• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Tembus ke Level Rp16.735

Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Tembus ke Level Rp16.735

December 19, 2025
Indonesia Didorong Tentukan Peringkat Pasar Modal Sendiri

Indonesia Didorong Tentukan Peringkat Pasar Modal Sendiri

October 26, 2026
Video: HSC Dicoret Dari Indeks, BEI & OJK: Reformasi Berlanjut!

Video: HSC Dicoret Dari Indeks, BEI & OJK: Reformasi Berlanjut!

October 26, 2026
InJourney Airports Pangkas Tarif Bandara 50%, Tiket Pesawat Turun?

InJourney Airports Pangkas Tarif Bandara 50%, Tiket Pesawat Turun?

October 26, 2026
OJK Beberkan Kondisi Kebijakan Pasar Modal Terkini

OJK Beberkan Kondisi Kebijakan Pasar Modal Terkini

October 26, 2026
BI Tetap Ada di Pasar!

BI Tetap Ada di Pasar!

October 26, 2026
BUMI Caplok Perusahaan Australia Lewat Anak Usaha senilai US Juta

BUMI Caplok Perusahaan Australia Lewat Anak Usaha senilai US$22 Juta

October 26, 2026
Ganti Pemilik, Emiten RI Ini Keluar Dari Pantauan Khusus BEI

Ganti Pemilik, Emiten RI Ini Keluar Dari Pantauan Khusus BEI

October 26, 2026
Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.100

Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.100

October 26, 2026
Danantara Ungkap Kabar Terbaru Merger Pelita dan Garuda

Danantara Ungkap Kabar Terbaru Merger Pelita dan Garuda

October 26, 2026
BEI Ubah Aturan UMA dan Suspensi Saham, Bisa Bekukan Rekening Efek

BEI Ubah Aturan UMA dan Suspensi Saham, Bisa Bekukan Rekening Efek

October 26, 2026
Danantara Larang Petinggi BUMN Pakai Ajudan dan Patwal, Ada Aturannya

Danantara Larang Petinggi BUMN Pakai Ajudan dan Patwal, Ada Aturannya

October 26, 2026
Manuver Danantara Bersih-Bersih BUMN, Menuju IPO di 2029

Manuver Danantara Bersih-Bersih BUMN, Menuju IPO di 2029

October 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 26, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Tembus ke Level Rp16.735

10 months ago
in Lifestyle
Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Tembus ke Level Rp16.735
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (19/12/2025).

Mengacu data Refinitiv, rupiah Garuda ditutup melemah di level Rp16.635/US$, atau terdepresiasi 0,15%. Pelemahan ini melanjutkan tekanan yang sudah terjadi sejak perdagangan sebelumnya, ketika rupiah ditutup menembus level psikologis Rp16.710/US$.

Level penutupan hari ini sekaligus menjadi yang terlemah sejak 18 November 2025, atau hampir dalam satu bulan terakhir. Sepanjang perdagangan, rupiah bergerak dalam rentang Rp16.700-Rp16.745/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB tercatat menguat 0,22% ke level 98,646. Penguatan ini sekaligus menandai kenaikan selama tiga hari berturut-turut sejak 17 Desember 2025, yang turut memberikan tekanan terhadap pergerakan rupiah.


Pergerakan rupiah sepanjang perdagangan Jumat (19/12/2025) dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama dinamika pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global.

Penguatan indeks dolar AS mencerminkan meningkatnya minat pelaku pasar terhadap aset berdenominasi dolar. Kondisi ini memicu arus keluar dana dari pasar negara berkembang atau emerging markets, termasuk dari aset berdenominasi rupiah, sehingga memberikan tekanan terhadap nilai tukar Garuda.

Penguatan dolar AS tersebut masih mendapat dukungan dari data klaim pengangguran mingguan AS yang tercatat turun 13.000 menjadi 224.000, relatif sejalan dengan ekspektasi pasar di kisaran 225.000. Data tersebut memperkuat persepsi bahwa kondisi pasar tenaga kerja AS masih cukup solid, sehingga menopang pergerakan dolar.

Meski demikian, ruang penguatan dolar AS sebenarnya tertahan oleh rilis sejumlah data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan.

Inflasi AS November tercatat naik 2,7% secara tahunan, lebih rendah dari ekspektasi 3,1%, sementara inflasi inti juga melambat ke 2,6% yoy, di bawah proyeksi 3,0% dan menjadi laju kenaikan terendah dalam sekitar 4,5 tahun. Kondisi ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed masih memiliki ruang untuk melanjutkan siklus pelonggaran kebijakan moneternya.

Di sisi lain, langkah The Fed yang mulai kembali meningkatkan likuiditas turut memengaruhi dinamika pasar. Bank sentral AS telah memulai pembelian US Treasury Bills senilai US$40 miliar per bulan sejak pekan lalu, yang dipandang sebagai upaya menjaga kelonggaran likuiditas sistem keuangan.

Kombinasi sentimen tersebut membuat pergerakan dolar AS cenderung fluktuatif sepanjang hari ini, sekaligus memberikan tekanan terhadap pergerakan rupiah hingga penutupan perdagangan akhir pekan ini.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Indonesia Didorong Tentukan Peringkat Pasar Modal Sendiri

Indonesia Didorong Tentukan Peringkat Pasar Modal Sendiri

October 26, 2026
Video: HSC Dicoret Dari Indeks, BEI & OJK: Reformasi Berlanjut!

Video: HSC Dicoret Dari Indeks, BEI & OJK: Reformasi Berlanjut!

October 26, 2026
InJourney Airports Pangkas Tarif Bandara 50%, Tiket Pesawat Turun?

InJourney Airports Pangkas Tarif Bandara 50%, Tiket Pesawat Turun?

October 26, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .