• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

October 28, 2026
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

October 28, 2026
Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

October 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 28, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

39 minutes ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan tanggapan mengenai pernyataan sejumlah pengamat yang menilai rupiah berisiko tertekan hingga menembus level Rp19.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir 2026.

Menurut Airlangga, pemerintah akan melihat perkembangkan nilai tukar. Namun, dirinya masih optimistis dengan kondisi makroekonomi Indonesia. Hal ini disampaikan Airlangga saat ditemui pewarta di acara KEARNEY 100 YEARS OF IMPACT dengan tema, “Jakarta Towards 500: Shaping the Next Global City Together”, di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

“Ya, kita lihat aja, tapi kita lebih optimistis. Nanti kita lihat, kita optimistis dengan kondisi makroekonomi, ya,” katanya singkat kepada pewarta.

Adapun, banyak analis dan pengamat yang meyakini rupiah akan tertekan hingga menembus Rp19.000/US$ pada November-Desember 2026.

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,17% ke posisi Rp18.175/US$. Posisi tersebut menjadi rekor baru penutupan terlemah rupiah sepanjang masa, melewati rekor sebelumnya di Rp18.170/US$ pada 8 Juni 2026.

Equity Analyst Mega Capital Sekuritas Revo Gilang Firdaus memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.889-Rp18.280/US$ sepanjang pekan ini. Untuk satu bulan ke depan, kisarannya diperkirakan berada di Rp17.724-Rp18.499/US$.

“Proyeksi tersebut mengindikasikan volatilitas rupiah masih tinggi,” kata Revo kepada CNBC Indonesia.

Menurutnya, ketidakpastian terkait MSCI yang berlarut-larut berpotensi memicu tambahan arus modal keluar. Kondisi tersebut dapat membuat tekanan terhadap rupiah bertahan di tengah dolar AS yang masih relatif kuat.

Bank Indonesia (BI) sebelumnya mengungkap sejumlah faktor yang menekan nilai tukar rupiah pada Rabu (28/10/2026). Mulai dari ketidakpastian konflik Timur Tengah yang membuat harga minyak bertahan di atas US$115 per barel, ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS), hingga kekhawatiran investor terhadap potensi penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea mengatakan, tekanan terhadap rupiah tidak terlepas dari memburuknya sentimen pasar keuangan global.

Ketidakpastian penyelesaian konflik Timur Tengah membuat harga minyak dunia tetap tinggi. Kondisi ini dinilai meningkatkan risiko fiskal ke depan, sekaligus mendorong naiknya ekspektasi kenaikan suku bunga AS.

“Pergerakan Rupiah dan mata uang kawasan hari ini masih dipengaruhi ketidakpastian penyelesaian konflik Timur Tengah,” ujar Erwin dalam pernyataan tertulis, Rabu (28/10/2026).

Menurut Erwin, memburuknya sentimen risk-off turut mendorong penguatan dolar AS dan memicu arus keluar dana dari pasar negara berkembang (emerging markets). Tekanan ini berlangsung bersamaan dengan kenaikan imbal hasil atau yield obligasi.

Dalam situasi risk-off, investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko dan beralih ke instrumen yang dinilai lebih aman. Kondisi tersebut dapat meningkatkan permintaan dolar AS dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Tekanan terhadap rupiah juga datang dari dalam negeri. BI menyoroti kekhawatiran pasar terhadap potensi penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh MSCI yang turut menekan aliran dana.

Selain itu, meningkatnya kebutuhan valuta asing (valas) domestik menjelang akhir bulan ikut menambah tekanan terhadap nilai tukar.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .