• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ada Prajogo & Hartono, Saham Ini Lompat Puluhan Persen Dalam Dua Pekan

Ada Prajogo & Hartono, Saham Ini Lompat Puluhan Persen Dalam Dua Pekan

July 18, 2025
Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Danantara Masuk Tahap Due Diligence

Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Danantara Masuk Tahap Due Diligence

October 28, 2026
Mau Buyback Saham Rp500 M, Free Float Bakal Tergerus? Ini Kata Bos BSI

Mau Buyback Saham Rp500 M, Free Float Bakal Tergerus? Ini Kata Bos BSI

October 28, 2026
BEI Tetap Pede! Bidik Transaksi Harian Rp21 T, Laba Bersih Rp563 M

BEI Tetap Pede! Bidik Transaksi Harian Rp21 T, Laba Bersih Rp563 M

October 28, 2026
Harga Nikel Melonjak, Saham Antam (ANTM) Ditarget ke Rp3.470

Harga Nikel Melonjak, Saham Antam (ANTM) Ditarget ke Rp3.470

October 28, 2026
BEI Bidik Kapitalisasi Pasar Rp30.000 T pada 2030, Realistiskah?

BEI Bidik Kapitalisasi Pasar Rp30.000 T pada 2030, Realistiskah?

October 28, 2026
Pelemahan Rupiah Berlanjut, Bank Ini Sudah Jual Dolar Rp18.400

Pelemahan Rupiah Berlanjut, Bank Ini Sudah Jual Dolar Rp18.400

October 28, 2026
Usai Demutualisasi, BEI Siapkan Rp596 Miliar Buat Ini

Usai Demutualisasi, BEI Siapkan Rp596 Miliar Buat Ini

October 28, 2026
BEI Pasang Cita-Cita Ambisius, Masuk 10 Besar Bursa Terbesar Dunia

BEI Pasang Cita-Cita Ambisius, Masuk 10 Besar Bursa Terbesar Dunia

October 28, 2026
Rupiah Digempur Kabar Buruk dari AS

Rupiah Digempur Kabar Buruk dari AS

October 28, 2026
Direktur Citra Borneo Utama (CBUT) Ronny Hertantyo Meninggal Dunia

Direktur Citra Borneo Utama (CBUT) Ronny Hertantyo Meninggal Dunia

October 28, 2026
BEI Pasang Cita-Cita Ambisius, Incar 10 Bursa Terbesar Dunia

BEI Pasang Cita-Cita Ambisius, Incar 10 Bursa Terbesar Dunia

October 28, 2026
Jelang Demutualisasi, BEI Bagikan Dividen Tunai Rp1,56 Triliun

Jelang Demutualisasi, BEI Bagikan Dividen Tunai Rp1,56 Triliun

October 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 28, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Ada Prajogo & Hartono, Saham Ini Lompat Puluhan Persen Dalam Dua Pekan

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Ada Prajogo & Hartono, Saham Ini Lompat Puluhan Persen Dalam Dua Pekan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) kedatangan dua investor kakap baru, yakni PT Dwimuria Investama Andalan dan PT Chandra Asri Pasific Tbk (TPIA).

Dwimuria Investama adalah kendaraan investasi Djarum Group, sedangkan TPIA adalah bagian dari Barito Group milik Prajogo Pangestu. 

Mengutip data pasar, Dwimuria Investama mengantongi 247.992.700 saham SSIA per 4 Juli 2025. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterbukaan mengenai nilai dan tujuan transaksi

Dengan asumsi harga penutupan pada saat transaksi tersebut berlangsung, Grup Djarum menggelontorkan sekitar Rp 424 miliar untuk melancarkan aksi korporasi tersebut.

Transaksi yang dibidani oleh BCA Sekuritas tersebut membuat perusahaan di bawah kendali duo Hartono, Robert Budi Hartono dan Bambang Hartono menjadi pemegang 5,27% saham SSIA.

Kemudian Djarum menambah tebal kepemilikan di Surya Semesta. Dwimuria menyerok 2.104.600 saham, sehingga kepemilkannya naik dari 5,83% menjadi 5,89% per 15 Juli 2025. 

Pada hari yang sama PrajogoPangestu terpantau masuk ke saham Surya SemestaInternusa melalui Chandra AsriPasific.TPIA membeli 284,85 juta saham SSIA. Dengan demikian TPIA kini menggenggam 6,05% saham SSIA.

Tidak diketahui tujuan dan nilai transaksi tersebut. Akan tetapi jika mengacu pada harga penutupan SSIA pada tanggal transaksi tersebut, TPIA diperkirakan merogoh kantong senilai Rp 780,48 miliar.

Pada hari yang sama juga, Henan Putihrai Asset Management melepas 10 juta saham SSIA. Alhasil saham Surya Semesta di kantong Henan Putihrai Asset tersisa 270,98 juta setara 5,76%.

Adapun sejak Hartono masuk, SSIA sudah naik 36,66%. Lalu setelah Prajogo masuk, saham SSIA bertambah kuat 17,6%. Dengan demikian sejak 4–17 Juli 2025, saham SSIA sudah lompat 54,84%.

Sementara itu, mengutip laporan keuangannya, kinerja keuangan SSIA hingga kuartal I tahun 2025 masih merugi, tetapi berangsur membaik. Perseroan membukukan rugi bersih konsolidasian sebesar Rp21,7 miliar dibandingkan rugi bersih sebesar Rp14,9 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Padahal, pendapatan SSIA hingga kuartal I tahun ini turun dari Rp 1,09 triliun menjadi Rp 1,06 triliun. Kemudian, beban perseroan juga naik menjadi Rp 868,7 miliar dari sebelumnya Rp 784,6 miliar. Dengan demikian, laba kotor SSIA turun 35% menjadi Rp 199,4 miliar dari sebelumnya Rp 306,9 miliar.

Dari pos beban, beban penjualan turun menjadi Rp 16,4 miliar, beban umum dan administrasi naik jadi R 176,7 miliar, beban lainnya turun jadi Ro 10,8 miliar. Namun penghasilan lainnya naik Rp 60,5 miliar dari sebelumnya Rp 16,6 miliar. Sehingga laba usaha naik jadi Rp 56,07 miliar dari sebelumnya Rp 91,8 miliar.

Selanjutnya, dikurangi laba sebelum pajak penghasilan yang turun menjadi Rp 6,1 miliar dari sebelumnya Rp 9,8 miliar dan manfaat pajak penghasilan yang sebesar Rp 3,19 miliar dari sebelumnya membebani Rp 8,37 miliar, maka laba periode berjalan hingga kuartal I menjadi Rp 9,37 miliar dari sebelumnya yang hanya Rp 1,51 miliar.

Adapun total aset SSIA hingga kuartal I tahun ini mencapai Rp 10,74 triliun dibandingkan akhir tahun 2024 yang sebesar Rp 10,36 triliun.

Posisi likuiditas SSIA tetap kuat dengan kas sebesar Rp2.196,0 miliar, serta pengelolaan keuangan yang hati-hati dengan rasio utang terhadap ekuitas sebesar 12,6% yang terus menopang stabilitas dan potensi pertumbuhan Perseroan.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Emiten Prajogo (TPIA) Mau Buyback Saham Rp2 T, Bakal Tanpa RUPS




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Danantara Masuk Tahap Due Diligence

Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Danantara Masuk Tahap Due Diligence

October 28, 2026
Mau Buyback Saham Rp500 M, Free Float Bakal Tergerus? Ini Kata Bos BSI

Mau Buyback Saham Rp500 M, Free Float Bakal Tergerus? Ini Kata Bos BSI

October 28, 2026
BEI Tetap Pede! Bidik Transaksi Harian Rp21 T, Laba Bersih Rp563 M

BEI Tetap Pede! Bidik Transaksi Harian Rp21 T, Laba Bersih Rp563 M

October 28, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .