• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Djarum Makin Agresif, Kepemilikan di SSIA Makin Tebal

Djarum Makin Agresif, Kepemilikan di SSIA Makin Tebal

July 24, 2025
Laba BUMN Naik Ratusan Persen, Prabowo Mau Beri Rosan Tanda Kehormatan

Laba BUMN Naik Ratusan Persen, Prabowo Mau Beri Rosan Tanda Kehormatan

August 25, 2026
Unggul di Pembayaran Digital, BRI Borong Penghargaan di PRIMA Awards

Unggul di Pembayaran Digital, BRI Borong Penghargaan di PRIMA Awards

August 25, 2026
Ungkap Efek Kartu Kredit Indonesia ke Bisnis Sistem Pembayaran

Ungkap Efek Kartu Kredit Indonesia ke Bisnis Sistem Pembayaran

August 25, 2026
XTB Indonesia Perluas Pilihan Produk Lewat CFD

XTB Indonesia Perluas Pilihan Produk Lewat CFD

August 25, 2026
Geger Penipuan Gunung Emas di Kalimantan, Mayat Pelaku Diduga Palsu

Geger Penipuan Gunung Emas di Kalimantan, Mayat Pelaku Diduga Palsu

August 25, 2026
Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

August 25, 2026
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

August 25, 2026
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

August 24, 2026
Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

August 24, 2026
PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

August 24, 2026
Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 25, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Djarum Makin Agresif, Kepemilikan di SSIA Makin Tebal

1 year ago
in News
Djarum Makin Agresif, Kepemilikan di SSIA Makin Tebal
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Grup Djarum kembali menambah kepemilikan sahamnya pada emiten properti PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA). Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat, grup konglomerat itu melakukan transaksi melalui PT Dwimuria Investama Andalan yang memborong 4.065.900 saham SSIA.

Pembelian itu terbagi melalui dua rekening efek, yakni di PT Verdhana Sekuritas Indonesia sebesar 2.474.800 dan PT BCA Sekuritas sebesar 1.591.100.

Dengan demikian Grup Djarum saat ini tercatat menggenggam total 317.303.300 saham SSIA atau setara 6,74% per 21 Juli 2025. 

Namun, tidak diketahui keterangan lebih lanjut yang menjelaskan harga transaksi maupun tujuan dari transaksi tersebut.

Tercatat, Dwimuria pertama kali muncul sebagai pemegang saham di atas 5% SSIA pada 4 Juli 2025. Pada 15 Juli 2025, Dwimuria menyerok 2.104.600 saham SSIA. Kemudian pada tanggal 16 Juli 2025, Dwimuria membeli 31.617.500 saham SSIA.

Sampai saat ini, belum ada keterbukaan informasi yang menjelaskan tujuan dari aksi investasi tersebut.

Sebagai informasi, SSIA adalah perusahaan yang bergerak di bidang properti dan konstruksi dengan salah satu portofolio yaitu kawasan industri Subang Smartpolitan.

Adapun ini merupakan transaksi ketiga Dwimuria di saham SSIA. Transaksi pertama dilakukan pada 4 Juli 2025 dengan melibatkan sebanyak 247.992.700. Lalu pada 15 Juli 2025 Dwimuria menyerok 2.104.600 saham SSIA, sehingga kepemilikannya naik menjadi 5,89%.

Selain Dwimuria milik Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono tersebut, PT Chandra Asri Pasific Tbk (TPIA) juga tercatat sebagai pemilik lebih dari 5% saham SSIA. TPIA adalah bagian dari Barito Group milik Prajogo Pangestu.

Per 21 Juli 2025, TPIA menggenggam 284.846.365. saham SSIA atau 6,05%. TPIA tercatat masuk pada 15 Juli 2025. 

Pada sesi I perdagangan Kamis (24/7/2025), saham SSIA ditutup naik 3,52% ke posisi harga 2.650 per saham. Sejak Hartono dan Prajogo masuk, saham SSIA sudah terbang lebih dari 50%.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Dalam Senyap, Grup Djarum Beli 247,9 Juta Saham SSIA




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba BUMN Naik Ratusan Persen, Prabowo Mau Beri Rosan Tanda Kehormatan

Laba BUMN Naik Ratusan Persen, Prabowo Mau Beri Rosan Tanda Kehormatan

August 25, 2026
Unggul di Pembayaran Digital, BRI Borong Penghargaan di PRIMA Awards

Unggul di Pembayaran Digital, BRI Borong Penghargaan di PRIMA Awards

August 25, 2026
Ungkap Efek Kartu Kredit Indonesia ke Bisnis Sistem Pembayaran

Ungkap Efek Kartu Kredit Indonesia ke Bisnis Sistem Pembayaran

August 25, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .