• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk

Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk

August 3, 2026
Simpanan Seluruh Kelompok Nasabah Tumbuh

Simpanan Seluruh Kelompok Nasabah Tumbuh

August 3, 2026
AS Tunda Serang Iran, IHSG Melemah Tapi Rupiah Sukses Menguat

AS Tunda Serang Iran, IHSG Melemah Tapi Rupiah Sukses Menguat

August 3, 2026
Deposito Jadi Andalan Buat Cari DPK, Bank Kecil Kerek Suku Bunga

Deposito Jadi Andalan Buat Cari DPK, Bank Kecil Kerek Suku Bunga

August 3, 2026
IHSG Masih Sideways, Ditutup Stagnan di Level 6.234

IHSG Masih Sideways, Ditutup Stagnan di Level 6.234

August 3, 2026
Bank Andalkan Deposito Buat Dorong Dana Pihak Ketiga

Bank Andalkan Deposito Buat Dorong Dana Pihak Ketiga

August 3, 2026
Aset Asuransi, Dapen, hingga Kripto Kompak Tumbuh per Juni 2026

Aset Asuransi, Dapen, hingga Kripto Kompak Tumbuh per Juni 2026

August 3, 2026
Pjs Gubernur BI: Rupiah Kembali Menguat

Pjs Gubernur BI: Rupiah Kembali Menguat

August 3, 2026
Pasar Modal RI Mulai Pulih

Pasar Modal RI Mulai Pulih

August 3, 2026
OJK Ungkap Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%

OJK Ungkap Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%

August 3, 2026
Destry Bilang Modal Asing Mulai Deras Masuk RI, Tembus US$ 8,5 M di Q2

Destry Bilang Modal Asing Mulai Deras Masuk RI, Tembus US$ 8,5 M di Q2

August 3, 2026
Profit Taking di Awal Agustus, IHSG Longsor ke Zona Merah

Profit Taking di Awal Agustus, IHSG Longsor ke Zona Merah

August 3, 2026
Pertumbuhan Bisnis Bank Panin (PNBN) Seret, Kredit dan DPK Tergerus

Pertumbuhan Bisnis Bank Panin (PNBN) Seret, Kredit dan DPK Tergerus

August 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 3, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) membukukan laba bersih sebesar Rp61,19 miliar pada semester I-2026, melonjak 158% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp23,7 miliar. Namun, di balik kenaikan laba tersebut, kualitas kredit perseroan justru menunjukkan pelemahan.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, pertumbuhan laba tidak ditopang oleh peningkatan bisnis inti. Pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tercatat relatif stagnan di level Rp1,39 triliun.

Di sisi lain, kenaikan laba lebih banyak didorong oleh lonjakan laba selisih kurs menjadi Rp129,29 miliar dari hanya Rp3,06 miliar pada semester I-2025, serta turunnya beban pencadangan aset keuangan menjadi Rp104,7 miliar dari Rp189,1 miliar.

Di saat yang sama, kualitas aset justru menjadi perhatian. Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) Bank Mayapada tercatat memburuk dibandingkan posisi Juni 2025, menandakan peningkatan porsi kredit bermasalah di tengah pertumbuhan portofolio pinjaman.

Sebagai informasi, Bank Mayapada menyalurkan kredit senilai Rp 110,41 triliun, naik 5,84% secara tahunan (yoy). 

NPL gross naik 76 basis poin (bps) secara tahunan menjadi 4,02% dan NPL net naik 60 basis poin menjadi 3,12%. Merujuk laporan keuangan, kredit dalam kategori diragukan atau kolektibilitas empat naik lebih dari 65 kali lipat menjadi Rp539,85 miliar dan kategori macet atau kolektibilitas 5 naik 17,92% yoy menjadi Rp3,9 miliar. 

Pada periode yang sama kredit kolektibilitas 3 atau kurang lancar turun 57,23% yoy menjadi Rp50,26 miliar. Kemudian kredit lancar turun 2,75% yoy menjadi Rp67,59 miliar.

Berdasarkan sektor, kredit bermasalah jasa bisnis naik kencang, yakni 155,8% yoy menjadi Rp1,94 trilun dan berkontribusi 55% terhadap NPL net. Secara persentase jasa pelayanan sosial naik 174,8% yoy menjadi Rp 275,78 miliar. 

Sejalan dengan itu, saldo cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) di neraca juga meningkat menjadi Rp1,46 triliun dari Rp1,32 triliun pada akhir tahun lalu. Kredit yang disalurkan tumbuh menjadi Rp110,66 triliun dari Rp106,84 triliun pada Desember 2025.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Simpanan Seluruh Kelompok Nasabah Tumbuh

Simpanan Seluruh Kelompok Nasabah Tumbuh

August 3, 2026
AS Tunda Serang Iran, IHSG Melemah Tapi Rupiah Sukses Menguat

AS Tunda Serang Iran, IHSG Melemah Tapi Rupiah Sukses Menguat

August 3, 2026
Deposito Jadi Andalan Buat Cari DPK, Bank Kecil Kerek Suku Bunga

Deposito Jadi Andalan Buat Cari DPK, Bank Kecil Kerek Suku Bunga

August 3, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .