• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Shutdown AS Berlanjut, Bunga The Fed Bisa Turun 2 Kali Lagi

Shutdown AS Berlanjut, Bunga The Fed Bisa Turun 2 Kali Lagi

October 27, 2025
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

October 15, 2026
Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

October 15, 2026
Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

October 15, 2026
IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 1%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 1%

October 15, 2026
Gelar RUPSLB, Emiten Favorit Lo Kheng Hong ABMM Mau Ganti Direksi

Gelar RUPSLB, Emiten Favorit Lo Kheng Hong ABMM Mau Ganti Direksi

October 15, 2026
Dolar AS Strong & Minyak Memanas, BI Mati-matian Jaga Rupiah

Dolar AS Strong & Minyak Memanas, BI Mati-matian Jaga Rupiah

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Shutdown AS Berlanjut, Bunga The Fed Bisa Turun 2 Kali Lagi

12 months ago
in Market
Shutdown AS Berlanjut, Bunga The Fed Bisa Turun 2 Kali Lagi
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, CNBC Indonesia- Pelaku pasar keuangan global memperkirakan Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed dalam Federal Open Market Committee (FOMC) 29 Oktober 2025 berpeluang menurunkan level suku bunga acuan Fed Funds Rate (FFR) sebesar 25 Bps.

Direktur Ashmore Aset Management Indonesia, Steven Satya Yudha melihat adanya tren pelemahan ekonomi Amerika Serikat sebelum terjadinya “Shutdown’ Pemerintahan. Hal ini tercermin dari komponen pendorong ekonomi AS ditopang oleh investasi yang berkonsentrasi pada sektor teknologi sehingga membuat ekonomi AS “terlihat” solid meski di luar investasi sudah mengalami pelemahan.

Dimana kinerja manufaktur, konsumsi hingga data tenaga kerja sudah jauh melemah sehingga potensi The Fed menurunkan suku bunga untuk mendorong perekonomian di Oktober 2025 sudah mencapai 90%. Selain itu The Fed juga berpotensi menghentikan program pengendalian inflasi lewat Quantitative tightening (QT).

Selain itu kebijakan “Shutdown” pemerintah AS juga akan mempengaruhi kebijakan The Fed, dimana Shutdown ini mendorong hilangnya potensi ekonomi AS yang semakin besar. Sehingga, saat Shutdown berlangsung lama The Fed akan mengambil tindakan untuk menyelamatkan pertumbuhan dengan menurunkan suku bunga yang diproyeksi bisa 2 kali di sisa tahun 2025.

Seperti apa analisa kebijakan suku bunga The Fed? bagaimana dampaknya ke kebijakan Bank Indonesia dan pasar keuangan RI? Selengkapnya simak dialog Shinta Zahara Dengan Direktur PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk, Steven Satya Yudha dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 27/10/2025)

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .