• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

August 25, 2026
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

August 24, 2026
Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

August 24, 2026
PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

August 24, 2026
Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

August 24, 2026
Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

August 24, 2026
Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

August 24, 2026
PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US0.000

PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US$350.000

August 24, 2026
Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
Bos Danantara Buka-bukaan Rahasia Bisnis Emas ANTAM

Bos Danantara Buka-bukaan Rahasia Bisnis Emas ANTAM

August 24, 2026
Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 25, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

48 minutes ago
in Lifestyle
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pengembangan kawasan industri di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, bukan semata-mata karena tersedianya lahan. Ada pertimbangan pemerataan ekonomi yang ikut menjadi dasar masuknya swasta mengembangkan kawasan industri di wilayah tersebut.

Kawasan Industri Wiraraja Madura menjadi salah satu proyek yang diproyeksikan membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur. Pemerintah sebelumnya juga menyebut Bangkalan memiliki potensi untuk menjadi penyeimbang kawasan industri berat yang telah berkembang di sekitar Gresik. Pengembangan industri di Bangkalan memiliki aspek yang lebih luas karena berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat setempat.

“Jadi gini, sekarang kan kita kan enggak fokus hanya di Jawanya sendiri. Kenapa Bangkalan? Pertama kita fokus di situ kan memang dari dulu pemerintah menyiapkan infrastruktur yang sudah dipersiapkan untuk zaman B.J. Habibie untuk industrialisasi,” kata Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Akhmad Ma’ruf Maulana kepada CNBC Indonesia, dikutip Selasa (25/8/2026).

Pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan sebelumnya menjadi salah satu modal bagi kawasan tersebut untuk dikembangkan menjadi basis industri. Persoalannya, kesiapan infrastruktur tersebut belum sepenuhnya diikuti masuknya pengembangan kawasan industri oleh swasta. Kondisi sosial ekonomi masyarakat juga menjadi pertimbangan lain. Industrialisasi diharapkan dapat menciptakan aktivitas ekonomi baru sekaligus memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar kawasan.

“Nah, tetapi kenapa kita swastanya enggak masuk? Nah, ya saya masuk kebetulan sebagai putra daerah. Nah tetapi kan infrastruktur di sana sudah masuk, terus kemiskinan juga ekstrem ya kan, sangat keras sekali kemiskinan di sana kan, ekstrem sekali,” ujarnya.

Pembangunan kawasan industri kemudian diarahkan untuk menghadirkan kegiatan manufaktur dalam skala besar. Berbagai calon industri yang dijajaki mencakup sektor plastik, benang, matras, furnitur, makanan, hingga pengalengan ikan.

Masuknya pabrik-pabrik tersebut diharapkan membuat manfaat pembangunan kawasan tidak berhenti pada investasi dan aktivitas produksi. Efek lanjutannya dapat berupa kebutuhan tenaga kerja, tumbuhnya usaha pendukung, serta meningkatnya perputaran ekonomi di sekitar kawasan.

“Jadi makanya saya masuk ke sana supaya ada penciptaan lapangan kerja, pemerataan ekonomi,” kata Ma’ruf.

Saat ini pembangunan fisik kawasan belum dimulai karena masih menunggu penyelesaian tahapan perizinan. Setelah proses tersebut rampung, pembangunan akan dilanjutkan untuk menyiapkan kawasan bagi perusahaan yang telah dijajaki.

“Lagi tahap perizinan, mungkin awal bulan depan atau ya perizinan kalau selesai langsung saya bangun,” pungkas Ma’ruf.

China Siap Bangun Pabrik Besar di Sini

Kawasan Industri Wiraraja Madura di Bangkalan, Jawa Timur, mulai memasuki tahap persiapan untuk menarik investasi manufaktur dari berbagai negara. China menjadi salah satu sumber investasi yang paling besar, dengan rencana pengembangan satu klaster industri di kawasan tersebut.

Pengembangan ini menjadi bagian dari kerja sama Indonesia-China untuk memperkuat basis industri baru di Madura. Sebelumnya, pemerintah telah mendorong kerja sama pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura melalui skema Two Countries Twin Parks (TCTP).

Akhmad Ma’ruf Maulana mengatakan investasi yang masuk tidak hanya berasal dari satu perusahaan. Sejumlah sektor manufaktur telah disiapkan untuk mengisi kawasan tersebut.

“Tetapi bukan hanya China, itu kebetulan yang China yang lebih besar. Kalau yang China saya tarik itu satu klaster, satu klaster kawasan industri,” kata Ma’ruf.

Kawasan ini diproyeksikan tidak sekadar menjadi lokasi pabrik, tetapi juga bagian dari rantai produksi yang terhubung dengan pasar ekspor. Sejumlah industri yang disiapkan memiliki karakter manufaktur dan pengolahan yang cukup beragam.

“Jadi pabriknya itu ada pabrik plastik, benang, matras, furniture, terus cokelat, terus kemasan makanan, makanan, kayak ikan itu kan pengalengan ikan, pengalengan ikan, makanan gitu, tapi semuanya ekspor semua,” ujarnya.

Kerja sama dengan investor China menjadi salah satu bagian penting dari pengembangan tersebut. Pemerintah sebelumnya menyebut kawasan industri di Bangkalan diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur dan melengkapi kawasan industri berat yang sudah berkembang di wilayah Gresik.

Alhasil, kawasan industri ini bakal menyerap banyak tenaga kerja. Meski belum bisa menyampaikan berapa jumlah tenaga kerja yang terserap, namun Ia memperkirakan mencapai ribuan orang.

Selain China, penjajakan investasi juga dilakukan dengan sejumlah negara lain. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan tersebut tidak diarahkan menjadi kawasan industri yang hanya bergantung pada satu negara asal modal.

“Tapi bukan hanya China, saya juga ada beberapa industri yang datang ke situ yaitu kayak Korea, Jepang, gitu,” kata Ma’ruf.

Pengembangan kawasan masih berada pada fase awal sebelum pembangunan fisik dilakukan. Setelah proses administratif dan perizinan selesai, pembangunan kawasan industri akan mulai dijalankan untuk menampung perusahaan yang telah dijajaki.

“Jadi itu masuk saya yang develop, saya kawasan industrinya, saya yang bawa, saya yang bangun kawasan industrinya, kawasan industri saya,” tegas Ma’ruf.

(fys/wur)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

August 25, 2026
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

August 24, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .