• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Asbisindo Minta PFII Bisa Digarap Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia

Asbisindo Minta PFII Bisa Digarap Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia

July 9, 2026
Perang Saudara Menggila, Milisi Bantai 18 Polisi & 11 Tentara

Perang Saudara Menggila, Milisi Bantai 18 Polisi & 11 Tentara

July 9, 2026
SRUK Jadi Fondasi Pasar Karbon RI

SRUK Jadi Fondasi Pasar Karbon RI

July 9, 2026
Kapal Pertamina Sukses Lewati Selat Hormuz, Kemlu Ungkap Hal Ini

Kapal Pertamina Sukses Lewati Selat Hormuz, Kemlu Ungkap Hal Ini

July 9, 2026
OJK Ungkap Modus Henry Surya Gelapkan Ratusan Miliar Uang Pempol

OJK Ungkap Modus Henry Surya Gelapkan Ratusan Miliar Uang Pempol

July 9, 2026
Investor AS hingga Jepang Antre Masuk Pasar Karbon RI

Investor AS hingga Jepang Antre Masuk Pasar Karbon RI

July 9, 2026
Penampakan 485 Barang Bukti Kasus Prolife 'Indosurya' Rp113 M

Penampakan 485 Barang Bukti Kasus Prolife 'Indosurya' Rp113 M

July 9, 2026
Strategi RI Tampil di Panggung Dunia

Strategi RI Tampil di Panggung Dunia

July 9, 2026
Pemerintah Umumkan Nasib Proyek Tol Terpanjang RI, Jadi Dibangun?

Pemerintah Umumkan Nasib Proyek Tol Terpanjang RI, Jadi Dibangun?

July 9, 2026
RUPSLB Adhi Karya (ADHI) Setujui Perubahan Susunan Pengurus Perseroan

RUPSLB Adhi Karya (ADHI) Setujui Perubahan Susunan Pengurus Perseroan

July 9, 2026
Proyek Bayar Tol Tanpa Buka Kaca Mangkrak Lama, Ini Biang Keroknya

Proyek Bayar Tol Tanpa Buka Kaca Mangkrak Lama, Ini Biang Keroknya

July 9, 2026
Perbanas Ingatkan Risiko Pencucian Uang Jika PFII Tak Diatur Matang

Perbanas Ingatkan Risiko Pencucian Uang Jika PFII Tak Diatur Matang

July 9, 2026
1,85 Juta Penunggak Pajak Terima Email Peringatan dari DJP

1,85 Juta Penunggak Pajak Terima Email Peringatan dari DJP

July 9, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 9, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Asbisindo Minta PFII Bisa Digarap Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia

2 hours ago
in News
Asbisindo Minta PFII Bisa Digarap Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) menyatakan mendukung pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Namun, organisasi tersebut meminta agar desain PFII tidak hanya berfokus pada transaksi keuangan konvensional, melainkan juga dikembangkan sebagai pusat keuangan syariah internasional.

Sekretaris Jenderal Asbisindo, Koko Tjatur Rachmadi mengatakan Indonesia memiliki peluang besar memanfaatkan PFII untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama industri keuangan syariah, sekaligus menarik investor dari negara-negara dengan ekosistem syariah yang kuat. Tidak hanya di perbankan, tetapi juga pada pasar sukuk, industri halal, pembiayaan berkelanjutan, dan integrasi Indonesia dengan investor dan pemain global, khususnya di negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Timur Tengah, dan Asia Tenggara

Menurutnya, dukungan Asbisindo terhadap pembentukan PFII tetap disertai sejumlah catatan agar pengembangan kawasan tersebut tidak mengganggu stabilitas industri keuangan nasional.

Asbisindo menyebut PFII harus menjaga stabilitas sistem keuangan, kepatuhan syariah, keadilan competitiveness dengan industri domestik, perlindungan konsumen dalam hal ini investor eksisten pemain yang di Indonesia. Selain itu, tidak menjadi ruang regulatory arbitrase, tax avoidance, ataupun aktivitas keuangan yang tidak memiliki substansi ekonomi nyata.

Koko juga mengingatkan potensi munculnya ketimpangan perlakuan antara pelaku usaha yang beroperasi di PFII dengan bank syariah nasional apabila insentif yang diberikan tidak seimbang.

“Risiko ketimpangan perlakuan antara pelaku PFII dan Bank Domestik. Jika lembaga keuangan di PFII memperoleh fasilitas yang jauh lebih longgar dibandingkan Bank-Bank Syariah Nasional, maka bisa terjadi distorsi persaingan,” kata Koko dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia di Komisi XI DPR RI, Kamis (9/7/2026).

Maka dari itu, organisasi tersebut mendorong agar Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), dan Lembaga Keuangan Syariah Domestik diberi akses yang setara dan selaras untuk berpartisipasi di PFII.

Selain itu, Koko menilai aspek tata kelola keuangan syariah lintas negara juga perlu menjadi perhatian. Ia mengatakan perbedaan interpretasi akad di berbagai yurisdiksi berpotensi menimbulkan persoalan apabila tidak diantisipasi sejak awal.

“Karena itu, PFII perlu memiliki mekanisme pengakuan fatwa, harmonisasi standar, dan penyelesaian sengketa syariah yang jelas,” tutur Koko.

Ia melanjutkan dengan memberi sejumlah masukan. Pertama, di area tujuan, Asbisindo menyarankan pemerintah untuk menambahkan tujuan yang eksplisit tentang memperkuat keuangan syariah industri halal, pembiayaan berkelanjutan, integrasi Indonesia dengan pasar keuangan global.

Kemudian dari sisi ruang lingkup, Asbisindo memandang perlu ditegaskan bahwa kegiatan PFII mencakup layanan keuangan konvensional dan syariah, termasuk perbankan syariah, sukuk, investasi syariah, takaful, islamic fintech, islamic trade finance, dan wealth management syariah.

Dari sisi tata kelola syariah, menurutnya, bentuk mekanisme koordinasi tidak hanya dengan OJK dan Bank Indonesia tetapi juga DSN MUI, LPS, serta otoritas lain yang memastikan unsur kepatuhan syariah.

Koko menyinggung perlunya Dewan atau Komite Syariah dari PFII dengan pertimbangan pembentukan Syariah Advisory Council PFII yang memberikan fungsi panduan harmonisasi standarisasi internasional maupun nasional.

“Dari sisi perizinan, tentunya perizinan harus cepat, kompetitif, tetap berbasis fit and proper test, prudent equipment, anti-manual handling, dan kepatuhan syariah,” lanjut Koko.

Berikutnya, yang disebut paling penting, yakni tentang insentif. Insentif harus diberikan secara selektif, berbasis substance, dan dikaitkan dengan manfaat ekonomi nasional agar dibuatkan insentif pajak.

“Seperti misalkan kalau di syariah ada produk syariah yang memang akan menjadi uniqueness produk kami di industri perbankan syariah yang diharapkan mampu menarik investor global secara masif,” tandas Koko.

Kemudian, soal perlindungan industri domestik, Asbisindo mengusulkan bank syariah nasional harus diberi hak akses dan kesempatan yang setara. “Untuk memberikan, let’s say katakanlah, cabang, unit, desk, maupun vehicle bisnis elektronik di dalam PFII,” ucap Koko.

Dalam penyelesaian sengketa, Asbisindo memandang perlu dibentuk pengadilan khusus untuk PFII sehingga tersedia kompetensi yang memadai untuk penyelesaian sengketa ekonomi syariah dan opsi abilitase syariah internasional.

Dalam hal pengawasan, tentunya pengawasan terintegrasi serta keterlibatan penuh dari asosiasi-asosiasi yang ada.

“Kesimpulannya, Pak Ketua, Asbisindo mendukung penuh pembutuhan PFII sepanjang RUU yang akan diterbitkan menjamin integrasi keuangan syariah, tata kelola syariah yang kuat, perlakuan setara bagi industri domestik, pengawasan prudensial, dan kontribusi nyata terhadap ekonomi nasional,” pungkas Koko.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perang Saudara Menggila, Milisi Bantai 18 Polisi & 11 Tentara

Perang Saudara Menggila, Milisi Bantai 18 Polisi & 11 Tentara

July 9, 2026
SRUK Jadi Fondasi Pasar Karbon RI

SRUK Jadi Fondasi Pasar Karbon RI

July 9, 2026
Asbisindo Minta PFII Bisa Digarap Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia

Asbisindo Minta PFII Bisa Digarap Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia

July 9, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .