• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

August 18, 2026
IHSG Melaju di Zona Hijau Tapi Asing Masih Sepi, Kenapa?

IHSG Melaju di Zona Hijau Tapi Asing Masih Sepi, Kenapa?

August 18, 2026
Ngeri! Trump Ancam Bom Oman, Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun

Ngeri! Trump Ancam Bom Oman, Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun

August 18, 2026
Rupiah Masih Melemah di Rp 17.800/USD, BI Rate Bakal Naik Lagi?

Rupiah Masih Melemah di Rp 17.800/USD, BI Rate Bakal Naik Lagi?

August 18, 2026
Tes Calon Gubernur BI Destry Dimulai Minggu Depan

Tes Calon Gubernur BI Destry Dimulai Minggu Depan

August 18, 2026
Prabowo Usulkan M. Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Usulkan M. Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

August 18, 2026
Ada Rumor Mau Akuisisi BYAN, Seluruh Saham Terkait Haji Isam Terbang

Ada Rumor Mau Akuisisi BYAN, Seluruh Saham Terkait Haji Isam Terbang

August 18, 2026
Prabowo Usulkan M. Sardjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Usulkan M. Sardjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

August 18, 2026
BTN Rampungkan Transaksi Akuisisi SMBC Indonesia

BTN Rampungkan Transaksi Akuisisi SMBC Indonesia

August 18, 2026
Bursa Mineral & Komoditas Meluncur 1 Januari 2027, Namanya Icomex?

Bursa Mineral & Komoditas Meluncur 1 Januari 2027, Namanya Icomex?

August 18, 2026
Emiten Hotel (PNSE) Ungkap Dampak Gempa NTT Ke Anak Usaha di Flores

Emiten Hotel (PNSE) Ungkap Dampak Gempa NTT Ke Anak Usaha di Flores

August 18, 2026
IHSG Naik 1,27%, Asing Net Buy Tipis di Sesi 1

IHSG Naik 1,27%, Asing Net Buy Tipis di Sesi 1

August 18, 2026
Saham Naik 294% Dalam Sebulan, MDIA Ternyata Masuk HSC

Saham Naik 294% Dalam Sebulan, MDIA Ternyata Masuk HSC

August 18, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 18, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

1 hour ago
in Lifestyle
Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah menutup perdagangan perdana pekan ini di zona merah, meskipun indeks dolar Amerika Serikat (AS) juga bergerak melemah.

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup terdepresiasi 0,17% ke posisi Rp17.850/US$ pada perdagangan Selasa (18/8/2026).

Tekanan terhadap rupiah membesar dibandingkan posisi pembukaan. Mata uang Garuda dibuka melemah 0,06% di level Rp17.830/US$, kemudian kembali kehilangan 20 poin hingga penutupan.

Pelemahan tersebut sekaligus membalikkan penguatan pada perdagangan Jumat (14/8/2026), ketika rupiah ditutup terapresiasi 0,22% ke posisi Rp17.820/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah tipis 0,01% ke posisi 99,626.


Dolar AS masih mendapat tekanan setelah rangkaian data ekonomi Negeri Paman Sam menunjukkan pelemahan. Penjualan ritel AS turun pada Juli untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan, menyusul hilangnya lapangan kerja dan inflasi yang relatif terkendali.

Data tersebut membuat pelaku pasar kembali mengurangi perkiraan kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) dalam waktu dekat.

Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan September kini diperkirakan hanya sebesar 30,6%, turun tajam dari 52,2% pada pekan sebelumnya. Meski kondisi tersebut menekan dolar AS, rupiah belum mampu memanfaatkannya dan tetap berakhir melemah.

Selain faktor eksternal, pelaku pasar memilih berhati-hati menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang berlangsung pada 18-19 Agustus 2026. Keputusan kebijakan moneter akan diumumkan pada Rabu (19/8/2026).

BI diperkirakan mempertahankan BI Rate di level 5,75% setelah menaikkan suku bunga dengan total 75 basis poin sepanjang April-Juni 2026.

Selain keputusan suku bunga, pasar akan mencermati pandangan BI mengenai stabilitas rupiah, inflasi domestik, likuiditas perbankan, serta prospek pertumbuhan kredit hingga akhir tahun.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Melaju di Zona Hijau Tapi Asing Masih Sepi, Kenapa?

IHSG Melaju di Zona Hijau Tapi Asing Masih Sepi, Kenapa?

August 18, 2026
Ngeri! Trump Ancam Bom Oman, Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun

Ngeri! Trump Ancam Bom Oman, Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun

August 18, 2026
Rupiah Masih Melemah di Rp 17.800/USD, BI Rate Bakal Naik Lagi?

Rupiah Masih Melemah di Rp 17.800/USD, BI Rate Bakal Naik Lagi?

August 18, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .