• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Sesi I Melemah 1,91% Terbebani Kinerja Saham Ini

IHSG Sesi I Melemah 1,91% Terbebani Kinerja Saham Ini

June 11, 2026
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp 17.975

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp 17.975

June 11, 2026
Emiten Batu Bara Sinar Mas (DSSA) Masih Puasa Bagi Dividen

Emiten Batu Bara Sinar Mas (DSSA) Masih Puasa Bagi Dividen

June 11, 2026
Net Foreign Sell Rp 447 M, Asing Paling Banyak Jual 10 Saham Ini

Net Foreign Sell Rp 447 M, Asing Paling Banyak Jual 10 Saham Ini

June 11, 2026
Buyback Saham Bank BUMN, Dasco: Bukti Fundamental Kuat

Buyback Saham Bank BUMN, Dasco: Bukti Fundamental Kuat

June 11, 2026
Harga Batu Bara Tembus Level Tertinggi Sejak September 2023

Harga Batu Bara Tembus Level Tertinggi Sejak September 2023

June 11, 2026
Hormuz Kembali Memanas, IHSG Tertekan & Rupiah Melemah

Hormuz Kembali Memanas, IHSG Tertekan & Rupiah Melemah

June 11, 2026
Bareskrim Tetapkan Eks Pejabat OJK Fitri Hadi Tersangka Kasus DSI

Bareskrim Tetapkan Eks Pejabat OJK Fitri Hadi Tersangka Kasus DSI

June 11, 2026
Unilever Indonesia Raih Best Companies to Work for in Asia 2026

Unilever Indonesia Raih Best Companies to Work for in Asia 2026

June 11, 2026
Bagi yang Simpan Dolar, Sebaiknya Dilepas

Bagi yang Simpan Dolar, Sebaiknya Dilepas

June 11, 2026
Breaking! IHSG Tiba-Tiba Turun 1% Lebih, Ada Aksi Profit Taking?

Breaking! IHSG Tiba-Tiba Turun 1% Lebih, Ada Aksi Profit Taking?

June 11, 2026
Breaking! IHSG Tiba-Tiba Turun 1% Lebih, Ada Aksi Taking Profit?

Breaking! IHSG Tiba-Tiba Turun 1% Lebih, Ada Aksi Taking Profit?

June 11, 2026
DPR Bantah BI Kehilangan Independensi

DPR Bantah BI Kehilangan Independensi

June 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, June 11, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Sesi I Melemah 1,91% Terbebani Kinerja Saham Ini

3 hours ago
in Lifestyle
IHSG Sesi I Melemah 1,91% Terbebani Kinerja Saham Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiba-tiba balik arah ke zona merah setelah di awal sesi sempat menguat signifikan pada perdagangan Kamis (11/6/2026). Hingga akhir sesi pertama, IHSG turun 1,91% atau terdepresiasi 113 poin ke posisi 5.789,39, mematahkan reli setelah dua hari beruntun ditutup melonjak.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 185 saham menguat, 500 saham melemah, dan 128 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp12,67 triliun dengan volume perdagangan 22,26 miliar saham dalam 1,53 juta kali transaksi.

Volatilitas IHSG masih cukup tinggi hari ini. IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.010 (+1,82%) sebelum akhirnya ambruk 1% lebih.

Nyaris seluruh sektor perdagangan melemah, dengan penguatan hanya dicatatkan oleh sektor teknologi. Sedangkan koreksi paling dalam dicatatkan sektor infrastruktur, barang baku, energi dan properti.

Saham-saham pemberat kinerja IHSG hari ini termasuk BBRI, BREN, BRPT, AMMN dan DSSA.

Pelaku pasar masih mencermati perkembangan sentimen global, termasuk dinamika pasar keuangan internasional dan pergerakan arus modal asing. Pada perdagangan kemarin, investor asing tercatat membukukan net sell Rp3,13 triliun di seluruh pasar, meski IHSG berhasil ditutup menguat tajam.

Adapun pasar keuangan Indonesia pada hari ini masih akan dihadapkan dengan dinamika mulai dari perang hingga investor yang terus mencermati ketahanan fiskal dalam negeri maupun kelanjutan makroekonomi global.

IHSG dan rupiah sedang dalam tahap penguatan. Namun, pesta IHSG dan rupiah bisa dirusak oleh duua kabar buruk dari Amerika Serikat yakni serangan baru dari tentara AS serta inflasi AS yang melonjak.

Perang Iran vs AS memanas lagi setelah Amerika Serikat mulai melancarkan serangan ke Iran pada Rabu, menurut pernyataan Komando Pusat AS (CENTCOM).

Dalam unggahan di platform X, CENTCOM menyatakan militer AS mulai “melancarkan serangan tambahan untuk pertahanan diri pada pukul 17.15 waktu ET terhadap sejumlah target di Iran atas arahan Panglima Tertinggi.” Unggahan tersebut menegaskan bahwa serangan dilakukan “sebagai respons atas agresi Iran yang tidak beralasan dan terus berlanjut.”

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa Iran telah menargetkan kapal-kapal AS di Selat Hormuz dengan serangan rudal dan drone.

Serangan terbaru ini terjadi setelah Presiden AS, Donald Trump, mengatakan sebelumnya pada Rabu bahwa AS akan kembali menghantam Iran “dengan sangat keras”, meningkatkan ancaman publiknya sambil terus menekan Teheran agar menandatangani sebuah kesepakatan.

“Kami menghantam mereka dengan keras kemarin, dan kami akan menghantam mereka dengan keras lagi hari ini,” kata Trump dalam acara penandatanganan Secure America Act di Gedung Putih.

Sementara itu, Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat Rabu malam merilis data inflasi periode Mei 2026 yang menunjukkan akselerasi inflasi tahunan ke level 4,2%. Angka ini naik dari posisi 3,8% pada bulan April dan mencetak rekor tertinggi sejak April 2023.

Secara bulanan, inflasi umum mencatatkan kenaikan 0,5%. Lonjakan inflasi utama ini secara spesifik didominasi oleh melesatnya indeks harga energi hingga 3,9% secara bulanan atau 23,5% secara tahunan akibat tekanan pasar komoditas.

Sebaliknya, inflasi inti yang mengecualikan sektor energi dan pangan tampil lebih moderat dengan kenaikan 0,2% secara bulanan dan 2,9% secara tahunan.

Merespons data inflasi kemarin, pelaku pasar memproyeksikan The Fed akan menahan suku bunga acuan pada pertemuan 17 Juni mendatang, dengan potensi kenaikan baru diprediksi mundur hingga bulan Desember.

Di tengah dinamika pengetatan tersebut, Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, justru mengindikasikan bahwa suku bunga memiliki ruang untuk bergerak lebih rendah di masa depan.

Warsh meyakini bahwa lonjakan produktivitas dari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan akan memberikan dampak disinflasi yang signifikan bagi perekonomian secara keseluruhan.[

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp 17.975

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp 17.975

June 11, 2026
Emiten Batu Bara Sinar Mas (DSSA) Masih Puasa Bagi Dividen

Emiten Batu Bara Sinar Mas (DSSA) Masih Puasa Bagi Dividen

June 11, 2026
Net Foreign Sell Rp 447 M, Asing Paling Banyak Jual 10 Saham Ini

Net Foreign Sell Rp 447 M, Asing Paling Banyak Jual 10 Saham Ini

June 11, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .