• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Mau Buyback Saham Rp500 M, Free Float Bakal Tergerus? Ini Kata Bos BSI

Mau Buyback Saham Rp500 M, Free Float Bakal Tergerus? Ini Kata Bos BSI

October 28, 2026
Japfa (JPFA) Tebar Dividen Interim Rp1,05 Triliun, Simak Jadwalnya!

Japfa (JPFA) Tebar Dividen Interim Rp1,05 Triliun, Simak Jadwalnya!

October 28, 2026
IPO Sepi, BEI Revisi Target Jadi 15 Emiten di 2026

IPO Sepi, BEI Revisi Target Jadi 15 Emiten di 2026

October 28, 2026
Transformasi BUMN Besar-Besaran! Dari 1.074 Bakal Jadi 200 Perusahaan

Transformasi BUMN Besar-Besaran! Dari 1.074 Bakal Jadi 200 Perusahaan

October 28, 2026
Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Danantara Masuk Tahap Due Diligence

Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Danantara Masuk Tahap Due Diligence

October 28, 2026
BEI Tetap Pede! Bidik Transaksi Harian Rp21 T, Laba Bersih Rp563 M

BEI Tetap Pede! Bidik Transaksi Harian Rp21 T, Laba Bersih Rp563 M

October 28, 2026
Harga Nikel Melonjak, Saham Antam (ANTM) Ditarget ke Rp3.470

Harga Nikel Melonjak, Saham Antam (ANTM) Ditarget ke Rp3.470

October 28, 2026
BEI Bidik Kapitalisasi Pasar Rp30.000 T pada 2030, Realistiskah?

BEI Bidik Kapitalisasi Pasar Rp30.000 T pada 2030, Realistiskah?

October 28, 2026
Pelemahan Rupiah Berlanjut, Bank Ini Sudah Jual Dolar Rp18.400

Pelemahan Rupiah Berlanjut, Bank Ini Sudah Jual Dolar Rp18.400

October 28, 2026
Usai Demutualisasi, BEI Siapkan Rp596 Miliar Buat Ini

Usai Demutualisasi, BEI Siapkan Rp596 Miliar Buat Ini

October 28, 2026
BEI Pasang Cita-Cita Ambisius, Masuk 10 Besar Bursa Terbesar Dunia

BEI Pasang Cita-Cita Ambisius, Masuk 10 Besar Bursa Terbesar Dunia

October 28, 2026
Rupiah Digempur Kabar Buruk dari AS

Rupiah Digempur Kabar Buruk dari AS

October 28, 2026
Direktur Citra Borneo Utama (CBUT) Ronny Hertantyo Meninggal Dunia

Direktur Citra Borneo Utama (CBUT) Ronny Hertantyo Meninggal Dunia

October 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 28, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Mau Buyback Saham Rp500 M, Free Float Bakal Tergerus? Ini Kata Bos BSI

51 minutes ago
in Market
Mau Buyback Saham Rp500 M, Free Float Bakal Tergerus? Ini Kata Bos BSI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) atau BSI mengakui rencana pembelian kembali atau buyback saham dapat menggerus tingkat free float. Seperti diketahui, tingkat free float saham BRIS saat ini masih berada pada level 9,91%, jauh dari kewajiban terbaru sebesar 15%.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo membenarkan bahwa aksi korporasi tersebut dapat mengurangi tingkat free float saham perseroan. Namun, buyback perlu dilakukan karena saham BRIS dinilai sudah tergolong undervalued.

“Ya itu memang satu konsekuensi. Tapi kan kalau kita lihat sekarang kan, kita ingin menunjukkan kepada market bahwa harga saham BSI itu ya enggak segitu seharusnya,” kata Anggoro selepas CEO Lecture IV di Perbanas Institute, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026).

Menurutnya, buyback saham dilakukan BSI guna menunjukkan kepada para investor bahwa harga saham BRIS di pasar lebih kecil dibandingkan nilai yang sebenarnya.

“Jadi ya kita ingin menunjukkan kepada market dan pemegang saham minoritas bahwa, ya kita pede bahwa harga saham BSI itu enggak segitu. Udah enggak apa-apa kita masuk [buyback saham] aja. Enggak masalah kalau soal itu sih,” tutur Anggoro.

Sementara itu, BSI juga akan melakukan rights issue guna memenuhi ketentuan free float 15%. Anggoro mengatakan bank pelat merah itu akan segara menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk meminta izin para pemegang saham.

“Nanti kan kita akan udah ada rights issue kan, kita akan mau ada RUPSLB nanti,” pungkasnya. Namun, ia enggan membeberkan berapa total nilai yang akan dihimpun dari rencana rights issue tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, BSI baru mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi.

Mengutip dari keterbukaan kepada BEI, manajemen BSI menyampaikan perkiraan nilai jumlah buyback sebesar-besarnya Rp500 miliar termasuk biaya transaksi dan biaya lainnya yang timbul sehubungan dengan aksi ini. Dana untuk buyback berasal dari kas internal perseroan.

Sementara itu, RUPSLB BSI akan digelar pada tanggal 6 November 2026 mendatang. Rencana penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue tahap II itu akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 6,8 miliar saham seri B dengan nilai nominal Rp500 per saham.

Anggoro mengatakan aksi korporasi itu bertujuan untuk memperkuat pembiayaan bank syariah pelat merah itu yang pertumbuhannya tetap tinggi, yakni 16%. Meskipun menurutnya pendanaan BSI tetap tinggi, yakni dana pihak ketiga tumbuh 15%, bank itu tetap membutuhkan struktur pendanaan yang sehat.

Selain itu, rights issue II ini bertujuan untuk memenuhi syarat tingkat free float saham minimal 15%. Bahkan, Anggoro berharap nantinya saham BRIS bisa masuk indeks LQ45. “Harapannya nanti kita bisa sesuai dengan free float-nya, juga kita masuk ke, sejajar dengan LQ45 nanti,” ungkapnya belum lama ini.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Japfa (JPFA) Tebar Dividen Interim Rp1,05 Triliun, Simak Jadwalnya!

Japfa (JPFA) Tebar Dividen Interim Rp1,05 Triliun, Simak Jadwalnya!

October 28, 2026
IPO Sepi, BEI Revisi Target Jadi 15 Emiten di 2026

IPO Sepi, BEI Revisi Target Jadi 15 Emiten di 2026

October 28, 2026
Transformasi BUMN Besar-Besaran! Dari 1.074 Bakal Jadi 200 Perusahaan

Transformasi BUMN Besar-Besaran! Dari 1.074 Bakal Jadi 200 Perusahaan

October 28, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .