• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saham GTSI & HUMI Tommy Soeharto Kompak Melesat, Ada Apa?

Saham GTSI & HUMI Tommy Soeharto Kompak Melesat, Ada Apa?

October 20, 2025
Emiten Happy Hapsoro (SINI) Lepas Bisnis di IKN, Kantongi Duit Segini

Emiten Happy Hapsoro (SINI) Lepas Bisnis di IKN, Kantongi Duit Segini

September 15, 2026
Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

September 15, 2026
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

September 15, 2026
RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

September 15, 2026
Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

September 15, 2026
IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

September 15, 2026
Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US6 per Barel

Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US$106 per Barel

September 15, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

September 15, 2026
Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

September 15, 2026
Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

September 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Saham GTSI & HUMI Tommy Soeharto Kompak Melesat, Ada Apa?

11 months ago
in Market
Saham GTSI & HUMI Tommy Soeharto Kompak Melesat, Ada Apa?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten transportasi dan logistik milik konglomerat Tommy Soeharto kompak melesat padan perdagangan hari ini, Senin (20/10/2025). Saham GTS Internasional (GTSI) dan Humpuss Maritim Internasional (HUMI) milik Tommy tercatat menjadi top movers pada perdagangan hari ini.

Saham GTSI tercatat menguat 29,13% ke Rp 133 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 2,1 triliun. Saham GTSI tercatat telah menguat 202% sejak awal tahun ini. Hari ini saham GTSI juga masuk dalam 10 saham paling ramai ditransaksikan atau mencapai Rp 285 miliar.

Sementara itu, saham HUMI hari ini menguat 22,15% ke Rp 138 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 2,47 triliun. Saham HUMI tercatat telah menguat 176% sejak awal tahun ini. Hari ini saham HUMI juga masuk dalam 15 saham paling ramai ditransaksikan atau mencapai Rp 202 miliar.

Sebelumnya, diketahui GTSI menyiapkan investasi hingga US$508 juta alias sekitar Rp7,5 triliun sampai 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/10/2025), anggaran jumbo itu untuk mempercepat ekspansi armada dan layanan rantai pasok gas. Langkah itu, sejalan dengan dorongan pemerintah terhadap energi lebih bersih, peningkatan kebutuhan infrastruktur LNG domestik, dan regional.

Di luar penambahan armada, GTSI mematok penyelesaian proyek regasifikasi US$175 juta yang diproyeksi akan beroperasi pada Juni 2026. Fasilitas itu, diposisikan sebagai penghubung penting antara pasokan LNG dan pengguna akhir. Dengan begitu, meningkatkan keandalan distribusi sekaligus menekan biaya logistik energi.

Sebagai bagian dari peta jalan ekspansi, GTSI menjadwalkan kedatangan satu kapal LNG baru pada akhir bulan ini. Berdasar informasi yang dihimpun, unit tersebut sebelumnya dimiliki oleh GasLog Partners dan pernah dikenal dengan nama Methane Jane Elizabeth, salah satu kapal LNG berkapasitas besar pada pasar global.

Nilai estimasi transaksi pembelian kapal itu, diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun. Kapal baru itu, melengkapi rencana GTSI yang menarget penambahan satu kapal pada 2025, dan dua kapal tambahan pada 2026 untuk menangkap lonjakan permintaan jasa transportasi LNG di pasar dalam negeri maupun kawasan. Hingga saat ini, GTSI telah memiliki beberapa kapal, salah satunya Ekaputra 1, dengan kapasitas tangki LNG terbesar Indonesia.

Ini bukan sekadar menambah kapal, tetapi langkah taktis perseroan untuk menangkap peluang bisnis baru sektor LNG domestik, dan regional. Permintaan energi bersih sendiri terus meningkat, dan GTSI ingin memperkuat positioning-nya di rantai pasok energi bersih Asia Tenggara.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



IHSG Merah! Pasar Cemas Deflasi dan Data Ekonomi




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Happy Hapsoro (SINI) Lepas Bisnis di IKN, Kantongi Duit Segini

Emiten Happy Hapsoro (SINI) Lepas Bisnis di IKN, Kantongi Duit Segini

September 15, 2026
Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

September 15, 2026
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .