• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
4 Hari Keok, Rupiah Akhirnya Menguat Lawan Dolar AS

4 Hari Keok, Rupiah Akhirnya Menguat Lawan Dolar AS

June 25, 2026
Perang Bunga Bank Makin Sengit, LPS Kerek Naik Bunga Penjaminan

Perang Bunga Bank Makin Sengit, LPS Kerek Naik Bunga Penjaminan

June 25, 2026
Allo Bank (BBHI) Ungkap Strategi di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga

Allo Bank (BBHI) Ungkap Strategi di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga

June 25, 2026
ID Survey Targetkan Kinerja Keuangan Tahun Ini Tumbuh di Atas 20%

ID Survey Targetkan Kinerja Keuangan Tahun Ini Tumbuh di Atas 20%

June 25, 2026
Bank-Bank Kompak Tebar Special Rate, LPS Ungkap Penyebabnya

Bank-Bank Kompak Tebar Special Rate, LPS Ungkap Penyebabnya

June 25, 2026
RUPS Allo Bank (BBHI) Sepakat Bagi Dividen Rp287 M

RUPS Allo Bank (BBHI) Sepakat Bagi Dividen Rp287 M

June 25, 2026
IHSG Sesi Kedua Ditutup Menguat 1,96% ke Level 5.999

IHSG Sesi Kedua Ditutup Menguat 1,96% ke Level 5.999

June 25, 2026
Airlangga Tegaskan Investasi Merah Putih Bond Bukan Money Laundering

Airlangga Tegaskan Investasi Merah Putih Bond Bukan Money Laundering

June 25, 2026
Tok! LPS Kerek Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%

Tok! LPS Kerek Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%

June 25, 2026
OJK Serukan Opsi Merger Buat Bank Penuhi Free Float Saham 15%

OJK Serukan Opsi Merger Buat Bank Penuhi Free Float Saham 15%

June 25, 2026
OJK Serukan Opsi Merger Buat BankPenuhi Free Float Saham 15%

OJK Serukan Opsi Merger Buat BankPenuhi Free Float Saham 15%

June 25, 2026
MNC Energy Ganti Nama dan Rombak Pengurus

MNC Energy Ganti Nama dan Rombak Pengurus

June 25, 2026
10 Saham Ini Paling Banyak Diserok Asing Kala IHSG Lompat

10 Saham Ini Paling Banyak Diserok Asing Kala IHSG Lompat

June 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, June 25, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

4 Hari Keok, Rupiah Akhirnya Menguat Lawan Dolar AS

10 hours ago
in Market
4 Hari Keok, Rupiah Akhirnya Menguat Lawan Dolar AS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil membalikkan posisi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan ditutup menguat pada perdagangan Kamis (25/6/2026) sore ini.

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup di posisi Rp17.915/US$ atau menguat tipis 0,06%. Penguatan ini menjadi kabar positif setelah dalam empat perdagangan sebelumnya rupiah konsisten mengakhiri perdagangan di zona merah.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sejatinya sempat dibuka melemah pada pagi tadi. Namun, seiring berjalannya waktu, mata uang Garuda berhasil membalikkan keadaan hingga akhirnya ditutup menguat.

Rupiah pun bergerak di rentang Rp17.910-Rp17.970/US$ sepanjang perdagangan hari ini.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah tipis 0,03% ke level 101,581.


Rupiah berhasil menguat di tengah posisi dolar AS yang masih cukup dominan di pasar global. Meski DXY melemah tipis pada sore ini, posisi indeks dolar AS masih berada di level yang tinggi.

Dolar AS sebelumnya sempat menembus level tertinggi dalam 13 bulan terakhir. Pada Rabu (24/6/2026), DXY menyentuh level 101,8 seiring ekspektasi pasar terhadap ekonomi AS yang masih kuat dan potensi suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama.

Kuatnya dolar AS membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, cenderung terbatas. Namun, pelemahan tipis DXY pada sore ini memberi ruang bagi rupiah untuk berbalik menguat setelah empat hari beruntun tertekan.

Pelaku pasar kini menanti rilis data inflasi Amerika Serikat, yakni Personal Consumption Expenditures Price Index atau PCE. Data ini menjadi perhatian karena merupakan salah satu indikator inflasi utama yang dicermati The Federal Reserve dalam menentukan arah kebijakan suku bunga.

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) masih terus berupaya menstabilkan rupiah sembari mendukung langkah pemerintah menjaga ekonomi Indonesia agar tetap tumbuh kuat. BI juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kestabilan rupiah dengan menggunakan rupiah sebagai alat transaksi utama di dalam negeri.

Hal ini disampaikan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam Economic Update CNBC Indonesia 2026.

“Rupiah itu kan mata uang kita bersama, jadi tentunya untuk menjaga stabilitas rupiah itu enggak bisa hanya BI sendiri, tentu saya juga ingin mengajak semua masyarakat, semua bangsa Indonesia untuk kita bersama-sama menjaga rupiah,” kata Destry, dikutip Kamis (25/6/2026).

Untuk menjaga stabilitas kurs, BI telah mengeluarkan sejumlah kebijakan baru. Salah satunya adalah menurunkan ambang batas pembelian valuta asing tunai tanpa dokumen pendukung atau underlying menjadi maksimal US$10.000 per pelaku per bulan.

Namun, Destry menegaskan kebijakan tersebut dilakukan untuk memperbaiki tata kelola, bukan untuk melarang penggunaan dolar AS di dalam negeri.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perang Bunga Bank Makin Sengit, LPS Kerek Naik Bunga Penjaminan

Perang Bunga Bank Makin Sengit, LPS Kerek Naik Bunga Penjaminan

June 25, 2026
Allo Bank (BBHI) Ungkap Strategi di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga

Allo Bank (BBHI) Ungkap Strategi di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga

June 25, 2026
ID Survey Targetkan Kinerja Keuangan Tahun Ini Tumbuh di Atas 20%

ID Survey Targetkan Kinerja Keuangan Tahun Ini Tumbuh di Atas 20%

June 25, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .