• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Lampaui Stok BI-India

1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Lampaui Stok BI-India

August 20, 2026
IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya

August 20, 2026
Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk

Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk

August 20, 2026
Siap-Siap, Emiten Aguan dan Salim Ini Mau Buyback Saham Rp250 Miliar

Siap-Siap, Emiten Aguan dan Salim Ini Mau Buyback Saham Rp250 Miliar

August 20, 2026
PIPA Mau Caplok Perusahaan Gas Bumi, Manajemen Kasih Bocoran Detilnya

PIPA Mau Caplok Perusahaan Gas Bumi, Manajemen Kasih Bocoran Detilnya

August 20, 2026
Pemerintah RI Minta 2 Lembaga Tarik 1.800 Ton Emas dari Bawah Bantal

Pemerintah RI Minta 2 Lembaga Tarik 1.800 Ton Emas dari Bawah Bantal

August 20, 2026
Porsi WIKA di PSBI Diambil Alih Bisa Selamatkan Masyarakat

Porsi WIKA di PSBI Diambil Alih Bisa Selamatkan Masyarakat

August 20, 2026
Emiten Tommy Soeharto Umumkan Pengunduran Diri Dirut Ari Askhara

Emiten Tommy Soeharto Umumkan Pengunduran Diri Dirut Ari Askhara

August 20, 2026
OJK Cabut Izin Usaha 1 Bank di Bekasi

OJK Cabut Izin Usaha 1 Bank di Bekasi

August 20, 2026
1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.483 Triliun

1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.483 Triliun

August 20, 2026
Harga Minyak Mendekati US0 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu

Harga Minyak Mendekati US$100 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu

August 20, 2026
Kredit Investasi Tumbuh 25,13% pada Juli 2026, Modal Kerja 11,04%

Kredit Investasi Tumbuh 25,13% pada Juli 2026, Modal Kerja 11,04%

August 20, 2026
Diterpa Isu Akuisisi BYAN, Emiten Milik Haji Isam Akhirnya Buka Suara

Diterpa Isu Akuisisi BYAN, Emiten Milik Haji Isam Akhirnya Buka Suara

August 20, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, August 20, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Lampaui Stok BI-India

1 hour ago
in News
1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Lampaui Stok BI-India
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Stok emas masyarakat Indonesia yang tersimpan di bawah bantal alias belum masuk ke sistem keuangan Indonesia, mampu menyaingi stok emas resmi negara-negara besar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat, setidaknya ada 1.800 ton emas masyarakat Indonesia yang belum tersimpan di lembaga jasa keuangan pemilik layanan bullion bank.

Jumlah itu menurutnya bisa membuat Indonesia menjadi negara dengan stok emas ketiga terbesar, bila ditempatkan di sistem keuangan. Di bawah Amerika Serikat (AS) yang sebanyak 8.133 ton dan China 1.800 ton.

“Karena kalau kita lihat Amerika punya stok emas 8.133 ton, kemudian China 2.331. Kalau Indonesia 1.800, itu udah langsung di bawah mereka semua,” kata Airlangga dalam acara Peluncuran Indonesia Bullion Market Association di Monas Grand Ballroom BSI Tower, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

“India 880 ton, dan Singapura tentu punya juga relatif lebih rendah dari itu,” tegas Airlangga.

Ia mencatat, stok emas masyarakat Indonesia yang bersemayam di bawah bantal itu bahkan jauh lebih tinggi dibanding Bank Indonesia, yang hanya sebesar 70 ton.

“memang dari BI kita juga masih rendah, baru 70 ton di Bank Indonesia,” ujar Airlangga. 

Lalu, lembaga jasa keuangan pemilik layanan bullion, seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) hanya mengelola sekitar 20 ton emas, dan Pegadaian 153 ton.

Oleh sebab itu, Airlangga meminta dua lembaga jasa keuangan yang telah memiliki layanan bullion itu untuk mencari cara membuat masyarakat percaya menitipkan aset emasnya.

“Jadi bagaimana tugasnya dari Pegadaian maupun BSI yang US$ 252 billion ini mungkin 20% nya saja pindah dari ditaruh di bawah bantal, ditaruh ke instrumen keuangan ataupun instrumen perbankan syariah maupun Pegadaian,” tutur Airlangga.

Sebanyak 1.800 ton emas itu menurut Airlangga memiliki nilai sebesar US$ 252 miliar, atau bila dikonversi ke nilai tukar rupiah setara Rp 4.483,02 triliun.

“Emas yang ada di bawah bantal, itu ada 1.800 ton. Nah, kalau 1.800 ton, itu nilainya juga luar biasa, US$ 252 miliar,” kata Airlangga.

(arj/arj)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya

August 20, 2026
Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk

Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk

August 20, 2026
1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Lampaui Stok BI-India

1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Lampaui Stok BI-India

August 20, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .