• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Melonjak Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan Baru

Harga Minyak Melonjak Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan Baru

June 11, 2026
Unilever Indonesia Raih Best Companies to Work for in Asia 2026

Unilever Indonesia Raih Best Companies to Work for in Asia 2026

June 11, 2026
Bagi yang Simpan Dolar, Sebaiknya Dilepas

Bagi yang Simpan Dolar, Sebaiknya Dilepas

June 11, 2026
Breaking! IHSG Tiba-Tiba Turun 1% Lebih, Ada Aksi Profit Taking?

Breaking! IHSG Tiba-Tiba Turun 1% Lebih, Ada Aksi Profit Taking?

June 11, 2026
Breaking! IHSG Tiba-Tiba Turun 1% Lebih, Ada Aksi Taking Profit?

Breaking! IHSG Tiba-Tiba Turun 1% Lebih, Ada Aksi Taking Profit?

June 11, 2026
DPR Bantah BI Kehilangan Independensi

DPR Bantah BI Kehilangan Independensi

June 11, 2026
Kilau Cuan Bisnis Buyback Emas di Tengah Gejolak Ekonomi

Kilau Cuan Bisnis Buyback Emas di Tengah Gejolak Ekonomi

June 11, 2026
Saham FORU Disuspensi Usai Terbang 99%, KING & IFSH Buka Gembok

Saham FORU Disuspensi Usai Terbang 99%, KING & IFSH Buka Gembok

June 11, 2026
IHSG Dibuka Hijau & Rupiah Menguat ke Rp 17.935 per USD

IHSG Dibuka Hijau & Rupiah Menguat ke Rp 17.935 per USD

June 11, 2026
Breaking News! Bensin Belum Habis, IHSG Naik 1%

Breaking News! Bensin Belum Habis, IHSG Naik 1%

June 11, 2026
Terkuak! Segini Bayaran Debt Collector Tarik Mobil Kredit Macet

Terkuak! Segini Bayaran Debt Collector Tarik Mobil Kredit Macet

June 11, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.925 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.925 Pagi Ini

June 11, 2026
IHSG Lanjut Menguat, Pagi Ini Dibuka di Zona Hijau

IHSG Lanjut Menguat, Pagi Ini Dibuka di Zona Hijau

June 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, June 11, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Harga Minyak Melonjak Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan Baru

2 hours ago
in Lifestyle
Harga Minyak Melonjak Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan Baru
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Harga minyak dunia kembali melesat pada perdagangan Kamis (11/6/2026), didorong eskalasi terbaru konflik Timur Tengah setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz menyusul serangan tambahan Amerika Serikat (AS) ke sejumlah target di Iran.

Menurut data Refinitiv pada pukul 09.35 WIB, harga minyak Brent berada di US$94,68 per barel, naik 1,7% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$93,10 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 2,01% ke US$91,84 per barel dari posisi US$90,03 per barel sehari sebelumnya.

Kenaikan tersebut memperpanjang volatilitas pasar energi global yang dalam beberapa pekan terakhir bergerak mengikuti perkembangan konflik Iran-AS. Dalam sembilan hari perdagangan terakhir, Brent sempat turun ke US$91,45 per barel pada 9 Juni sebelum berbalik naik tajam. WTI juga sempat menyentuh US$88,20 per barel pada tanggal yang sama sebelum kembali menembus US$91 per barel pada perdagangan hari ini.



Pemicu utama lonjakan harga datang dari keputusan Iran menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran yang menjadi urat nadi perdagangan energi dunia. Melansir Reuters, komando militer gabungan Iran menyatakan seluruh kapal tanker minyak dan kapal komersial dilarang melintas. Iran bahkan mengancam akan menembak kapal yang mencoba melewati perairan tersebut.

Langkah tersebut muncul setelah militer AS melancarkan serangan tambahan ke berbagai sasaran di Iran pada Rabu sore waktu setempat. Serangan terbaru ini memperdalam ketegangan yang sebenarnya sempat mereda setelah gencatan senjata rapuh yang disepakati kedua negara pada awal April. Pasar khawatir konflik kembali berkembang menjadi perang terbuka yang berpotensi mengganggu pasokan energi global dalam skala besar.

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Selat Hormuz selama ini menjadi jalur transit sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas dunia. Blokade yang telah berlangsung selama beberapa bulan membuat pasokan energi global berada dalam kondisi ketat. Gangguan sekecil apa pun di kawasan tersebut langsung diterjemahkan pasar sebagai risiko tambahan terhadap ketersediaan minyak dunia.

Di sisi lain, fundamental pasar minyak juga semakin mengencang. Reuters melaporkan persediaan minyak mentah AS turun 7,2 juta barel pada pekan yang berakhir 5 Juni menjadi 426,5 juta barel.

Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan ekspektasi analis yang memperkirakan penurunan sekitar 4 juta barel. Sejak perang Iran dimulai pada akhir Februari, cadangan minyak AS, termasuk cadangan strategis, telah menyusut sekitar 79 juta barel seiring upaya Washington membantu mengisi kekurangan pasokan global.

Kombinasi antara ancaman gangguan pasokan dari Timur Tengah dan berkurangnya stok minyak AS membuat pelaku pasar kembali menambahkan premi risiko geopolitik ke dalam harga minyak.

Selama ketidakpastian di Selat Hormuz masih berlangsung dan konflik Iran-AS belum menemukan titik penyelesaian, pasar energi global berpotensi tetap bergerak dalam volatilitas tinggi.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Unilever Indonesia Raih Best Companies to Work for in Asia 2026

Unilever Indonesia Raih Best Companies to Work for in Asia 2026

June 11, 2026
Bagi yang Simpan Dolar, Sebaiknya Dilepas

Bagi yang Simpan Dolar, Sebaiknya Dilepas

June 11, 2026
Breaking! IHSG Tiba-Tiba Turun 1% Lebih, Ada Aksi Profit Taking?

Breaking! IHSG Tiba-Tiba Turun 1% Lebih, Ada Aksi Profit Taking?

June 11, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .