• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Melaju Jelang Akhir Pekan, Dolar Turun ke Rp17.885

Rupiah Melaju Jelang Akhir Pekan, Dolar Turun ke Rp17.885

August 7, 2026
Prabowo Mau Perbaiki Buku SD-SMA, Malaysia-Kamboja Jadi Pembanding

Prabowo Mau Perbaiki Buku SD-SMA, Malaysia-Kamboja Jadi Pembanding

August 7, 2026
Prabowo Lagi Perbaiki Buku SD-SMA, Malaysia-Kamboja Jadi Pembanding

Prabowo Lagi Perbaiki Buku SD-SMA, Malaysia-Kamboja Jadi Pembanding

August 7, 2026
Unilever Sabet ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATI

Unilever Sabet ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATI

August 7, 2026
Video: Iran Tuding Trump Lakukan "Diplomasi Teater" – Rupiah Perkasa

Video: Iran Tuding Trump Lakukan "Diplomasi Teater" – Rupiah Perkasa

August 7, 2026
Sentimen Ini Bikin IHSG Akhir Pekan Melesat Tembus Level 6.400

Sentimen Ini Bikin IHSG Akhir Pekan Melesat Tembus Level 6.400

August 7, 2026
Ini Bukti Warga RI Makin Doyan Beli Barang Pakai Pay Later

Ini Bukti Warga RI Makin Doyan Beli Barang Pakai Pay Later

August 7, 2026
Istana Ungkap Sosok Ini Dipertimbangkan Prabowo Jadi Calon Gubernur BI

Istana Ungkap Sosok Ini Dipertimbangkan Prabowo Jadi Calon Gubernur BI

August 7, 2026
IHSG Happy Weekend! Melesat 1% & Tembus Level Psikologis 6.400

IHSG Happy Weekend! Melesat 1% & Tembus Level Psikologis 6.400

August 7, 2026
Bank Kasikorn (BMAS) Galang Rights Issue Jumbo, Duitnya Buat Ini

Bank Kasikorn (BMAS) Galang Rights Issue Jumbo, Duitnya Buat Ini

August 7, 2026
BEI Lelang 11 Saham, Ini Syarat Belinya

BEI Lelang 11 Saham, Ini Syarat Belinya

August 7, 2026
Pilih Calon Gubernur BI, Prabowo Sudah Panggil Banyak Nama ke Istana

Pilih Calon Gubernur BI, Prabowo Sudah Panggil Banyak Nama ke Istana

August 7, 2026
Analisa Kredit Pindar Bisa Pakai AI

Analisa Kredit Pindar Bisa Pakai AI

August 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, August 7, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Melaju Jelang Akhir Pekan, Dolar Turun ke Rp17.885

6 hours ago
in Market
Rupiah Melaju Jelang Akhir Pekan, Dolar Turun ke Rp17.885
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah menutup perdagangan terakhir pekan ini dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda pun mencatatkan penguatan selama tiga hari perdagangan beruntun.

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Jumat (7/8/2026), rupiah terapresiasi 0,14% ke posisi Rp17.885/US$.

Rupiah telah bergerak di zona hijau sejak pembukaan perdagangan. Pada pagi hari, rupiah dibuka menguat tipis 0,03% ke level Rp17.905/US$, kemudian bertambah kuat 20 poin hingga penutupan.

Penguatan hari ini melanjutkan kinerja positif pada dua perdagangan sebelumnya. Pada Kamis (6/8/2026), rupiah ditutup menguat 0,08% ke posisi Rp17.910/US$, setelah melonjak 0,50% pada Rabu.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke posisi 99,965.


Rupiah tetap mampu menguat meski DXY bergerak tipis di zona hijau. Pergerakan mata uang Garuda hari ini turut diwarnai oleh pengumuman cadangan devisa Indonesia periode Juli 2026.

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 mencapai US$145,3 miliar. Jumlah tersebut turun tipis sebesar US$300 juta dibandingkan posisi akhir Juni 2026 yang mencapai US$145,6 miliar.

Perkembangan cadangan devisa dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond pemerintah. Pada saat bersamaan, pemerintah melakukan pembayaran utang luar negeri dan BI menjalankan kebijakan stabilisasi rupiah di tengah kembali meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Jumlahnya juga masih jauh di atas standar kecukupan internasional yang berada di kisaran tiga bulan impor.

“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Jumat (7/8/2026).

Meski turun tipis, cadangan devisa yang masih memadai dapat menjaga kepercayaan terhadap ketahanan eksternal Indonesia. Posisi tersebut juga memberikan ruang bagi BI untuk melanjutkan stabilisasi nilai tukar apabila volatilitas pasar keuangan global kembali meningkat.

Dari eksternal, pelaku pasar masih menantikan laporan ketenagakerjaan AS periode Juli.

Data tersebut akan menjadi petunjuk berikutnya bagi pasar dalam memperkirakan arah suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), sekaligus menentukan pergerakan dolar AS.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prabowo Mau Perbaiki Buku SD-SMA, Malaysia-Kamboja Jadi Pembanding

Prabowo Mau Perbaiki Buku SD-SMA, Malaysia-Kamboja Jadi Pembanding

August 7, 2026
Prabowo Lagi Perbaiki Buku SD-SMA, Malaysia-Kamboja Jadi Pembanding

Prabowo Lagi Perbaiki Buku SD-SMA, Malaysia-Kamboja Jadi Pembanding

August 7, 2026
Unilever Sabet ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATI

Unilever Sabet ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATI

August 7, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .