• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp 17.975

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp 17.975

June 11, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.886

IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.886

June 11, 2026
Isu Ini Bikin IHSG & Rupiah Gagal Pertahankan Penguatan

Isu Ini Bikin IHSG & Rupiah Gagal Pertahankan Penguatan

June 11, 2026
Video: Rupiah Tertekan, BI Turun Tangan

Video: Rupiah Tertekan, BI Turun Tangan

June 11, 2026
Korban Rugi Rp 2,4 Triliun, Aset Dana Syariah Indonesia Cuma Rp320 M

Korban Rugi Rp 2,4 Triliun, Aset Dana Syariah Indonesia Cuma Rp320 M

June 11, 2026
Jadi Aset Safe Haven, Bisnis Emas Jadi Mesin Utama ANTAM

Jadi Aset Safe Haven, Bisnis Emas Jadi Mesin Utama ANTAM

June 11, 2026
Korban Rugi Rp2,4 Triliun, AsetDana Syariah Indonesia CumaRp320 M

Korban Rugi Rp2,4 Triliun, AsetDana Syariah Indonesia CumaRp320 M

June 11, 2026
Emiten Batu Bara Sinar Mas (DSSA) Masih Puasa Bagi Dividen

Emiten Batu Bara Sinar Mas (DSSA) Masih Puasa Bagi Dividen

June 11, 2026
Net Foreign Sell Rp 447 M, Asing Paling Banyak Jual 10 Saham Ini

Net Foreign Sell Rp 447 M, Asing Paling Banyak Jual 10 Saham Ini

June 11, 2026
Buyback Saham Bank BUMN, Dasco: Bukti Fundamental Kuat

Buyback Saham Bank BUMN, Dasco: Bukti Fundamental Kuat

June 11, 2026
Harga Batu Bara Tembus Level Tertinggi Sejak September 2023

Harga Batu Bara Tembus Level Tertinggi Sejak September 2023

June 11, 2026
Hormuz Kembali Memanas, IHSG Tertekan & Rupiah Melemah

Hormuz Kembali Memanas, IHSG Tertekan & Rupiah Melemah

June 11, 2026
IHSG Sesi I Melemah 1,91% Terbebani Kinerja Saham Ini

IHSG Sesi I Melemah 1,91% Terbebani Kinerja Saham Ini

June 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, June 11, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp 17.975

2 hours ago
in News
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp 17.975
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah harus mengakui keperkasaan dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Kamis (11/6/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup melemah 0,17% ke level Rp17.980/US$. Posisi ini sekaligus mengakhiri penguatan rupiah dalam dua hari perdagangan beruntun sebelumnya.

Sepanjang perdagangan, rupiah sebetulnya sempat mengawali hari dengan penguatan sebesar 0,14% ke level Rp17.925/US$. Namun, seiring berjalannya perdagangan, tekanan kembali datang hingga rupiah berbalik melemah dan bertahan di zona merah sampai penutupan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke level 99,979.


Pelemahan rupiah terjadi seiring dengan menguatnya dolar AS di pasar global. Penguatan greenback membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi semakin terbatas.

Dolar AS bergerak stabil cenderung menguat karena pelaku pasar masih mencermati perkembangan terbaru konflik di Timur Tengah dan data inflasi Amerika Serikat (AS), menjelang keputusan kebijakan moneter bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) pada 17 Juni mendatang.

Dari sisi geopolitik, ketegangan di Timur Tengah masih menjadi perhatian setelah AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran. Namun, di saat yang sama, lalu lintas kapal komersial di Selat Hormuz disebut masih tetap berjalan. Kondisi ini membuat pasar masih berhati-hati dalam menilai risiko pasokan energi global.

Sementara dari sisi data ekonomi, inflasi tahunan AS naik menjadi 4,2% pada Mei 2026, sesuai dengan ekspektasi pasar. Meski begitu, pelaku pasar juga mencermati inflasi inti secara bulanan yang melandai lebih dalam dari perkiraan menjadi 0,2%.

Kondisi tersebut memberi ruang bagi bank sentral AS untuk tidak terburu-buru dalam menentukan arah kebijakan suku bunga. Meski demikian, dolar AS masih bertahan kuat karena kombinasi ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi kebijakan The Fed tetap menjadi perhatian utama pasar.

Dari dalam negeri, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad menilai pergerakan rupiah saat ini turut dipengaruhi oleh meningkatnya kepercayaan pelaku pasar terhadap pemerintah.

Dasco meyakini rupiah masih memiliki ruang untuk kembali menguat seiring kinerja pemerintah dalam memperbaiki perekonomian. Menurutnya, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah strategi khusus untuk mendukung penguatan nilai tukar.

“Saya juga mendapatkan informasi dari pihak pemerintah dalam minggu ini dan ke depan, ada strategi-strategi khusus yang akan dilakukan oleh pemerintah yang kalau saya sudah dengar akan dan saya yakini akan membuat nilai tukar rupiah menguat,” jelasnya.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.886

IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.886

June 11, 2026
Isu Ini Bikin IHSG & Rupiah Gagal Pertahankan Penguatan

Isu Ini Bikin IHSG & Rupiah Gagal Pertahankan Penguatan

June 11, 2026
Video: Rupiah Tertekan, BI Turun Tangan

Video: Rupiah Tertekan, BI Turun Tangan

June 11, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .