• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

September 2, 2026
Top! Purbaya hingga Amran Datangi Pelantikan Destry Jadi Gubernur BI

Top! Purbaya hingga Amran Datangi Pelantikan Destry Jadi Gubernur BI

September 2, 2026
Resmi Jadi Gubernur BI! Destry Ucap Sumpah Jabatan di MA

Resmi Jadi Gubernur BI! Destry Ucap Sumpah Jabatan di MA

September 2, 2026
Robert Kiyosaki Ngaku Punya Utang Rp19 Triliun, Buat Apa?

Robert Kiyosaki Ngaku Punya Utang Rp19 Triliun, Buat Apa?

September 2, 2026
Kredit BBRI Ngebut Naik 16,2%, Analis Sebut Target Bisa Dikerek Naik

Kredit BBRI Ngebut Naik 16,2%, Analis Sebut Target Bisa Dikerek Naik

September 2, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

September 2, 2026
Emiten Grup Bakrie Bidik Pendanaan Rp2 Triliun Dari Danantara

Emiten Grup Bakrie Bidik Pendanaan Rp2 Triliun Dari Danantara

September 2, 2026
Kabar Baik dari Kredit Mikro BBRI, Analis Beberkan Buktinya

Kabar Baik dari Kredit Mikro BBRI, Analis Beberkan Buktinya

September 2, 2026
Kinerja BRI Moncer, Pegadaian Sumbang Lebih Dari 20% Laba Bersih

Kinerja BRI Moncer, Pegadaian Sumbang Lebih Dari 20% Laba Bersih

September 2, 2026
Bank di Cianjur Tutup, Total Sudah Ada 13 Bank Ditutup di 2026

Bank di Cianjur Tutup, Total Sudah Ada 13 Bank Ditutup di 2026

September 2, 2026
Bank di Cianjur Tutup, Total Sudah Ada 13 Bank Gulung Tikar di 2026

Bank di Cianjur Tutup, Total Sudah Ada 13 Bank Gulung Tikar di 2026

September 2, 2026
Sesi 1 Asing Net Sell, tapi Saham Bank Masih Jadi Incaran

Sesi 1 Asing Net Sell, tapi Saham Bank Masih Jadi Incaran

September 2, 2026
IHSG Sesi 1 Berakhir di Zona Merah, Turun 0,28% ke 6.581,45

IHSG Sesi 1 Berakhir di Zona Merah, Turun 0,28% ke 6.581,45

September 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 2, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

59 minutes ago
in Lifestyle
Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah menutup perdagangan hari ini dengan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda tertekan seiring berlanjutnya penguatan greenback di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Rabu (2/9/2026), rupiah mesti mengalami pelemahan sebesar 0,31% dan terperosot ke posisi Rp17.750/US$. Rupiah melemah 40 poin dibandingkan penutupan Selasa (1/9/2026) di posisi Rp17.710/US$, 

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah pun cukup konsisten berada di zona pelemahan dengan rentang Rp17.755-Rp17.780/US$. 

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,08% ke posisi 99,759.

Penguatan tersebut melanjutkan kenaikan DXY sebesar 0,25% pada penutupan perdagangan Selasa kemarin.


Tekanan terhadap rupiah datang ketika pelaku pasar kembali memburu dolar AS sebagai aset aman menyusul memanasnya konflik antara AS dan Iran.

AS kembali melancarkan serangan udara terhadap sejumlah target di Iran pada Selasa waktu setempat. Eskalasi tersebut mendorong harga minyak melonjak lebih dari 4%, sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global.

Konflik tersebut juga memicu aksi jual di pasar obligasi global. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun menyentuh posisi tertinggi sejak Januari 2025, sedangkan yield obligasi Jepang tenor yang sama mencapai 3% untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.

Tingginya imbal hasil obligasi AS meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar. Kondisi tersebut membuat ruang penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, semakin terbatas.

Tekanan juga datang dari meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Pelaku pasar kini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada September sebesar 68%, naik dari 35% sebelum pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole.

Warsh sebelumnya mengatakan The Fed masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan apabila inflasi gagal mereda. Pernyataan tersebut memperkuat dugaan bahwa kenaikan suku bunga kembali diperlukan untuk mengendalikan tekanan harga.

Di tengah tekanan global tersebut, Komisi XI DPR RI bersama pemerintah dan Bank Indonesia (BI) telah menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2027 disepakati sebesar Rp17.500/US$.

Angka tersebut berada di dalam rentang proyeksi BI yang memperkirakan rupiah bergerak pada kisaran Rp17.300-Rp17.800/US$ pada 2027.

Selain nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi disepakati sebesar 6%, inflasi 2,5%, suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun 6,9%, serta defisit anggaran 2,4% atau Rp671,2 triliun.

Ketua Komisi XI DPR RI M. Misbakhun mengatakan penetapan asumsi tersebut telah mempertimbangkan kondisi perekonomian global dan domestik serta berbagai peluang dan risiko yang dapat memengaruhi perekonomian nasional.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Top! Purbaya hingga Amran Datangi Pelantikan Destry Jadi Gubernur BI

Top! Purbaya hingga Amran Datangi Pelantikan Destry Jadi Gubernur BI

September 2, 2026
Resmi Jadi Gubernur BI! Destry Ucap Sumpah Jabatan di MA

Resmi Jadi Gubernur BI! Destry Ucap Sumpah Jabatan di MA

September 2, 2026
Robert Kiyosaki Ngaku Punya Utang Rp19 Triliun, Buat Apa?

Robert Kiyosaki Ngaku Punya Utang Rp19 Triliun, Buat Apa?

September 2, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .