• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Dolar AS Kini Tembus Rp17.490

Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Dolar AS Kini Tembus Rp17.490

May 12, 2026
Merek Mobil Terkenal Malah Rugi Genjot Mobil Listrik, Berdarah-darah

Merek Mobil Terkenal Malah Rugi Genjot Mobil Listrik, Berdarah-darah

May 15, 2026
Marc Jacobs Jadi Saudara Vera Wang Setelah Pisah dari Louis Vuitton

Marc Jacobs Jadi Saudara Vera Wang Setelah Pisah dari Louis Vuitton

May 15, 2026
IHSG Tumbang, Benarkah Investasi Tas Hermes Lebih Cuan?

IHSG Tumbang, Benarkah Investasi Tas Hermes Lebih Cuan?

May 15, 2026
Rahasia Habibie Menjinakkan Dolar dari Rp16.000 ke Rp6.550

Rahasia Habibie Menjinakkan Dolar dari Rp16.000 ke Rp6.550

May 15, 2026
Penjaga Warung Kelontong di Petojo Kini Kaya Raya Punya 23.000 Toko

Penjaga Warung Kelontong di Petojo Kini Kaya Raya Punya 23.000 Toko

May 15, 2026
Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Menolak Jual Nama Besar Orang Tua

Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Menolak Jual Nama Besar Orang Tua

May 15, 2026
Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS & Eropa Saat Perang

Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS & Eropa Saat Perang

May 15, 2026
Geger Harta Karun 30.000 Ton Emas di Banten ‘Dirampok’ Asing

Geger Harta Karun 30.000 Ton Emas di Banten ‘Dirampok’ Asing

May 15, 2026
Petani Jawa Temukan Emas ‘Harta Karun’ 16 Kg, Ini Ceritanya

Petani Jawa Temukan Emas ‘Harta Karun’ 16 Kg, Ini Ceritanya

May 15, 2026
Cuan Besar! Setelah Wall Street, Bursa Korsel Tembus Rekor 8.000

Cuan Besar! Setelah Wall Street, Bursa Korsel Tembus Rekor 8.000

May 15, 2026
Maaf IHSG! Wall Street Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 50.000

Maaf IHSG! Wall Street Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 50.000

May 14, 2026
Lembaga Energi Dunia Wanti-Wanti Harga Minyak Bakal Makin Liar

Lembaga Energi Dunia Wanti-Wanti Harga Minyak Bakal Makin Liar

May 14, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, May 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Dolar AS Kini Tembus Rp17.490

4 days ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Dolar AS Kini Tembus Rp17.490
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah mengalami depresiasi cukup dalam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (12/5/2026).

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup melemah 0,49% ke posisi Rp17.490/US$. Posisi ini sekaligus menjadi level penutupan terlemah rupiah sepanjang sejarah terbaru.

Tekanan terhadap rupiah sejatinya sudah terlihat sejak awal perdagangan. Rupiah dibuka melemah 0,43% ke posisi Rp17.480/US$.

Sepanjang perdagangan, pelemahan rupiah sempat semakin dalam hingga menembus level psikologis Rp17.500/US$. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terlemah intraday di posisi Rp17.525/US$.

Meski akhirnya ditutup sedikit lebih baik dari level terlemah hariannya, rupiah tetap berada dalam tekanan dan mengakhiri perdagangan di zona merah.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,29% ke posisi 98,236.




Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menjelaskan tekanan terhadap rupiah pada perdagangan hari ini meningkat karena kombinasi faktor eksternal dan domestik.

“Tekanan terhadap rupiah hari ini meningkat karena konflik di Timur Tengah masih berlangsung dengan intensitas yang meningkat. Kondisi ini mendorong kenaikan harga minyak dan meningkatkan ketidakpastian global,” ujar Destry, Selasa (12/5/2026).

Dari sisi domestik, Destry mengatakan permintaan dolar AS juga meningkat karena faktor musiman. seperti pembayaran utang luar negeri, pembayaran dividen, serta kebutuhan untuk ibadah haji, turut mendorong peningkatan permintaan dolar di pasar domestik.

Destry menegaskan BI akan terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“BI akan terus berkomitmen untuk selalu berada di pasar dengan melakukan smart intervention, baik di pasar spot, DNDF, maupun NDF. BI juga akan mengoptimalkan penggunaan seluruh instrumen operasi moneter sehingga diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap rupiah,” kata Destry.

Meski rupiah tertekan, Destry menilai kepercayaan investor asing terhadap aset portofolio Indonesia masih terus membaik.

“BI juga melihat confidence investor asing terhadap aset portofolio terus membaik. Hal ini tercermin dari masuknya inflow, khususnya ke pasar SBN dan SRBI selama April sebesar Rp61,6 triliun,” ungkapnya.

Selain itu, Destry menyebut likuiditas valas di pasar domestik masih cukup tinggi. Hal ini tercermin dari pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) valas yang pada akhir Maret mencapai 10,9% secara year-to-date (ytd).

Dengan kondisi tersebut, BI memperkirakan tekanan terhadap rupiah yang bersifat musiman akan mereda. Nilai tukar rupiah pun diharapkan dapat kembali bergerak sesuai level fundamentalnya.

Sementara itu, pemerintah memberi sinyal akan ikut membantu Bank Indonesia dalam mengendalikan tekanan kurs rupiah terhadap dolar AS.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, bantuan tersebut akan dilakukan melalui intervensi di pasar surat berharga atau bond market, dengan memanfaatkan skema dana stabilitas obligasi atau Bond Stabilization Fund (BSF).

“Kita akan mulai membantu besok. Mungkin dengan masuk ke bond market, itu yang BSF, tapi belum fund semuanya. Kita aktifkan di instrumen yang kita punya di sini dulu, besok mulai jalan,” kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tetap menaruh kepercayaan penuh kepada Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Merek Mobil Terkenal Malah Rugi Genjot Mobil Listrik, Berdarah-darah

Merek Mobil Terkenal Malah Rugi Genjot Mobil Listrik, Berdarah-darah

May 15, 2026
Marc Jacobs Jadi Saudara Vera Wang Setelah Pisah dari Louis Vuitton

Marc Jacobs Jadi Saudara Vera Wang Setelah Pisah dari Louis Vuitton

May 15, 2026
IHSG Tumbang, Benarkah Investasi Tas Hermes Lebih Cuan?

IHSG Tumbang, Benarkah Investasi Tas Hermes Lebih Cuan?

May 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .