Jakarta, CNBC Indonesia – Sejumlah BUMN telah menyampaikan realisasi penyertaan modal negara (PMN) tahun 2025 kepada Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. 4 BUMN yang melaporkan hasil realisasi tersebut antara lain, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni, dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero).
Ketua Komisi XI DPR Misbakhun menyampaikan, PMN untuk KAI digunakan untuk menambah kereta rel listrik (KRL) baru dan melakukan retrofit armada sesuai rencana bisnis perusahaan.
“Dioptimalkan sesuai rencana bisnis dan jadwal pelaksanaan proyek yang telah ditetapkan, sehingga tidak berdampak pada ketergantungan pelayanan publik dan menimbulkan idle fund yang mengurangi efektivitas investasi pemerintah,” ujarnya dalam RDP di gedung DPR RI Jakarta, Senin (22/6/2026).
Selanjutnya, PNM untul PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA digunakan untuk mendukung transformasi industri melalui modernisasi fasilitas produksi, pengembangan teknologi, dan integrasi transformasi digital untuk pemenuhan sarana kereta api dalam negeri dan meningkatkan gaya saing produk proyek kereta api nasional.
Selain itu, untuk dana tersebut juga digunakan untuk mengoptimalkan nilai komponen dalam negeri (TKDN).
Kemudian, dana PMN untuk PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) digunakan untuk pengadaan armada kapal penumpang baru sesuai tampilan yang ditentukan sehingga memberikan pemenuhan kebutuhan masyarakat akan transformasi moda transportasi laut.
“PT Kereta Api Indonesia, PT Kereta Api Industri Kereta Api, dan PT Pelayaran Nasional Indonesia Persero memastikan setiap penggunaan PMN harus berorientasi pada peningkatan konektivitas kapasitas layanan, keselamatan, efisiensi operasional perusahaan serta memberikan dampak multi-layar efek pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkapnya.
Terakhir, PT Sarana Multigeria Finansial (Persero) menggunakan dana PMN untuk mengantisipasi risiko kenaikan suku bunga yang dapat mempengaruhi besaran leverage atas PMN Tahun 2025 dalam rangka mewujudkan pembiayaan rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
(fsd/fsd)
Add
as a preferred
source on Google



















