Jakarta, CNBC Indonesia-Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad menilai penguatan rupiah pada saat ini dipengaruhi oleh kepercayaan pelaku pasar terhadap Pemerintah yang semakin meningkat.
Merujuk data Refinitiv, Kamis (11/6/2026), nilai tukar rupiah mengawali perdagangan pagi ini dengan penguatan sebesar 0,14% atau terapresiasi ke level Rp17.925/US$.
“Saya pikir kepercayaan terhadap pemerintah juga semakin kuat sehingga itu juga berpengaruh terhadap pasar dan juga terhadap penguatan nilai tukar rupiah. Saya pikir kerja-kerja Pemerintah akan terus dilakukan,” ungkap Dasco di Gedung DPR/MPR, Jakarta.
Dasco meyakini penguatan rupiah akan terus berlanjut seiring dengan kinerja Pemerintah dalam memperbaiki perekonomian.
“Saya juga mendapatkan informasi dari pihak pemerintah dalam minggu ini dan ke depan, ada strategi-strategi khusus yang akan dilakukan oleh pemrintah yang kalau saya sudah dengar akan dan saya yakini akan membuat nilai tukar rupiah menguat,” jelasnya.
Dasco berpesan kepada pemegang dolar AS agar segera ditukar ke rupiah.
“Bagi teman-teman sekalian yang saat ini menyimpan dolar, karena ini berharap ada kelebihan, sebaiknya dolarnya dilepas karena kalau kemudian sudah minggu depan nilai rupiah menguat kan kasihan kalau simpan-simpan dolar. Itu imbauan saya,” pungkasnya.
(mij/mij)
Add
as a preferred
source on Google


















