
Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten milik konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan dan Grup Salim, PT Bangun Kosambi Tbk (CBDK) bakal melakukan pembelian kembali saham alias buyback senilai Rp250 miliar.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi tekanan jual kala pasar mengalami fluktuasi secara signifikan. Selain itu, buyback juga dilakukan untuk menjaga kepercayaan investor.
Aksi korporasi itu, akan dimulai sejak 20 Agustus 2026 hingga 19 November 2026. Artinya, pelaksanaan buyback dilakukan dalam tempo kurang lebih tiga bulan. Pembelian kembali saham akan dibantu oleh Ciptadana Sekuritas Asia.
Menurut perseroan, tindakan itu didasari oleh sejumlah pertimbangan. Di mana, pihaknya berkomitmen untuk menjaga keyakinan terhadap nilai pertumbuhan jangka panjang. Langkah itu, dilakukan bukan karena adanya penurunan kinerja maupun pelemahan fundamental. Perseroan tetap memiliki kondisi keuangan sehat, kinerja operasional stabil, dan prospek usaha jangka panjang baik.
Di sisi lain, pergerakan harga saham Perseroan dan Indeks Harga Sa ham Gabungan (IHSG) secara year to date (YTD) mencerminkan rentang penurunan. Sejak awal tahun berjalan hingga 19 Agustus 2026, harga saham CBDK mengalami koreksi hingga 57 persen, pada periode sama IHSG mencatat penurunan dalam hingga 26 persen.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, pembelian kembali saham dimaksudkan untuk membantu mengurangi tekanan jual di pasar pada saat IHSG sedang berfluktuasi, sekaligus memberi indikasi kepada investor, dan harga saham saat ini belum sepenuhnya mencerminkan fundamental, dan nilai intrinsik.
(ayh/ayh)



















