 56.000 lapangan kerja baru pada Agustus, setelah secara mengejutkan kehilangan 23.000 pekerjaan pada Juli.

Data klaim tunjangan pengangguran AS yang dirilis Kamis juga menunjukkan kenaikan tipis pada pekan lalu. Meski demikian, data tersebut belum memperlihatkan perubahan berarti pada kondisi pasar tenaga kerja hingga akhir Agustus.

Laporan tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan dapat semakin mengurangi peluang kenaikan suku bunga The Fed, menekan dolar, dan membuka ruang penguatan lanjutan bagi rupiah.

Sebaliknya, data yang lebih kuat dapat kembali meningkatkan ekspektasi pengetatan moneter dan membatasi laju penguatan mata uang Garuda.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 Triliun

Video: Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 Triliun

September 4, 2026
Video: Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 Triliun

Video: Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 Triliun

September 4, 2026
Danantara Buka-Bukaan Soal Transformasi Telkom Jadi Strategic Holding

Danantara Buka-Bukaan Soal Transformasi Telkom Jadi Strategic Holding

September 4, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .